<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelabuhan Sukadana Tak Hanya Angkut Hasil Kekayaan Alam Kalimantan</title><description>Kementerian Perhubungan saat ini telah merampungkan pembangunan Pelabuhan Sukadana di Kabupaten Kayong Utara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan"/><item><title>Pelabuhan Sukadana Tak Hanya Angkut Hasil Kekayaan Alam Kalimantan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2016 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan-gH14ukphO2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/05/20/320/1393790/pelabuhan-sukadana-tak-hanya-angkut-hasil-kekayaan-alam-kalimantan-gH14ukphO2.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
 
KAYONG UTARA - Kementerian Perhubungan saat ini telah merampungkan pembangunan Pelabuhan Sukadana di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimatan Barat. Pelabuhan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp75,4 miliar.
Menurut Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan kelas III Teluk Melano Nuriman Setia, pelabuhan nantinya akan digunakan untuk mengangkut hasil alam yang terdapat pada daerah sekitar. Pasalnya, selama ini masyarakat hanya mengandalkan transportasi darat untuk mengantarkan hasil kekayaan alam ke berbagai daerah. Sekalipun terdapat pelabuhan rakyat, hanya menyediakan kapal berukuran kecil.
Daerah Kabupaten Kayong Utara menambah dikenal sebagai daerah yang memiliki komoditi unggulan pada bidang perkebunan, pertanian, dan peternakan.
Pada sektor perkebunan, terdapat komoditi unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi dan kelapa. Pada sektor pertanian, komoditas yang diunggulkan adakah jagung, kedelai, ubi jalar, dan ubi kayu. Sedangkan pada sektor peternakan, terdapat beberapa hewan ternak yang menjadi andalan seperti sapi, babi, kambing hingga kerbau.
Namun, pelabuhan ini nantinya tidak hanya akan digunakan untuk mengangkut hasil alam. Pada tahun 2017 mendatang, rencananya akan dilakukan pengerukan agar kapal yang bersandar dapat melebihi kapasitas saat ini sebesar 1.000 Dead Weight Ton (DWT).
&quot;Kita di masing-masing pelabuhan yang kita sebutkan tadi kita ada pos kerja. Kalau di Pelabuhan Teluk Batang itu untuk pelabuhan penyeberangan dam industri. Kalau di Sukadana ini kita konsentrasi untuk Angkut alat pembangunan ke pelabuhan sekitar,&quot; jelas Nuriman saat ditemui usai melakukan tinjauan pelabuhan di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Jumat (20/5/2016).
Tak hanya itu, pelabuhan ini nantinya juga akan digunakan untuk mengangkut makanan bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, maka pengangkutan barang saat ini tidak hanya dapat dilakukan melalui jalur darat. Kapal dengan kapasitas 1.000 DWT pun dapat mendarat dengan frekuensi sebanyak tiga kali dalam sebulan.
&quot;Setiap bulan tiga atau empat kapal tongkang. Saat ini hanya ngangkut pasir. Nanti kalau sudah jadi (kerukan) bisa untuk pangan. Kapal yang berlabuh di sini juga akan semakin besar,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>
 
KAYONG UTARA - Kementerian Perhubungan saat ini telah merampungkan pembangunan Pelabuhan Sukadana di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimatan Barat. Pelabuhan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp75,4 miliar.
Menurut Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan kelas III Teluk Melano Nuriman Setia, pelabuhan nantinya akan digunakan untuk mengangkut hasil alam yang terdapat pada daerah sekitar. Pasalnya, selama ini masyarakat hanya mengandalkan transportasi darat untuk mengantarkan hasil kekayaan alam ke berbagai daerah. Sekalipun terdapat pelabuhan rakyat, hanya menyediakan kapal berukuran kecil.
Daerah Kabupaten Kayong Utara menambah dikenal sebagai daerah yang memiliki komoditi unggulan pada bidang perkebunan, pertanian, dan peternakan.
Pada sektor perkebunan, terdapat komoditi unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi dan kelapa. Pada sektor pertanian, komoditas yang diunggulkan adakah jagung, kedelai, ubi jalar, dan ubi kayu. Sedangkan pada sektor peternakan, terdapat beberapa hewan ternak yang menjadi andalan seperti sapi, babi, kambing hingga kerbau.
Namun, pelabuhan ini nantinya tidak hanya akan digunakan untuk mengangkut hasil alam. Pada tahun 2017 mendatang, rencananya akan dilakukan pengerukan agar kapal yang bersandar dapat melebihi kapasitas saat ini sebesar 1.000 Dead Weight Ton (DWT).
&quot;Kita di masing-masing pelabuhan yang kita sebutkan tadi kita ada pos kerja. Kalau di Pelabuhan Teluk Batang itu untuk pelabuhan penyeberangan dam industri. Kalau di Sukadana ini kita konsentrasi untuk Angkut alat pembangunan ke pelabuhan sekitar,&quot; jelas Nuriman saat ditemui usai melakukan tinjauan pelabuhan di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Jumat (20/5/2016).
Tak hanya itu, pelabuhan ini nantinya juga akan digunakan untuk mengangkut makanan bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, maka pengangkutan barang saat ini tidak hanya dapat dilakukan melalui jalur darat. Kapal dengan kapasitas 1.000 DWT pun dapat mendarat dengan frekuensi sebanyak tiga kali dalam sebulan.
&quot;Setiap bulan tiga atau empat kapal tongkang. Saat ini hanya ngangkut pasir. Nanti kalau sudah jadi (kerukan) bisa untuk pangan. Kapal yang berlabuh di sini juga akan semakin besar,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
