<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bappenas: Negara Kaya Sumber Daya Alam Berpotensi Tidak Maju</title><description>Tidak ada satu pun negara maju yang meraih kesuksesannya dengan hanya mengandalkan sumber daya alamnya (SDA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju"/><item><title>Bappenas: Negara Kaya Sumber Daya Alam Berpotensi Tidak Maju</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju</guid><pubDate>Sabtu 12 November 2016 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju-h2OIL9Tq80.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PPN Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/12/20/1539766/bappenas-negara-kaya-sumber-daya-alam-berpotensi-tidak-maju-h2OIL9Tq80.jpg</image><title>Menteri PPN Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menegaskan, tidak ada satu pun negara maju yang meraih kesuksesannya dengan hanya mengandalkan sumber daya alamnya (SDA). Untuk itu, jika Indonesia ingin bangkit menjadi negara maju, dia mengimbau agar negara ini tidak terus-menerus mengandal SDA saja.
Dia pun menuturkan, ada asumsi mengenai kutukan yang diterima oleh negara-negara yang kaya akan SDA. &quot;Negara yang kaya sumber daya alam itu justru malah berpotensi enggak maju-maju,&quot; ujar Bambang, dalam sambutan diskusi di Perbanas Institute, Sabtu, (12/11/2016).
Dengan kekayaan SDA yang berlimpah di Indonesia, Bambang, mengatakan, jangan sampai hal itu membuat rakyat Indonesia terperdaya dan terus menerus berfokus hanya mengekspor barang-barang mentah saja. Harus bisa memikirkan dan berupaya bagaimana memberikan nilai tambah pada bahan mentah ekspor untuk mendapatkan hasil yang lebih.
&quot;Jangan sampai kita terjebak sebagai negara yang tidak punya keinginan untuk nilai tambah,&quot; tegas Kepala Bappenas itu.
Sebab, menurut Bambang, hal itu akan membuat bangsa asing merasa senang karena bisa meraih keuntungan lebih dengan membeli produk-produk mentah alam kepada mereka. &quot;Pemodal asing akan dengan segala cara membujuk kita untuk tidak memikirkan nilai tambah,&quot; terangnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menegaskan, tidak ada satu pun negara maju yang meraih kesuksesannya dengan hanya mengandalkan sumber daya alamnya (SDA). Untuk itu, jika Indonesia ingin bangkit menjadi negara maju, dia mengimbau agar negara ini tidak terus-menerus mengandal SDA saja.
Dia pun menuturkan, ada asumsi mengenai kutukan yang diterima oleh negara-negara yang kaya akan SDA. &quot;Negara yang kaya sumber daya alam itu justru malah berpotensi enggak maju-maju,&quot; ujar Bambang, dalam sambutan diskusi di Perbanas Institute, Sabtu, (12/11/2016).
Dengan kekayaan SDA yang berlimpah di Indonesia, Bambang, mengatakan, jangan sampai hal itu membuat rakyat Indonesia terperdaya dan terus menerus berfokus hanya mengekspor barang-barang mentah saja. Harus bisa memikirkan dan berupaya bagaimana memberikan nilai tambah pada bahan mentah ekspor untuk mendapatkan hasil yang lebih.
&quot;Jangan sampai kita terjebak sebagai negara yang tidak punya keinginan untuk nilai tambah,&quot; tegas Kepala Bappenas itu.
Sebab, menurut Bambang, hal itu akan membuat bangsa asing merasa senang karena bisa meraih keuntungan lebih dengan membeli produk-produk mentah alam kepada mereka. &quot;Pemodal asing akan dengan segala cara membujuk kita untuk tidak memikirkan nilai tambah,&quot; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
