<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rizal Ramli Ingin Reklamasi Pulau C,D, dan N Dibongkar</title><description>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta proyek reklamasi Pulau C, D, dan N dibongkar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar"/><item><title>Rizal Ramli Ingin Reklamasi Pulau C,D, dan N Dibongkar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2016 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Hendra Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar-26DKMuQtTI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/06/30/470/1429636/rizal-ramli-ingin-reklamasi-pulau-c-d-dan-n-dibongkar-26DKMuQtTI.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Usai memutuskan untuk membatalkan proyek reklamasi pada Pulau G di Teluk Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta proyek reklamasi Pulau C, D, dan N dibongkar.

Alasannya, kata Rizal, hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah, proyek reklamasi tersebut hanya berlandasan keuntungan semata, tanpa mementingkan ekosistem yang ada disekitar proyek tersebut. (Baca juga: Rizal Ramli: Proyek Reklamasi Hanya Ambil Untung Saja)

Pengembangan Pulau C dan D tidak sesuai dengan aturan, di mana jarak pemisahan dua pulau tersebut dengan sebuah kanal dengan spesifikasi yang ditentukan. Seharusnya, dipisahkan kanal selebar 100 meter dan sedalam delapan meter.

&quot;&amp;lrm;Kalau ada banjir, air banjir bisa langsung pindah ke laut bebas dan sebagainya,&quot; kata Rizal di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Rizal menyebutkan, keuntungan yang didapat dari proyek reklamasi di Pulau C dan D berkisar antara Rp15 juta sampai Rp25 juta per meter. &quot;&amp;lrm;Jadi demi keuntungan yang besar, mereka korbankan lingkungan hidup, arus lalu lintas kapal, flat control, meningkatkan risiko banjir,&quot; tambahnya.

Rizal mengakui, biaya pembongkaran proyek tersebut sangat mahal, namun sesuai dengan aturan yang berlaku dan demi ekosistem yang harus terjaga maka proyek reklamasi tersebut harus tetap dibongkar. (Baca juga: Rizal Ramli Hentikan Pembangunan Pulau G di Teluk Jakarta)

Untuk Pulau N, kata Rizal, pembangunan yang diperuntukan pembangunan Pelabuhan Kalibaru milik PT Pelindo II, banyak dilakukan pelanggaran teknis yang dilakukan pengembangan, yang ujung-ujungnya berdampak pada kerusakan lingkungan hidup.

&quot;Nah tetapi, setelah kami kami enforce, dengan bu Susi dan yang lain, pengembangnya bersedia bongkar, sekarang sebagian sudah dilakukan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Usai memutuskan untuk membatalkan proyek reklamasi pada Pulau G di Teluk Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta proyek reklamasi Pulau C, D, dan N dibongkar.

Alasannya, kata Rizal, hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah, proyek reklamasi tersebut hanya berlandasan keuntungan semata, tanpa mementingkan ekosistem yang ada disekitar proyek tersebut. (Baca juga: Rizal Ramli: Proyek Reklamasi Hanya Ambil Untung Saja)

Pengembangan Pulau C dan D tidak sesuai dengan aturan, di mana jarak pemisahan dua pulau tersebut dengan sebuah kanal dengan spesifikasi yang ditentukan. Seharusnya, dipisahkan kanal selebar 100 meter dan sedalam delapan meter.

&quot;&amp;lrm;Kalau ada banjir, air banjir bisa langsung pindah ke laut bebas dan sebagainya,&quot; kata Rizal di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Rizal menyebutkan, keuntungan yang didapat dari proyek reklamasi di Pulau C dan D berkisar antara Rp15 juta sampai Rp25 juta per meter. &quot;&amp;lrm;Jadi demi keuntungan yang besar, mereka korbankan lingkungan hidup, arus lalu lintas kapal, flat control, meningkatkan risiko banjir,&quot; tambahnya.

Rizal mengakui, biaya pembongkaran proyek tersebut sangat mahal, namun sesuai dengan aturan yang berlaku dan demi ekosistem yang harus terjaga maka proyek reklamasi tersebut harus tetap dibongkar. (Baca juga: Rizal Ramli Hentikan Pembangunan Pulau G di Teluk Jakarta)

Untuk Pulau N, kata Rizal, pembangunan yang diperuntukan pembangunan Pelabuhan Kalibaru milik PT Pelindo II, banyak dilakukan pelanggaran teknis yang dilakukan pengembangan, yang ujung-ujungnya berdampak pada kerusakan lingkungan hidup.

&quot;Nah tetapi, setelah kami kami enforce, dengan bu Susi dan yang lain, pengembangnya bersedia bongkar, sekarang sebagian sudah dilakukan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
