<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI: Peluang Pelonggaran Moneter Terbuka hingga Awal 2017</title><description>Bank Indonesia (BI) menyebut peluang untuk melonggarkan kebijakan moneter masih terbuka hingga awal tahun 2017.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017"/><item><title>Gubernur BI: Peluang Pelonggaran Moneter Terbuka hingga Awal 2017</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017</guid><pubDate>Kamis 22 September 2016 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017-Kj2TFEy45X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/22/20/1496239/gubernur-bi-peluang-pelonggaran-moneter-terbuka-hingga-awal-2017-Kj2TFEy45X.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut peluang untuk melonggarkan kebijakan moneter masih terbuka hingga awal tahun 2017. Mengingat indikator makroekonomi Indonesia mengarah ke level positif.

&quot;Sikap kami tetap dalam kondisi easing. Kami melihat kondisi longgar akan tetap berjalan sampai akhir tahun ini bahkan hingga awal 2017,&quot; papar Gubernur BI, Agus Martowardojo di Gedung BI Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Pelonggaran moneter juga dilakukan hari ini. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 September 2016 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 bps dari 5,25 persen menjadi 5 persen.

&quot;Terkait dengan ruang pelonggaran moneter, hari ini terlihat bahwa memang ada ruang pelonggaran dan kami konsisten dengan pernyataan bulan lalu,&quot; katanya.

Menurutnya, penerapan pelonggaran moneter tetap mengacu pada dinamika pembahasan RAPBN 2017 antara pemerintah dan DPR yang terkait pertumbuhan ekonomi, subsidi dan realisasi program amnesti pajak.

&quot;Secara umum kami masih mengamati. Kalau semua indikator makroekonomi terjaga, maka kami tetap masih dalam kondisi easing,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut peluang untuk melonggarkan kebijakan moneter masih terbuka hingga awal tahun 2017. Mengingat indikator makroekonomi Indonesia mengarah ke level positif.

&quot;Sikap kami tetap dalam kondisi easing. Kami melihat kondisi longgar akan tetap berjalan sampai akhir tahun ini bahkan hingga awal 2017,&quot; papar Gubernur BI, Agus Martowardojo di Gedung BI Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Pelonggaran moneter juga dilakukan hari ini. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21-22 September 2016 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) sebesar 25 bps dari 5,25 persen menjadi 5 persen.

&quot;Terkait dengan ruang pelonggaran moneter, hari ini terlihat bahwa memang ada ruang pelonggaran dan kami konsisten dengan pernyataan bulan lalu,&quot; katanya.

Menurutnya, penerapan pelonggaran moneter tetap mengacu pada dinamika pembahasan RAPBN 2017 antara pemerintah dan DPR yang terkait pertumbuhan ekonomi, subsidi dan realisasi program amnesti pajak.

&quot;Secara umum kami masih mengamati. Kalau semua indikator makroekonomi terjaga, maka kami tetap masih dalam kondisi easing,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
