<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   TERPOPULER: Begini Cikal-bakal Bikini Snack Lahir   </title><description>BBPOM tetap menyayangkan langkah produsen TW yang menjual &quot;Bikini&quot; ini melalui jejaring sosial di dunia maya.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir"/><item><title>   TERPOPULER: Begini Cikal-bakal Bikini Snack Lahir   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2016 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir-KsiMq43XXX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bikini Snack. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/06/320/1456956/terpopuler-begini-cikal-bakal-bikini-snack-lahir-KsiMq43XXX.jpg</image><title>Bikini Snack. (Foto: Ist)</title></images><description>BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung mengatakan ide untuk membuat makanan ringan dengan merek yang dianggap tidak senonoh &quot;Bikini atau Bihun Kekinian&quot; yang dipasarkan melalui toko jual beli dalam jaringan/online bermula dari sebuah proyek entrepreneur.

Dia berharap dengan adanya kasus ini pelaku kursus entrepreneur atau dunia wirausaha bisa lebih ketat mengawasi setiap produk usaha yang dihasilkan oleh peserta kursusnya agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Walaupun tujuan awal makanan ringan ini berhubungan dengan dunia enterpreuner dan akademik, BBPOM tetap menyayangkan langkah produsen TW yang menjual &quot;Bikini&quot; ini melalui jejaring sosial di dunia maya.

Klik untuk baca selengkapnya.
</description><content:encoded>BANDUNG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung mengatakan ide untuk membuat makanan ringan dengan merek yang dianggap tidak senonoh &quot;Bikini atau Bihun Kekinian&quot; yang dipasarkan melalui toko jual beli dalam jaringan/online bermula dari sebuah proyek entrepreneur.

Dia berharap dengan adanya kasus ini pelaku kursus entrepreneur atau dunia wirausaha bisa lebih ketat mengawasi setiap produk usaha yang dihasilkan oleh peserta kursusnya agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Walaupun tujuan awal makanan ringan ini berhubungan dengan dunia enterpreuner dan akademik, BBPOM tetap menyayangkan langkah produsen TW yang menjual &quot;Bikini&quot; ini melalui jejaring sosial di dunia maya.

Klik untuk baca selengkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
