<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Hunian Vertikal di Kawasan Industri</title><description>Pertumbuhan kawasan industri di Cikarang disinyalir menjadikan properti di kawasan timur Jakarta berkembang pesat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri"/><item><title>Tren Hunian Vertikal di Kawasan Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri</guid><pubDate>Rabu 22 Juni 2016 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri-ke8h5mdexs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/22/470/1422078/tren-hunian-vertikal-di-kawasan-industri-ke8h5mdexs.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan kawasan industri di Cikarang disinyalir menjadikan properti di kawasan timur Jakarta berkembang pesat. Selain itu, akses mudah dan infrastruktur yang terus bertambah menjadikannya semakin menarik bagi para investor.

Saat ini Cikarang dianggap primadona bisnis properti di koridor timur Jakarta. Kuatnya kawasan industri di wilayah ini menjadi poin lebih dibandingkan wilayah koridor timur Jakarta lainnya, seperti Bekasi Barat, dan Bekasi Timur. (Baca juga: Bisnis Apartemen di Jawa Tengah Terus Menggeliat)

Hal ini juga dipertegas oleh pengamat properti dari Riset Jones Lang LaSelle, Anton Setorus. Menurut dia, economic base di Cikarang sangat kuat dan kebanyakan orang di sana bekerjanya di Cikarang, bukan di Jakarta atau tempat lainnya.

Setidaknya, saat ini ada tiga kawasan industri besar di Cikarang. Ketiga kawasan industri itu yang kemudian membuat kawasan tersebut seakan menjadi primadona koridor timur Jakarta.

&amp;ldquo;Ada tiga pengembang besar di Cikarang, yakni Jababeka dengan lahan 5.600 hektare, Lippo Cikarang 3.000 hektare, dan Delta Mas 3.000 hektare,&amp;rdquo; ujar Anton.

Meski dikelilingi kawasan industri, penjualan apartemen di Cikarang tetap kinclong .  Salah satu penyebabnya karena saat ini ada tren pekerja asing (ekspatriat) lajang yang bekerja di Cikarang lebih memilih tinggal di dekat tempat kerja dibandingkan harus melalui kemacetan parah untuk pulang ke Jakarta.

PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) memastikan akan mulai memasarkan apartemen Domicilio yang dikembangkan di kawasan Cikarang. Saat ini pembangunan sudah mulai dilakukan, tanpa menunggu penjualan mencapai beberapa persen, sebagaimana yang biasa dilakukan pengembang lain.

Director of Business Development PT MMS Robert Yapari menuturkan, pihaknya akan meluncurkan tower Madera pada tahap pertama dan ditargetkan pembangunannya akan selesai dalam dua tahun. Tower Madera dibangun setinggi 20 lantai dengan total luas bangunan 17.840 meter persegi.

Tersedia tipe studio deluxe seluas 26,9 meter persegi, 1 kamar tidur seluas 53,9 meter persegi, dan 2 kamar tidur seluas 72,5 meter persegi. Harga per meter perseginya Rp 13,5 juta.

Apartemen Domicilio berada di kawasan komersial terpadu Cikarang Central City seluas 8 hektare yang terdiri dari 188 unit ruko, apartemen dan Hotel Haris. Robert menargetkan untuk keseluruhan tower akan rampung dibangun dalam tiga tahun mendatang. Nantinya ada 3 tower dengan total 1.848 unit. Anton mengatakan, banyak ekspatriat lebih mementingkan sisi keamanan dan kenyamanan hunian, selain lokasi strategis.

Tren minat ekspatriat dan pekerja lokal untuk tinggal di Cikarang cukup bagus karena dapat menjadi solusi mengurangi beban kepadatan di Jakarta, dan tentunya mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan tol terlebih pada saat masuk dan pulang kerja. (Baca juga: Pasar Apartemen Mewah Masih Oke!)
 
&amp;nbsp;
Walaupun banyak juga perumahan yang dibangun di sekitar kawasan industri ini, berbanding terbalik dengan harga apartemen yang ditawarkan di kawasan ini dengan harga yang cukup murah. Harga apartemen di kawasan Cikarang hanya berkisar Rp200 hingga Rp 400 juta.

