<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan PLTU Jeranjang Lombok</title><description>Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok"/><item><title>Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan PLTU Jeranjang Lombok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2016 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok-mbD2e6kREZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/08/320/1409797/presiden-jokowi-dijadwalkan-resmikan-pltu-jeranjang-lombok-mbD2e6kREZ.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto : Okezone)</title></images><description>MATARAM - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (11/6).

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi di Mataram, Rabu, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan tiba di Lombok, Jumat (10/6) petang, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan sejumlah menteri terkait.

&quot;Presiden Joko Widodo berada Lombok selama dua hari, 10-11 Juni,&quot; katanya.

Ia mengatakan, selama berada di Lombok, Presiden Jokowi dan Ibu Negara serta menteri terkait akan berbuka puasa bersama dengan jajaran pejabat pemerintah provinsi, termasuk Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi di sebuah rumah makan di jalan Langko Kota Mataram.

&quot;Begitu tiba di Lombok Internasional Airport (LIA) hari Jumat petang itu, Presiden beserta rombongan langsung menuju rumah makan di Jalan Langko Kota Mataram untuk berbuka puasa bersama Gubernur NTB,&quot; katanya.

Yusron menjelaskan, setelah buka bersama, Presiden Jokowi dan rombongan kemudian melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Raya At Taqwa Mataram yang juga berlokasi di Jalan Langko.

&quot;Seusai shalat, Presiden akan menuju tempat bermalam di Mataram,&quot; ujarnya.

Ia mengatakan, pada Sabtu (11/6) Presiden Jokowi beserta rombongan menuju lokasi peresmian PLTU Jeranjang di Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, pada pukul 09.00 WITA.

&quot;Setelah meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang, Presiden dan rombongan kemudian berangkat menuju LIA untuk melanjutkan perjalanan ke Denpasar, Bali,&quot; ucapnya.

Menurut Yurson, kehadiran Presiden Jokowi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, merupakan suatu kehormatan bagi daerah ini. Karena dengan kunjungan itu menandakan besarnya perhatian Presiden kepada NTB.

&quot;Apalagi kunjungan presden kali ini meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang berkekuatan 2 X 25 megawatt,&quot; kata Yusron Hadi.

Pembangunan PLTU unit 2 Lombok (2 x 25 MW) ini merupakan Program Percepatan PLTU 10 ribu MW Tahap I, dibiayai oleh APLN. Pembangunan proyek ini dilakukan oleh PT Barata Indonesia (Persero) dengan sistem &quot;turnkey&quot; (EPC) sejak tahun 2009. Namun pembangunannya sempat terkatung-katung.

Nilai kontrak pembangunan PLTU ini terdiri dua bagian, yaitu sebesar USD30,7 juta dan Rp354,3 miliar.</description><content:encoded>MATARAM - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (11/6).

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi di Mataram, Rabu, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan tiba di Lombok, Jumat (10/6) petang, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan sejumlah menteri terkait.

&quot;Presiden Joko Widodo berada Lombok selama dua hari, 10-11 Juni,&quot; katanya.

Ia mengatakan, selama berada di Lombok, Presiden Jokowi dan Ibu Negara serta menteri terkait akan berbuka puasa bersama dengan jajaran pejabat pemerintah provinsi, termasuk Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi di sebuah rumah makan di jalan Langko Kota Mataram.

&quot;Begitu tiba di Lombok Internasional Airport (LIA) hari Jumat petang itu, Presiden beserta rombongan langsung menuju rumah makan di Jalan Langko Kota Mataram untuk berbuka puasa bersama Gubernur NTB,&quot; katanya.

Yusron menjelaskan, setelah buka bersama, Presiden Jokowi dan rombongan kemudian melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Raya At Taqwa Mataram yang juga berlokasi di Jalan Langko.

&quot;Seusai shalat, Presiden akan menuju tempat bermalam di Mataram,&quot; ujarnya.

Ia mengatakan, pada Sabtu (11/6) Presiden Jokowi beserta rombongan menuju lokasi peresmian PLTU Jeranjang di Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, pada pukul 09.00 WITA.

&quot;Setelah meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang, Presiden dan rombongan kemudian berangkat menuju LIA untuk melanjutkan perjalanan ke Denpasar, Bali,&quot; ucapnya.

Menurut Yurson, kehadiran Presiden Jokowi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, merupakan suatu kehormatan bagi daerah ini. Karena dengan kunjungan itu menandakan besarnya perhatian Presiden kepada NTB.

&quot;Apalagi kunjungan presden kali ini meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang berkekuatan 2 X 25 megawatt,&quot; kata Yusron Hadi.

Pembangunan PLTU unit 2 Lombok (2 x 25 MW) ini merupakan Program Percepatan PLTU 10 ribu MW Tahap I, dibiayai oleh APLN. Pembangunan proyek ini dilakukan oleh PT Barata Indonesia (Persero) dengan sistem &quot;turnkey&quot; (EPC) sejak tahun 2009. Namun pembangunannya sempat terkatung-katung.

Nilai kontrak pembangunan PLTU ini terdiri dua bagian, yaitu sebesar USD30,7 juta dan Rp354,3 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
