<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Turun, ASEAN Masih Lirik Sektor Energi</title><description>Di tengah menurunnya harga minyak dunia akhir-akhir ini, nampaknya  potensi dari energi tersebut masih dilirik oleh perwakilan  menteri-menteri Keuangan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi"/><item><title>Harga Minyak Turun, ASEAN Masih Lirik Sektor Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi</guid><pubDate>Selasa 15 November 2016 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi-p6ACBytJwT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/15/320/1541864/harga-minyak-turun-asean-masih-lirik-sektor-energi-p6ACBytJwT.jpg</image><title>Ilustrasi : Reuters</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Di tengah menurunnya harga minyak dunia akhir-akhir ini, nampaknya potensi dari energi tersebut masih dilirik oleh perwakilan menteri-menteri Keuangan ASEAN yang hari ini mengadakan pertemuan di Hotel Mulia, Jakarta.
&quot;Negara-negara ASEAN diberkahi dengan berbagai komoditas, terutama di sektor energi, mulai dari bahan bakar fosil hingga energi terbarukan. Sebagian besar anggota ASEAN memberikan kontribusi yang signifikan untuk produksi energi dunia,&quot; ujar Wakil Menteri &amp;lrm;Keuangan Mardiasmo, di Jakarta, Selasa (15/11/2016).
Di negara-negara ASEAN, kata Mardiasmo memimpin produksi energi terbarukan adalah Filipina dan Laos. Selain sektor energi di atas, sektor pariwisata juga menjadi salah satu yang menjanjikan dalam meningkatkan pertumbuhan ASEAN.
&quot;Pariwisata juga telah menjadi salah satu sektor pertumbuhan utama di antara negara ASEAN. Terbukti sektor tersebut tetap tangguh di tengah tantangan ekonomi global,&quot; tutur Wamenkeu.
Pariwisata, kata dia, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB dan berkontribusi dalam memberikan lapangan pekerjaan dalam perekonomian negara anggota ASEAN. Pada tahun 2014, wilayah ASEAN menarik 105 juta wisatawan, dan jumlah itu diperkirakan mencapai 200 juta pada tahun 2020.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Di tengah menurunnya harga minyak dunia akhir-akhir ini, nampaknya potensi dari energi tersebut masih dilirik oleh perwakilan menteri-menteri Keuangan ASEAN yang hari ini mengadakan pertemuan di Hotel Mulia, Jakarta.
&quot;Negara-negara ASEAN diberkahi dengan berbagai komoditas, terutama di sektor energi, mulai dari bahan bakar fosil hingga energi terbarukan. Sebagian besar anggota ASEAN memberikan kontribusi yang signifikan untuk produksi energi dunia,&quot; ujar Wakil Menteri &amp;lrm;Keuangan Mardiasmo, di Jakarta, Selasa (15/11/2016).
Di negara-negara ASEAN, kata Mardiasmo memimpin produksi energi terbarukan adalah Filipina dan Laos. Selain sektor energi di atas, sektor pariwisata juga menjadi salah satu yang menjanjikan dalam meningkatkan pertumbuhan ASEAN.
&quot;Pariwisata juga telah menjadi salah satu sektor pertumbuhan utama di antara negara ASEAN. Terbukti sektor tersebut tetap tangguh di tengah tantangan ekonomi global,&quot; tutur Wamenkeu.
Pariwisata, kata dia, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB dan berkontribusi dalam memberikan lapangan pekerjaan dalam perekonomian negara anggota ASEAN. Pada tahun 2014, wilayah ASEAN menarik 105 juta wisatawan, dan jumlah itu diperkirakan mencapai 200 juta pada tahun 2020.
</content:encoded></item></channel></rss>
