<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Catat Penjualan Mainan Anak Alami Penurunan</title><description>Kontraksi penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi dipengaruhi oleh  penurunan penjualan komoditas mainan anak dan alat tulis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan"/><item><title>BI Catat Penjualan Mainan Anak Alami Penurunan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan</guid><pubDate>Minggu 11 Desember 2016 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Raisa Adila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan-RrLpDx4vpo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/11/320/1564253/bi-catat-penjualan-mainan-anak-alami-penurunan-RrLpDx4vpo.jpg</image><title>Ilustrasi : Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, perlambatan penjualan ritel terutama terjadi pada kelompok makanan. Sementara itu, kelompok sandang dan bahan bakar kendaraan mengalami kontraksi pertumbuhan.

Melansir keterangan tertulis BI, Minggu (11/12/2016), pertumbuhan penjualan eceran kelompok makanan melambat dari 9,9% year on year (yoy) menjadi 4,0% (yoy). Sementara untuk penjualan eceran lainnya atau non makanan tumbuh dari 11,8% (yoy) menjadi 13% (yoy).

Pada kelompok non makanan, pertumbuhan secara tahunan tertinggi terjadi pada kelompok suku cadang dan asesoris 25,5% (yoy), diikuti oleh kelompok perlengkapan informasi dan komunikasi 22,5% (yoy) dan barang budaya dan rekreasi 11,6% (yoy).

Secara bulanan, penjualan riil periode Oktober 2016 tumbuh sebesar -0,3% (mtm), lebih rendah dibandingkan Agustus 2016 sebesar -0,05%. Penjualan beberapa kelompok komoditas tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan, dengan kontraksi terbesar pada penjualan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya -3,9% (mtm), diikuti oleh kelompok barang budaya dan rekreasi -2,5% dan barang lainnya -2,3%.

Kontraksi pertumbuhan penjualan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, antara lain dipengaruhi oleh penurunan penjualan produk elektrik (selain audio/video) dan mebel. Sementara kontraksi penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi dipengaruhi oleh penurunan penjualan komoditas mainan anak dan alat tulis.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, perlambatan penjualan ritel terutama terjadi pada kelompok makanan. Sementara itu, kelompok sandang dan bahan bakar kendaraan mengalami kontraksi pertumbuhan.

Melansir keterangan tertulis BI, Minggu (11/12/2016), pertumbuhan penjualan eceran kelompok makanan melambat dari 9,9% year on year (yoy) menjadi 4,0% (yoy). Sementara untuk penjualan eceran lainnya atau non makanan tumbuh dari 11,8% (yoy) menjadi 13% (yoy).

Pada kelompok non makanan, pertumbuhan secara tahunan tertinggi terjadi pada kelompok suku cadang dan asesoris 25,5% (yoy), diikuti oleh kelompok perlengkapan informasi dan komunikasi 22,5% (yoy) dan barang budaya dan rekreasi 11,6% (yoy).

Secara bulanan, penjualan riil periode Oktober 2016 tumbuh sebesar -0,3% (mtm), lebih rendah dibandingkan Agustus 2016 sebesar -0,05%. Penjualan beberapa kelompok komoditas tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan, dengan kontraksi terbesar pada penjualan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya -3,9% (mtm), diikuti oleh kelompok barang budaya dan rekreasi -2,5% dan barang lainnya -2,3%.

Kontraksi pertumbuhan penjualan kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya, antara lain dipengaruhi oleh penurunan penjualan produk elektrik (selain audio/video) dan mebel. Sementara kontraksi penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi dipengaruhi oleh penurunan penjualan komoditas mainan anak dan alat tulis.</content:encoded></item></channel></rss>
