<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Sayangkan Uang Koin Dilebur lalu Dijual</title><description>Bank Indonesia (BI) menyayangkan sikap masyarakat yang masih kurang peduli terhadap uang logam atau koin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual"/><item><title>BI Sayangkan Uang Koin Dilebur lalu Dijual</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual</guid><pubDate>Sabtu 25 Juni 2016 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual-TUQHt7Ms1O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/25/320/1425108/bi-sayangkan-uang-koin-dilebur-lalu-dijual-TUQHt7Ms1O.jpg</image><title>Ilustrasi : Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyayangkan sikap masyarakat yang masih kurang peduli terhadap uang logam atau koin. Rendahnya kepedulian ini membuat masyarakat tidak menjaga kelayakan uang koin.
&quot;Kita tahu masyarakat kita sendiri masih sulit terima koin, ada daerah yang transportasinya pakai air pakainya uang kertas, karena kalau koin jatuh hilang,&quot; kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Monas, Sabtu (25/6/2016).
Bahkan, Ronal menyebut di suatu daerah ada yang melebur uang koin lalu di jual kembali. Dia mengakui nilai jual logam yang dilebur lebih tinggi ketimbang saat menjadi pecahan uang logam.
&amp;nbsp;[Baca juga: Kembalian Permen, Koin Dianggap Bukan Alat Transaksi]
&quot;Ada juga tempat-tempat di beberapa kasus tapi terjadi koin ini dilebur dipakai untuk hal lain, nilai logamnya lebih tinggi dari pada face valuenya,&quot; tambahnya.
Dia menyayangkan adanya fenomena ini. Seharusnya, kata dia, uang koin dianggap seperti pecahan mata uang lainnya yang digunakan sebagai alat pembayaran.
&quot;Padahal koin alat pembayaran sah di wilayah NKRI yang diatur Undang-Undang mata uang, kita harus jaga dengan baik uang koin,&quot; cetusnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyayangkan sikap masyarakat yang masih kurang peduli terhadap uang logam atau koin. Rendahnya kepedulian ini membuat masyarakat tidak menjaga kelayakan uang koin.
&quot;Kita tahu masyarakat kita sendiri masih sulit terima koin, ada daerah yang transportasinya pakai air pakainya uang kertas, karena kalau koin jatuh hilang,&quot; kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Monas, Sabtu (25/6/2016).
Bahkan, Ronal menyebut di suatu daerah ada yang melebur uang koin lalu di jual kembali. Dia mengakui nilai jual logam yang dilebur lebih tinggi ketimbang saat menjadi pecahan uang logam.
&amp;nbsp;[Baca juga: Kembalian Permen, Koin Dianggap Bukan Alat Transaksi]
&quot;Ada juga tempat-tempat di beberapa kasus tapi terjadi koin ini dilebur dipakai untuk hal lain, nilai logamnya lebih tinggi dari pada face valuenya,&quot; tambahnya.
Dia menyayangkan adanya fenomena ini. Seharusnya, kata dia, uang koin dianggap seperti pecahan mata uang lainnya yang digunakan sebagai alat pembayaran.
&quot;Padahal koin alat pembayaran sah di wilayah NKRI yang diatur Undang-Undang mata uang, kita harus jaga dengan baik uang koin,&quot; cetusnya.</content:encoded></item></channel></rss>
