<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TERPOPULER: Pemda Tarik Biaya Pendirian Koperasi, Itu Zalim!</title><description>Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, ada tiga upaya yang dilakukan pemerintah guna menumbuhkembangkan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/04/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/04/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim"/><item><title>TERPOPULER: Pemda Tarik Biaya Pendirian Koperasi, Itu Zalim!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/04/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/04/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2016 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/03/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim-cjwby7w0zJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/03/320/1405902/terpopuler-pemda-tarik-biaya-pendirian-koperasi-itu-zalim-cjwby7w0zJ.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, ada tiga upaya yang dilakukan pemerintah guna menumbuhkembangkan seluruh koperasi di Indonesia. Pasalnya, saat ini koperasi menjadi ujung tombak untuk literasi keuangan.
Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi Kementerian Koperasi UKM Choirul Djamhari mengatakan, upaya pertama adalah menghapuskan beberapa aturan yang selama ini dianggap menghambat pertumbuhan koperasi di Indonesia.
&quot;Seperti Pemda yang mengambil biaya pendirian koperasi jadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), ini kan zalim,&quot; kata Choirul di Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Choirul melanjutkan, mereka melakukan reorientasi untuk mengubah pandangan dengan tidak lagi fokus pada kuatitas koperasi melainkan pada kualitasnya. Saat ini, jumlah koperasi se-Indonesia sebanyak 208. &quot;Jadi kita akan menghilangkan dari database bagi koperasi yang hidup segan mati pun tidak mau,&quot; tambahnya.
Setelah itu, Kemenkop juga akan melakukan pengembangan untuk semakin memperkaya peran dari koperasi. &quot;Kita di koperasi itu banyak hole in one, tapi tidak terlihat banyak prestasi yang dicapai koperasi termasuk nilai asetnya,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut Choirul menuturkan, sehat atau tidaknya suatu koperasi di Indonesia bisa diselidiki hanya dengan pertanyaan. Seperti pertanyaan kapal terakhir melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). &quot;Karena RAT ini menjadi penting karena menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi dan jadi kewajiban pengurus menjalankan mandat,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan, ada tiga upaya yang dilakukan pemerintah guna menumbuhkembangkan seluruh koperasi di Indonesia. Pasalnya, saat ini koperasi menjadi ujung tombak untuk literasi keuangan.
Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi Kementerian Koperasi UKM Choirul Djamhari mengatakan, upaya pertama adalah menghapuskan beberapa aturan yang selama ini dianggap menghambat pertumbuhan koperasi di Indonesia.
&quot;Seperti Pemda yang mengambil biaya pendirian koperasi jadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), ini kan zalim,&quot; kata Choirul di Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Choirul melanjutkan, mereka melakukan reorientasi untuk mengubah pandangan dengan tidak lagi fokus pada kuatitas koperasi melainkan pada kualitasnya. Saat ini, jumlah koperasi se-Indonesia sebanyak 208. &quot;Jadi kita akan menghilangkan dari database bagi koperasi yang hidup segan mati pun tidak mau,&quot; tambahnya.
Setelah itu, Kemenkop juga akan melakukan pengembangan untuk semakin memperkaya peran dari koperasi. &quot;Kita di koperasi itu banyak hole in one, tapi tidak terlihat banyak prestasi yang dicapai koperasi termasuk nilai asetnya,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut Choirul menuturkan, sehat atau tidaknya suatu koperasi di Indonesia bisa diselidiki hanya dengan pertanyaan. Seperti pertanyaan kapal terakhir melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). &quot;Karena RAT ini menjadi penting karena menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi dan jadi kewajiban pengurus menjalankan mandat,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
