<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Syarat Agar RI Jadi Hub Logistik Asia Pasifik</title><description>Para pelaku usaha di sektor industri logistik optimistis Indonesia dapat  memainkan peranan penting sebagai hub logistik di Asia Pasifik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik"/><item><title>Syarat Agar RI Jadi Hub Logistik Asia Pasifik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik</guid><pubDate>Rabu 19 Oktober 2016 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik-lC8wwJs3G2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/19/320/1519301/syarat-agar-ri-jadi-hub-logistik-asia-pasifik-lC8wwJs3G2.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Para pelaku usaha di sektor industri logistik optimistis Indonesia dapat memainkan peranan penting sebagai hub logistik di Asia Pasifik. Apalagi, pemerintah tengah mengencangkan Pusat Logistik Berikat (PLB) pada berbagai daerah di Indonesia.

Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT Kamadjaja Logistics Ivy Kamadjaja, mengatakan tantangan  yang kini dihadapi Indonesia adalah mencari solusi terbaik untuk memperbaiki produktivitas, efisiensi, dan daya saing  industri logistik nasional.

&amp;ldquo;Perbaikan di semua lini harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub utama logistik di Asia Pasifik,&amp;rdquo; kata Ivy di Jakarta, Rabu (19/10/2016).
(Baca Juga: Indonesia Ditargetkan Jadi Hub Logistik Asia Pasifik)
Menurut Ivy, langkah perbaikan mulai terlihat seiring kerja keras pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, memperbaiki sistem  kepabeanan dan perizinan.

&amp;ldquo;Perlu dilakukan reformasi besar-besaran.  Memang, kinerja logistik Indonesia harus ditingkatkan. Saya yakin, keterbatasan ketersediaan infrastruktur segera teratasi,&amp;rdquo; katanya.

Pemerintah pun menginginkan bahwa hal ini nantinya dapat mengangkat posisi Indonesia dalam sistem logistik internasional. Hanya saja, menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian, target ini hanya akan tercapai apabila pembangunan infrastuktur logistik tercapai.

&quot;Memang itu juga dipengaruhi seberapa cepat kita membangun infrastruktur kalau ingin punya hub untuk Asia Pasifik,&quot; ujarnya.

Berdasarkan laporan Bank Dunia, penanganan logistik di Indonesia berada di peringkat 63 dari 160 negara yang disurvei. Sedangkan negara tetangga Indonesia memiliki peringkat yang lebih baik. Seperti Singapura berada di urutan ke-5, Malaysia di urutan 32, dan Thailand di peringkat 45.

PT Kamadjaja Logistics&amp;lrm; menjadi salah satu perusahaan yang ikut serta dalam Jakarta International Logistic Summit &amp;amp; Expo (JILSE) yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Acara yang dibuka Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  dihadiri kalangan pelaku usaha dan pengguna jasa  logistik baik di dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan itu, Menkeu juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara  PT Frisian Flag Indonesia dan PT  Kamadjaja Logistics, yang dilakukan Ivy Kamadjaja dan  Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia Maurits Klavert. Berdasarkan perjanjian,  Frisian Flag Indonesia akan menggunakan fasilitas  Pusat Logistik Berikat (PLB)  K-LOG Park Cibitung milik Kamadjaja Logistics.

</description><content:encoded>JAKARTA - Para pelaku usaha di sektor industri logistik optimistis Indonesia dapat memainkan peranan penting sebagai hub logistik di Asia Pasifik. Apalagi, pemerintah tengah mengencangkan Pusat Logistik Berikat (PLB) pada berbagai daerah di Indonesia.

Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT Kamadjaja Logistics Ivy Kamadjaja, mengatakan tantangan  yang kini dihadapi Indonesia adalah mencari solusi terbaik untuk memperbaiki produktivitas, efisiensi, dan daya saing  industri logistik nasional.

&amp;ldquo;Perbaikan di semua lini harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub utama logistik di Asia Pasifik,&amp;rdquo; kata Ivy di Jakarta, Rabu (19/10/2016).
(Baca Juga: Indonesia Ditargetkan Jadi Hub Logistik Asia Pasifik)
Menurut Ivy, langkah perbaikan mulai terlihat seiring kerja keras pemerintah untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur, memperbaiki sistem  kepabeanan dan perizinan.

&amp;ldquo;Perlu dilakukan reformasi besar-besaran.  Memang, kinerja logistik Indonesia harus ditingkatkan. Saya yakin, keterbatasan ketersediaan infrastruktur segera teratasi,&amp;rdquo; katanya.

Pemerintah pun menginginkan bahwa hal ini nantinya dapat mengangkat posisi Indonesia dalam sistem logistik internasional. Hanya saja, menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian, target ini hanya akan tercapai apabila pembangunan infrastuktur logistik tercapai.

&quot;Memang itu juga dipengaruhi seberapa cepat kita membangun infrastruktur kalau ingin punya hub untuk Asia Pasifik,&quot; ujarnya.

Berdasarkan laporan Bank Dunia, penanganan logistik di Indonesia berada di peringkat 63 dari 160 negara yang disurvei. Sedangkan negara tetangga Indonesia memiliki peringkat yang lebih baik. Seperti Singapura berada di urutan ke-5, Malaysia di urutan 32, dan Thailand di peringkat 45.

PT Kamadjaja Logistics&amp;lrm; menjadi salah satu perusahaan yang ikut serta dalam Jakarta International Logistic Summit &amp;amp; Expo (JILSE) yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Acara yang dibuka Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  dihadiri kalangan pelaku usaha dan pengguna jasa  logistik baik di dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan itu, Menkeu juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara  PT Frisian Flag Indonesia dan PT  Kamadjaja Logistics, yang dilakukan Ivy Kamadjaja dan  Presiden Direktur Frisian Flag Indonesia Maurits Klavert. Berdasarkan perjanjian,  Frisian Flag Indonesia akan menggunakan fasilitas  Pusat Logistik Berikat (PLB)  K-LOG Park Cibitung milik Kamadjaja Logistics.

</content:encoded></item></channel></rss>
