<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kota-Kota di India Berambisi Jadi Smart City</title><description>Pemerintah India berambisi ingin mengubah kota-kotanya menjadi sebuah kota pintar atau Smart City dengan menggunakan teknologi tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city"/><item><title>Kota-Kota di India Berambisi Jadi Smart City</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city</guid><pubDate>Sabtu 03 Desember 2016 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fhirlian Rizqi Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city-2JMQkLk8ju.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/03/470/1557979/kota-kota-di-india-berambisi-jadi-smart-city-2JMQkLk8ju.jpg</image><title>Ilustrasi (shutterstock)</title></images><description>DELHI - Pemerintah India berambisi ingin mengubah kota-kotanya menjadi sebuah kota pintar atau Smart City dengan menggunakan teknologi tinggi.

Seperti dilansir dari Property Report, Sabtu (3/12/2016), seperti diketahui banyak kota di India yang dikenal padat, kotor, bahkan crowded hal itu dikarenakan memang oleh tingginya kecepatan urbanisasi di India.

Kondisi tersebut tidak mengherankan, pasalnya India saat ini menjadi negara terpadat kedua di dunia. Urbanisasi yang terjadi disebabkan oleh perpindahan penduduk dari daerah menuju perkotaan untuk mencari kesempatan yang lebih baik.

Hingga 2030, bahkan diperkirakan penduduk perkotaan India bakal tumbuh dari 250 juta menjadi 590 juta orang. Untuk itu pemerintah melalui Perdana Menteri Narendra Modi menyusun agenda pembangunan perkotaan yang salah satu misinya membangun Smart City.

&quot;Tujuan pengembangan kota yang dilakukan pemerintah India bisa menjadi mesin pertumbuhan yang bisa meningkatkan kualitas hidup warga negaranya,&quot; kata Cairman of India and South East Asia CBRE.

Mengembangkan pusat-pusat perkotaan penting dilakukan untuk mendukung dan mempertahankan urbanisasi dalam jangka panjang. Rencana mengubah wajah kota ini akan dilakukan di 98 kota di India yang kemudian menjadi tech-driven yang berkelanjutan.

Pemerintah setempat pun telah menganggarkan biaya sekira USD7,5 miliar atau setara dengan Rp101,4 triliun (kurs Rp13.520). Pemerintah tahun ini telah memilih 20 kota yang akan dikembangkan lebih dulu menjadi smart city dari 98 kota yang direncanakan. Kota-kota tersebut seperri Chennai, Jaipur, Belagavi, Karnataka, dan Ludhiana.

Adapun pengembangannya meliputi infrastruktur, real estat berkelanjutan, komunikasi, dan kelangsungan hidup. Teknologi informasi akan jadi infrastruktur prinsip dasar untuk menyediakan layanan penting bagi penduduk setempat. (fir)
</description><content:encoded>DELHI - Pemerintah India berambisi ingin mengubah kota-kotanya menjadi sebuah kota pintar atau Smart City dengan menggunakan teknologi tinggi.

Seperti dilansir dari Property Report, Sabtu (3/12/2016), seperti diketahui banyak kota di India yang dikenal padat, kotor, bahkan crowded hal itu dikarenakan memang oleh tingginya kecepatan urbanisasi di India.

Kondisi tersebut tidak mengherankan, pasalnya India saat ini menjadi negara terpadat kedua di dunia. Urbanisasi yang terjadi disebabkan oleh perpindahan penduduk dari daerah menuju perkotaan untuk mencari kesempatan yang lebih baik.

Hingga 2030, bahkan diperkirakan penduduk perkotaan India bakal tumbuh dari 250 juta menjadi 590 juta orang. Untuk itu pemerintah melalui Perdana Menteri Narendra Modi menyusun agenda pembangunan perkotaan yang salah satu misinya membangun Smart City.

&quot;Tujuan pengembangan kota yang dilakukan pemerintah India bisa menjadi mesin pertumbuhan yang bisa meningkatkan kualitas hidup warga negaranya,&quot; kata Cairman of India and South East Asia CBRE.

Mengembangkan pusat-pusat perkotaan penting dilakukan untuk mendukung dan mempertahankan urbanisasi dalam jangka panjang. Rencana mengubah wajah kota ini akan dilakukan di 98 kota di India yang kemudian menjadi tech-driven yang berkelanjutan.

Pemerintah setempat pun telah menganggarkan biaya sekira USD7,5 miliar atau setara dengan Rp101,4 triliun (kurs Rp13.520). Pemerintah tahun ini telah memilih 20 kota yang akan dikembangkan lebih dulu menjadi smart city dari 98 kota yang direncanakan. Kota-kota tersebut seperri Chennai, Jaipur, Belagavi, Karnataka, dan Ludhiana.

Adapun pengembangannya meliputi infrastruktur, real estat berkelanjutan, komunikasi, dan kelangsungan hidup. Teknologi informasi akan jadi infrastruktur prinsip dasar untuk menyediakan layanan penting bagi penduduk setempat. (fir)
</content:encoded></item></channel></rss>
