<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantor di Kawasan Luar CBD Paling Banyak Diserap</title><description>Penyerapan di luar CBD lebih tinggi hingga  84.000 meter persegi atau sekira 65 persen dari penyerapan tahun lalu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap"/><item><title>Kantor di Kawasan Luar CBD Paling Banyak Diserap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2016 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap-DxEHVA5ddd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/24/470/1471985/kantor-di-kawasan-luar-cbd-paling-banyak-diserap-DxEHVA5ddd.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Tingkat penyerapan ruang kantor di luar kawasan Central Business District (CBD) pada semester I-2016 tercatat lebih besar dibandingkan dengan serapan di dalam kawasan CBD.

Director Head of Research &amp;amp; Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengungkapkan, penyerapan di luar CBD lebih tinggi hingga 84.000 meter persegi atau sekira 65 persen dari penyerapan tahun lalu. (Baca juga: Tingkat Kekosongan Kantor Meningkat, Harga Sewa Diperkirakan Turun)

Hal ini jauh berbeda dibandingkan di kawasan CBD yang hanya mencapai 29.000 meter persegi atau kurang dari 30 persen dari tahun 2015.

&quot;Hampir tiga kali lipatnya dari daerah CBD, padahal dari 2013 itu CBD mendominasi penyerapannya,&quot; kata Anton pada Media Briefing Property Market Update, di Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Meski begitu Anton mengatakan, tingkat kekosongan ruang kantor di luar CBD lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat vacancy di area CBD, di mana masing-masing telah mencapai level 23 persen non-CBD dan 16 persen di area CBD. (Baca juga: Penyerapan Ruang Kantor di Semester I Kurang dari 30 %)

&quot;Penyerapan kebanyakan gedung-gedung yang lokasinya di Jakarta Selatan seperti koridor TB Simatupang, disusul Jakarta Utara, yang kebetulan memang menyumbang pasokan paling banyak,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tingkat penyerapan ruang kantor di luar kawasan Central Business District (CBD) pada semester I-2016 tercatat lebih besar dibandingkan dengan serapan di dalam kawasan CBD.

Director Head of Research &amp;amp; Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengungkapkan, penyerapan di luar CBD lebih tinggi hingga 84.000 meter persegi atau sekira 65 persen dari penyerapan tahun lalu. (Baca juga: Tingkat Kekosongan Kantor Meningkat, Harga Sewa Diperkirakan Turun)

Hal ini jauh berbeda dibandingkan di kawasan CBD yang hanya mencapai 29.000 meter persegi atau kurang dari 30 persen dari tahun 2015.

&quot;Hampir tiga kali lipatnya dari daerah CBD, padahal dari 2013 itu CBD mendominasi penyerapannya,&quot; kata Anton pada Media Briefing Property Market Update, di Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Meski begitu Anton mengatakan, tingkat kekosongan ruang kantor di luar CBD lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat vacancy di area CBD, di mana masing-masing telah mencapai level 23 persen non-CBD dan 16 persen di area CBD. (Baca juga: Penyerapan Ruang Kantor di Semester I Kurang dari 30 %)

&quot;Penyerapan kebanyakan gedung-gedung yang lokasinya di Jakarta Selatan seperti koridor TB Simatupang, disusul Jakarta Utara, yang kebetulan memang menyumbang pasokan paling banyak,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
