<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bekasi Gelar Sayembara Desain Kembali Kampung China</title><description>Sejumlah ornamen yang disasar dalam proses restorasi tersebut di antaranya fasad (exterior) bangunan kota lama</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china"/><item><title>Bekasi Gelar Sayembara Desain Kembali Kampung China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2016 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china-h6etMo7TZ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/01/470/1451872/bekasi-gelar-sayembara-desain-kembali-kampung-china-h6etMo7TZ4.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>BEKASI - Dinas Tata Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah berupaya mengembalikan pesona Kampung China di kawasan Pertokoan Proyek Kecamatan Bekasi Timur, yang kini luntur tergerus perubahan zaman.

&quot;Kami akan merestorasi kawasan Proyek menjadi kota lamanya, yakni kawasan Kampung Cina dengan daya tarik budaya dan sejumlah ikon bangunan klasik yang kini ada,&quot; kata Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara di Bekasi, Senin (1/8/2016).

Menurut dia, kawasan pertokoan Proyek pada zaman dahulu merupakan pusat kota di Bekasi dengan dominasi warga keturunan Tionghoa. (Baca juga: Siap Rebound, Saatnya Bidik Properti Berpotensi di Bekasi)

&quot;Pada kawasan itu banyak berdiri bangunan dengan ornamen kebudayaan China yang kuat, di antaranya Klenteng Hok Lay Kiong Kiong dan bangunan tempat tinggal,&quot; katanya.

Dikatakannya, restorasi Kampung China di kawasan Proyek saat ini sedang dalam proses sayembara desain tata ruang.

&quot;Kami sedang menggelar sayembara untuk melibatkan masyarakat menentukan desainnya seperti apa,&quot; katanya.

Sejumlah ornamen yang disasar dalam proses restorasi tersebut di antaranya fasad (exterior) bangunan kota lama dan sejumlah ikon kawasan yang berpotensi menjadi tujuan wisatawan.

&quot;Akan dibahas konsep pariwisatanya, apakah pertokoan atau pusat kuliner. Khusus untuk klenteng sekelilingnya akan dibagusin,&quot; katanya.

Kawasan yang disasar dalam proyek restorasi itu di antaranya Jalan Ir H Djuanda dan Jalan Mayor Oking.

&quot;Kami menargetkan sayembara desainnya akan rampung tahun ini, jadi 2017 fisiknya sudah bisa dimulai,&quot; katanya.

Terkait dengan kebutuhan anggaran, kata dia, pihaknya akan menggandeng pihak swasta maupun masyarakat setempat untuk bersinergi dalam pembiayaan proyek itu. (Baca juga: Banyak Warga Pendatang, Kontrakan di Bekasi Laris)
 
&amp;nbsp;
&quot;Tokoh-tokoh masyarakat juga akan kita libatkan dalam kegiatan itu sehingga hasilnya bisa sesuai dengan yang diharapkan,&quot; katanya.</description><content:encoded>BEKASI - Dinas Tata Kota Bekasi, Jawa Barat, tengah berupaya mengembalikan pesona Kampung China di kawasan Pertokoan Proyek Kecamatan Bekasi Timur, yang kini luntur tergerus perubahan zaman.

&quot;Kami akan merestorasi kawasan Proyek menjadi kota lamanya, yakni kawasan Kampung Cina dengan daya tarik budaya dan sejumlah ikon bangunan klasik yang kini ada,&quot; kata Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara di Bekasi, Senin (1/8/2016).

Menurut dia, kawasan pertokoan Proyek pada zaman dahulu merupakan pusat kota di Bekasi dengan dominasi warga keturunan Tionghoa. (Baca juga: Siap Rebound, Saatnya Bidik Properti Berpotensi di Bekasi)

&quot;Pada kawasan itu banyak berdiri bangunan dengan ornamen kebudayaan China yang kuat, di antaranya Klenteng Hok Lay Kiong Kiong dan bangunan tempat tinggal,&quot; katanya.

Dikatakannya, restorasi Kampung China di kawasan Proyek saat ini sedang dalam proses sayembara desain tata ruang.

&quot;Kami sedang menggelar sayembara untuk melibatkan masyarakat menentukan desainnya seperti apa,&quot; katanya.

Sejumlah ornamen yang disasar dalam proses restorasi tersebut di antaranya fasad (exterior) bangunan kota lama dan sejumlah ikon kawasan yang berpotensi menjadi tujuan wisatawan.

&quot;Akan dibahas konsep pariwisatanya, apakah pertokoan atau pusat kuliner. Khusus untuk klenteng sekelilingnya akan dibagusin,&quot; katanya.

Kawasan yang disasar dalam proyek restorasi itu di antaranya Jalan Ir H Djuanda dan Jalan Mayor Oking.

&quot;Kami menargetkan sayembara desainnya akan rampung tahun ini, jadi 2017 fisiknya sudah bisa dimulai,&quot; katanya.

Terkait dengan kebutuhan anggaran, kata dia, pihaknya akan menggandeng pihak swasta maupun masyarakat setempat untuk bersinergi dalam pembiayaan proyek itu. (Baca juga: Banyak Warga Pendatang, Kontrakan di Bekasi Laris)
 
&amp;nbsp;
&quot;Tokoh-tokoh masyarakat juga akan kita libatkan dalam kegiatan itu sehingga hasilnya bisa sesuai dengan yang diharapkan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
