<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkeu: Transfer Daerah hingga Akhir November Capai 86%</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penyaluran transfer ke daerah  dan dana desa hingga akhir November 2016 mencapai Rp671 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86"/><item><title>Kemenkeu: Transfer Daerah hingga Akhir November Capai 86%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86</guid><pubDate>Rabu 07 Desember 2016 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dhera Arizona Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86-ZpaNaPLgRn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/07/20/1561289/kemenkeu-transfer-daerah-hingga-akhir-november-capai-86-ZpaNaPLgRn.jpg</image><title>Ilustrasi : Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penyaluran transfer ke daerah dan dana desa hingga akhir November 2016 mencapai Rp671 triliun. Angka ini sudah terealisasi sekira 86% dari target dalam APBN-P yang sebesar Rp776,2 triliun.

&quot;Sampai 30 November itu realisasinya sudah Rp671 triliun. Dana desa Rp43 triliun dari Rp46 triliun. Semua daerah sudah hampir 100% realisasinya,&quot; ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo di Ballroom Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Lebih rinci, ungkap dia, serapan tersebut di antaranya dana transfer khusus yang baru terserap Rp140,7 triliun atau 66% dari Rp211 triliun. Terdiri dari dana alokasi khusus (DAK) khusus fisik yang baru terserap Rp52 triliun atau 58% dari target Rp89 triliun.

&quot;Untuk yang DAK non fisik dari Rp121 triliun baru terserap Rp88,3 triliun atau sekitar 72,9%,&quot; tuturnya.

Namun demikian, masih belum terserap penuhnya transfer daerah dan dana desa tersebut lantaran adanya penundaan pencairan dana alokasi umum (DAU) pada September-Oktober 2016. Ketika itu hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya pelebaran defisit anggaran.

&quot;Tetapi November dan Desember akan tetap dibayar penuh. Akan kita bayar minggu kedua bulan Januari 2017. Sekaligus pelaksanaan perencanaan APBD 2017. Ditambahkan saja DAU untuk dua bulan tadi,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penyaluran transfer ke daerah dan dana desa hingga akhir November 2016 mencapai Rp671 triliun. Angka ini sudah terealisasi sekira 86% dari target dalam APBN-P yang sebesar Rp776,2 triliun.

&quot;Sampai 30 November itu realisasinya sudah Rp671 triliun. Dana desa Rp43 triliun dari Rp46 triliun. Semua daerah sudah hampir 100% realisasinya,&quot; ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo di Ballroom Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Lebih rinci, ungkap dia, serapan tersebut di antaranya dana transfer khusus yang baru terserap Rp140,7 triliun atau 66% dari Rp211 triliun. Terdiri dari dana alokasi khusus (DAK) khusus fisik yang baru terserap Rp52 triliun atau 58% dari target Rp89 triliun.

&quot;Untuk yang DAK non fisik dari Rp121 triliun baru terserap Rp88,3 triliun atau sekitar 72,9%,&quot; tuturnya.

Namun demikian, masih belum terserap penuhnya transfer daerah dan dana desa tersebut lantaran adanya penundaan pencairan dana alokasi umum (DAU) pada September-Oktober 2016. Ketika itu hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya pelebaran defisit anggaran.

&quot;Tetapi November dan Desember akan tetap dibayar penuh. Akan kita bayar minggu kedua bulan Januari 2017. Sekaligus pelaksanaan perencanaan APBD 2017. Ditambahkan saja DAU untuk dua bulan tadi,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
