<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga Turun Dongkrak Pembelian Rumah Pakai KPR</title><description>Menurut Olivia, saat ini segmen market midle memilih fasilitas KPR sebagai alternatif utama dalam membiayai rumah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr"/><item><title>Suku Bunga Turun Dongkrak Pembelian Rumah Pakai KPR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2016 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr-egw8QwIzGo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/20/470/1420055/suku-bunga-turun-dongkrak-pembelian-rumah-pakai-kpr-egw8QwIzGo.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI rate menjadi 6,50 persen dari 6,75 diharapkan dapat mendongrak porsi kredit pemilikan rumah (KPR) PT Metropolitan Land Tbk.

Direktur Keuangan PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo mengatakan, saat ini porsi KPR terhadap proyek-proyek perusahaan berkode emiten MTLA ini sebesar 80 persen lebih. (Baca juga: Metland Siap Luncurkan Cyber City Awal Tahun Depan)

&quot;Kalau BI rate turun dan bunga bank langsung turun itu sangat membantu terutama untuk target market kita yang midle low,&quot; kata Olivia usai Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (20/6/2016).

Menurut Olivia, saat ini segmen market midle memilih fasilitas KPR sebagai alternatif utama dalam membiayai rumah. Sehingga dengan bunga perbankan turun hal itu akan sangat membantu.

Olivia mengatakan, pertimbangan pertama yang dilihat pembeli segmen midle low ialah kemampuan mencicil serta keberadaan uang muka.

&quot;Karena kalau kaca mata mereka lihatnya DP cukup, dan mereka bisa nyicil enggak? Karena kan bukan investor tapi end user, jadi pokoknya gaji masuk punya uang DP dia cepat beli rumah,&quot; kata dia.

Olivia menambahkan, untuk saat ini porsi KPR untuk pembeli kelas menengah bawah sebesar 90 persen, namun untuk pembeli di kelas menengah atas sebesar 50 persen. (Baca juga: Metropolitan Land Anggarkan Rp70 Miliar untuk Landbank)

&quot;Tapi menengah atas memang tidak terlalu banyak penjualannya,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI rate menjadi 6,50 persen dari 6,75 diharapkan dapat mendongrak porsi kredit pemilikan rumah (KPR) PT Metropolitan Land Tbk.

Direktur Keuangan PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo mengatakan, saat ini porsi KPR terhadap proyek-proyek perusahaan berkode emiten MTLA ini sebesar 80 persen lebih. (Baca juga: Metland Siap Luncurkan Cyber City Awal Tahun Depan)

&quot;Kalau BI rate turun dan bunga bank langsung turun itu sangat membantu terutama untuk target market kita yang midle low,&quot; kata Olivia usai Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (20/6/2016).

Menurut Olivia, saat ini segmen market midle memilih fasilitas KPR sebagai alternatif utama dalam membiayai rumah. Sehingga dengan bunga perbankan turun hal itu akan sangat membantu.

Olivia mengatakan, pertimbangan pertama yang dilihat pembeli segmen midle low ialah kemampuan mencicil serta keberadaan uang muka.

&quot;Karena kalau kaca mata mereka lihatnya DP cukup, dan mereka bisa nyicil enggak? Karena kan bukan investor tapi end user, jadi pokoknya gaji masuk punya uang DP dia cepat beli rumah,&quot; kata dia.

Olivia menambahkan, untuk saat ini porsi KPR untuk pembeli kelas menengah bawah sebesar 90 persen, namun untuk pembeli di kelas menengah atas sebesar 50 persen. (Baca juga: Metropolitan Land Anggarkan Rp70 Miliar untuk Landbank)

&quot;Tapi menengah atas memang tidak terlalu banyak penjualannya,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
