<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alternatif Investasi, Pengembang Akui DIRE Belum Menarik</title><description>Investasi melalui instrumen Dana Investasi Real Estat (DIRE) dinilai masih belum menarik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik"/><item><title>Alternatif Investasi, Pengembang Akui DIRE Belum Menarik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik</guid><pubDate>Jum'at 19 Agustus 2016 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik-n83bvdlAHT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/19/470/1468273/alternatif-investasi-pengembang-akui-dire-belum-menarik-n83bvdlAHT.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Investasi melalui instrumen Dana Investasi Real Estat (DIRE) dinilai masih belum menarik. Hal itupula yang membuatnya tidak berkembang pesat di Indonesia.

Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Amran Lukman mengatakan, secara nilai keuntungan investasi menggunakan DIRE belum semenarik instrumen lain seperti saham.

&quot;DIRE itu jadi pilihan investasi lain, tapi kelihatannya kesiapan dari propertinya sendiri belum cukup menarik jika dilihat dari barangnya,&quot; kata Amran, di sela acara Tax Amnesty &amp;amp; Property Investment, Jumat (19/8/2016).

Amran mengatakan, belum menariknya DIRE dikarenakan nilai keuntungan dari instrumen tersebut. Meski begitu, upaya pemerintah untuk membuat DIRE menjadi menarik dengan menurunkan tarif pajak BPHTB dan PPh menjadi 1 persen dan 2,5 persen patut diapresiasi.

&quot;DIRE sebagai alternatif inves itu kita harus acungi jempol, karena selama ini orang punya DIRE mainnya di Singapura, tapi menarik atau tidaknya keuntungan DIRE itu persoalan lain,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Investasi melalui instrumen Dana Investasi Real Estat (DIRE) dinilai masih belum menarik. Hal itupula yang membuatnya tidak berkembang pesat di Indonesia.

Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Amran Lukman mengatakan, secara nilai keuntungan investasi menggunakan DIRE belum semenarik instrumen lain seperti saham.

&quot;DIRE itu jadi pilihan investasi lain, tapi kelihatannya kesiapan dari propertinya sendiri belum cukup menarik jika dilihat dari barangnya,&quot; kata Amran, di sela acara Tax Amnesty &amp;amp; Property Investment, Jumat (19/8/2016).

Amran mengatakan, belum menariknya DIRE dikarenakan nilai keuntungan dari instrumen tersebut. Meski begitu, upaya pemerintah untuk membuat DIRE menjadi menarik dengan menurunkan tarif pajak BPHTB dan PPh menjadi 1 persen dan 2,5 persen patut diapresiasi.

&quot;DIRE sebagai alternatif inves itu kita harus acungi jempol, karena selama ini orang punya DIRE mainnya di Singapura, tapi menarik atau tidaknya keuntungan DIRE itu persoalan lain,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