Dengan beragam fasilitas lengkap yang di tawarkan, hunian mewah ini mampu memberikan kenyamanan yang memanjakan penghuninya. Tak heran jika apartemen yang dikembangkan PT Mustika Land ini menjadi incaran, baik pekerja lokal maupun ekspatriat yang bekerja di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Apalagi harga yang ditawarkan tergolong murah, yakni mulai Rp300 jutaan sehingga pastilah sangat terjangkau untuk segmen yang menjadi sasarannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan kawasan industri di Cikarang disinyalir menjadikan properti di kawasan timur Jakarta berkembang pesat. Selain itu, akses mudah dan infrastruktur yang terus bertambah menjadikannya semakin menarik bagi para investor.

Saat ini Cikarang dianggap primadona bisnis properti di koridor timur Jakarta. Kuatnya kawasan industri di wilayah ini menjadi poin lebih dibandingkan wilayah koridor timur Jakarta lainnya, seperti Bekasi Barat, dan Bekasi Timur. (Baca juga: Bisnis Apartemen di Jawa Tengah Terus Menggeliat)

Hal ini juga dipertegas oleh pengamat properti dari Riset Jones Lang LaSelle, Anton Setorus. Menurut dia, economic base di Cikarang sangat kuat dan kebanyakan orang di sana bekerjanya di Cikarang, bukan di Jakarta atau tempat lainnya.

Setidaknya, saat ini ada tiga kawasan industri besar di Cikarang. Ketiga kawasan industri itu yang kemudian membuat kawasan tersebut seakan menjadi primadona koridor timur Jakarta.

&amp;ldquo;Ada tiga pengembang besar di Cikarang, yakni Jababeka dengan lahan 5.600 hektare, Lippo Cikarang 3.000 hektare, dan Delta Mas 3.000 hektare,&amp;rdquo; ujar Anton.

Meski dikelilingi kawasan industri, penjualan apartemen di Cikarang tetap kinclong .  Salah satu penyebabnya karena saat ini ada tren pekerja asing (ekspatriat) lajang yang bekerja di Cikarang lebih memilih tinggal di dekat tempat kerja dibandingkan harus melalui kemacetan parah untuk pulang ke Jakarta.

PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) memastikan akan mulai memasarkan apartemen Domicilio yang dikembangkan di kawasan Cikarang. Saat ini pembangunan sudah mulai dilakukan, tanpa menunggu penjualan mencapai beberapa persen, sebagaimana yang biasa dilakukan pengembang lain.

Director of Business Development PT MMS Robert Yapari menuturkan, pihaknya akan meluncurkan tower Madera pada tahap pertama dan ditargetkan pembangunannya akan selesai dalam dua tahun. Tower Madera dibangun setinggi 20 lantai dengan total luas bangunan 17.840 meter persegi.

Tersedia tipe studio deluxe seluas 26,9 meter persegi, 1 kamar tidur seluas 53,9 meter persegi, dan 2 kamar tidur seluas 72,5 meter persegi. Harga per meter perseginya Rp 13,5 juta.

Apartemen Domicilio berada di kawasan komersial terpadu Cikarang Central City seluas 8 hektare yang terdiri dari 188 unit ruko, apartemen dan Hotel Haris. Robert menargetkan untuk keseluruhan tower akan rampung dibangun dalam tiga tahun mendatang. Nantinya ada 3 tower dengan total 1.848 unit. Anton mengatakan, banyak ekspatriat lebih mementingkan sisi keamanan dan kenyamanan hunian, selain lokasi strategis.

Tren minat ekspatriat dan pekerja lokal untuk tinggal di Cikarang cukup bagus karena dapat menjadi solusi mengurangi beban kepadatan di Jakarta, dan tentunya mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan tol terlebih pada saat masuk dan pulang kerja. (Baca juga: Pasar Apartemen Mewah Masih Oke!)
 
&amp;nbsp;
Walaupun banyak juga perumahan yang dibangun di sekitar kawasan industri ini, berbanding terbalik dengan harga apartemen yang ditawarkan di kawasan ini dengan harga yang cukup murah. Harga apartemen di kawasan Cikarang hanya berkisar Rp200 hingga Rp 400 juta.

Dengan beragam fasilitas lengkap yang di tawarkan, hunian mewah ini mampu memberikan kenyamanan yang memanjakan penghuninya. Tak heran jika apartemen yang dikembangkan PT Mustika Land ini menjadi incaran, baik pekerja lokal maupun ekspatriat yang bekerja di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Apalagi harga yang ditawarkan tergolong murah, yakni mulai Rp300 jutaan sehingga pastilah sangat terjangkau untuk segmen yang menjadi sasarannya.</content:encoded></item></channel></rss>
