<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luncurkan BI Institute, Bank Indonesia Gandeng The Fed</title><description>Para pegawai BI akan menerima pendidikan khusus melalui BI Institute sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed"/><item><title>Luncurkan BI Institute, Bank Indonesia Gandeng The Fed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed</guid><pubDate>Senin 22 Agustus 2016 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed-9XjMFMsx5Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/22/320/1469735/luncurkan-bi-institute-bank-indonesia-gandeng-the-fed-9XjMFMsx5Y.jpg</image><title>Ilustrasi : Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini melakukan grand launching BI Institute. Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin, dan Mantan Wakil Presiden Budiono. Selain itu, juga terdapat tokoh lainnya yang juga ikut serta dalam membangun BI Institute.
Sebelumnya dijadwalkan akan turut hadir Presiden RI periode 1998-1998 BJ. Habibie. Namun, karena berhalangan hadir akibat masalah kesehatan, maka Habibie diwakilkan oleh Boediono dalam memberikan kata sambutan.
BI Institute adalah lembaga formal bentukan BI yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas SDM di lingkungan internal BI. Menurut Kepala BI Institute Sugeng, nantinya para pegawai BI akan menerima pendidikan khusus melalui BI Institute sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM. Kerjasama dengan pihak eksternal pun juga dilakukan dalam peningkatan kualitas SDM ini.
&quot;Kita kerjasama dengan Federal Reserve (Bank Sentral Amerika Serikat), bank sentral lainnya dan tokoh akademisi,&quot; kata Sugeng dalam acara Grand Launching BI Institute di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (22/8/2016).
Pada kesempatan yang sama, Gubernur BI Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa institusi internal ini sengaja dibentuk untuk meningkatkan daya saing kebanksentralan Indonesia secara global. Untuk meningkatkan daya saing tersebut, maka perlu peningkatan kualitas SDM dalam lingkungan internal BI.
&quot;Pembangunan ekonomi perlu pengelolaan sumber daya manusia. Dalam konteks ini pembangunan ekonomi hanya bermanfaat apabila hanya memiliki sumber daya yang handal. Mampu memberikan kemampuan bagi bangsa. Berlandaskan nilai agama dan budaya yang tinggi. Ini dibutuhkan untuk menjaga perekonomian nasional,&quot; jelas Agus.
Nantinya, lanjut Agus, BI juga akan mengundang para pakar untuk turut menjadi tenaga pengajar dalam institusi ini. Para pakar ini ditantang untuk unjuk gigi dan berkontribusi dalam ekonomi bangsa melalui transfer ilmu pengetahuan kepada para pegawai BI dengan memanfaatkan media yang telah dibentuk, yaitu BI Institute.
&quot;BI Institute mengundang kepada para pakar untuk mengasah keunggulan agar dapat bermanfaat dalam pembangunan ekonomi,&quot; jelasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh ratusan undangan. Bahkan, saking padatnya function room yang menjadi lokasi acara grand launching ini, awak media harus menyaksikan acara tersebut melalui live streaming di Press Conference Room sejak pukul 09.40 WIB.</description><content:encoded>
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini melakukan grand launching BI Institute. Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin, dan Mantan Wakil Presiden Budiono. Selain itu, juga terdapat tokoh lainnya yang juga ikut serta dalam membangun BI Institute.
Sebelumnya dijadwalkan akan turut hadir Presiden RI periode 1998-1998 BJ. Habibie. Namun, karena berhalangan hadir akibat masalah kesehatan, maka Habibie diwakilkan oleh Boediono dalam memberikan kata sambutan.
BI Institute adalah lembaga formal bentukan BI yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas SDM di lingkungan internal BI. Menurut Kepala BI Institute Sugeng, nantinya para pegawai BI akan menerima pendidikan khusus melalui BI Institute sehingga dapat meningkatkan kualitas SDM. Kerjasama dengan pihak eksternal pun juga dilakukan dalam peningkatan kualitas SDM ini.
&quot;Kita kerjasama dengan Federal Reserve (Bank Sentral Amerika Serikat), bank sentral lainnya dan tokoh akademisi,&quot; kata Sugeng dalam acara Grand Launching BI Institute di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (22/8/2016).
Pada kesempatan yang sama, Gubernur BI Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa institusi internal ini sengaja dibentuk untuk meningkatkan daya saing kebanksentralan Indonesia secara global. Untuk meningkatkan daya saing tersebut, maka perlu peningkatan kualitas SDM dalam lingkungan internal BI.
&quot;Pembangunan ekonomi perlu pengelolaan sumber daya manusia. Dalam konteks ini pembangunan ekonomi hanya bermanfaat apabila hanya memiliki sumber daya yang handal. Mampu memberikan kemampuan bagi bangsa. Berlandaskan nilai agama dan budaya yang tinggi. Ini dibutuhkan untuk menjaga perekonomian nasional,&quot; jelas Agus.
Nantinya, lanjut Agus, BI juga akan mengundang para pakar untuk turut menjadi tenaga pengajar dalam institusi ini. Para pakar ini ditantang untuk unjuk gigi dan berkontribusi dalam ekonomi bangsa melalui transfer ilmu pengetahuan kepada para pegawai BI dengan memanfaatkan media yang telah dibentuk, yaitu BI Institute.
&quot;BI Institute mengundang kepada para pakar untuk mengasah keunggulan agar dapat bermanfaat dalam pembangunan ekonomi,&quot; jelasnya.
Acara ini turut dihadiri oleh ratusan undangan. Bahkan, saking padatnya function room yang menjadi lokasi acara grand launching ini, awak media harus menyaksikan acara tersebut melalui live streaming di Press Conference Room sejak pukul 09.40 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
