<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Ini Didesain Tahan Angin Topan dan Badai</title><description>Rumah ini didesain oleh 1100 Architect, biro desain yang memiliki kantor di New York (Amerika Serikat) dan Frankfurt (Jerman).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/17/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/12/17/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai"/><item><title>Rumah Ini Didesain Tahan Angin Topan dan Badai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/17/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/12/17/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai</guid><pubDate>Sabtu 17 Desember 2016 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Rumah123.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/16/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai-C9CbCg64q0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: dezeen</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/16/470/1568828/rumah-ini-didesain-tahan-angin-topan-dan-badai-C9CbCg64q0.jpg</image><title>Foto: dezeen</title></images><description>JAKARTA - Rumah pantai ini memang keren dengan berbentuk kotak dan berdesain modern kontemporer dan minimalis. Rumah mewah ini berada di Pulau Ikema, sebuah pulau kecil yang hanya memiliki luas 2,6 kilometer persegi.
Pulau Ikema terhubung dengan pulau yang lebih besar yaitu Pulau Miyako lewat sebuah jembatan sepanjang 1.500 meter. Pulau-pula ini berada di prefektur Okinawa, Jepang.
Rumah ini didesain oleh 1100 Architect, biro desain yang memiliki kantor di New York (Amerika Serikat) dan Frankfurt (Jerman).

Rumah ini dimiliki oleh seorang pemilik galeri seni. Dia besar di pulau ini dan ingin ada rumah peristirahatan bagi keluarganya.
Lantaran berada di tepi pantai, pemandangan paling indah tentu saja pantai dan juga Laut Tiongkok Selatan. Semua kamar tidur dan ruang tamu menghadap ke laut.
Rumah ini memiliki dua kamar tidur dan dua kamar mandi, dapur terbuka yang besar, ruang makan, ruang tamu, dan dua ruangan dengan tatami, tikar tradisional khas Jepang.
Tidak ketinggalan, rumah ini memiliki sebuah kolam renang dengan panjang 10 meter dengan pemandangan laut.
Akses masuk ke rumah ada dua, privat dan publik. Akses privat melalui tangga atau lift melalui carport.
Sementara akses menuju kolam renang atau pantai pribadi bisa melalui pintu dekat teras. Untuk menuju pantai, ada jalan setapak yang sengaja dibuat.

Biro arsitek 1100 Architect mendesain interior rumah mewah ini dengan sesederhana mungkin. Alasannya, agar semua penghuni terfokus pada pemandangan indah laut.
Maka, desain rumah ini pun memiliki dua lantai dengan semua ruangan utama berada di lantai dua. &amp;ldquo;Dengan mengangkat tinggi rumah di atas tanah, arsitektur rumah ini menjaga dan melestarikan karakter alami lanskap,&amp;rdquo; ujar founding partner 1100 Architect, Juergen Riehm kepada Dezeen.
By the way, yang tidak kalah keren dari rumah ini adalah penggunaan material yang memang ditujukan agar rumah bisa tahan terhadap angin topan dan badan yang sering terjadi di Okinawa.
Struktur beton pun diperkuat, begitu juga dengan kaca yang anti guncangan. Bahkan, kaca di sekeliling rumah ini bisa dilindungi oleh lapisan pelindung aluminium yang disembunyikan saat tidak dipakai.
Tertarik bikin rumah serupa di Indonesia? Tenang saja, angin di Indonesia belum sedahsyat seperti di Jepang, Tiongkok, atau Filipina kok.</description><content:encoded>JAKARTA - Rumah pantai ini memang keren dengan berbentuk kotak dan berdesain modern kontemporer dan minimalis. Rumah mewah ini berada di Pulau Ikema, sebuah pulau kecil yang hanya memiliki luas 2,6 kilometer persegi.
Pulau Ikema terhubung dengan pulau yang lebih besar yaitu Pulau Miyako lewat sebuah jembatan sepanjang 1.500 meter. Pulau-pula ini berada di prefektur Okinawa, Jepang.
Rumah ini didesain oleh 1100 Architect, biro desain yang memiliki kantor di New York (Amerika Serikat) dan Frankfurt (Jerman).

Rumah ini dimiliki oleh seorang pemilik galeri seni. Dia besar di pulau ini dan ingin ada rumah peristirahatan bagi keluarganya.
Lantaran berada di tepi pantai, pemandangan paling indah tentu saja pantai dan juga Laut Tiongkok Selatan. Semua kamar tidur dan ruang tamu menghadap ke laut.
Rumah ini memiliki dua kamar tidur dan dua kamar mandi, dapur terbuka yang besar, ruang makan, ruang tamu, dan dua ruangan dengan tatami, tikar tradisional khas Jepang.
Tidak ketinggalan, rumah ini memiliki sebuah kolam renang dengan panjang 10 meter dengan pemandangan laut.
Akses masuk ke rumah ada dua, privat dan publik. Akses privat melalui tangga atau lift melalui carport.
Sementara akses menuju kolam renang atau pantai pribadi bisa melalui pintu dekat teras. Untuk menuju pantai, ada jalan setapak yang sengaja dibuat.

Biro arsitek 1100 Architect mendesain interior rumah mewah ini dengan sesederhana mungkin. Alasannya, agar semua penghuni terfokus pada pemandangan indah laut.
Maka, desain rumah ini pun memiliki dua lantai dengan semua ruangan utama berada di lantai dua. &amp;ldquo;Dengan mengangkat tinggi rumah di atas tanah, arsitektur rumah ini menjaga dan melestarikan karakter alami lanskap,&amp;rdquo; ujar founding partner 1100 Architect, Juergen Riehm kepada Dezeen.
By the way, yang tidak kalah keren dari rumah ini adalah penggunaan material yang memang ditujukan agar rumah bisa tahan terhadap angin topan dan badan yang sering terjadi di Okinawa.
Struktur beton pun diperkuat, begitu juga dengan kaca yang anti guncangan. Bahkan, kaca di sekeliling rumah ini bisa dilindungi oleh lapisan pelindung aluminium yang disembunyikan saat tidak dipakai.
Tertarik bikin rumah serupa di Indonesia? Tenang saja, angin di Indonesia belum sedahsyat seperti di Jepang, Tiongkok, atau Filipina kok.</content:encoded></item></channel></rss>
