<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Awal Memulai Usaha</title><description>Banyak orang yang bermimpi untuk menjadi menjadi pengusaha sukses. Namun tak sedikit pula yang bingung memulainya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha"/><item><title>Strategi Awal Memulai Usaha</title><link>https://economy.okezone.com/read/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2016 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Danang Sugianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha-fCB0LW0swU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/12/22/320/1573592/strategi-awal-memulai-usaha-fCB0LW0swU.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Banyak orang yang bermimpi untuk menjadi menjadi pengusaha sukses. Namun tak sedikit pula yang bingung untuk melakukan langkah pertama di ranah bisnis.

Perencana Keuangan dari MRE Financial Diana Sandjaja menjelaskan, untuk memulai usaha yang pertama kali dilakukan adalah melakukan pengamatan di sekitar kita. Sebab dengan begitu kita bisa mendapatkan inspirasi untuk memulai bisnis.

&quot;Mencari bisnis yang cocok untuk digeluti memang bukan perkara yang mudah, tetapi bukan halangan untuk tetap mewujudkan cita-cita. Bisa mencari tahu kebutuhan-kebutuhan apalagi di lingkungan yang  belum dapat dipenuhi. Jeli melihat peluang, melakukan inovasi dan kreatif tentunya juga diperlukan,&quot; tuturnya.

Selain itu, diperlukan juga persiapan diri untuk memupuk mental seorang pengusaha. Di mana harus mampu mentransformasikan ancaman menjadi peluang dan siap mengelola sumber daya yang dimiliki, serta iap menghadapi pasang surut usaha yang mungkin terjadi.

&quot;Coba geluti satu jenis usaha terlebih dahulu, mulai dari yang bisa lakukan, dan bisa memenuhi kebutuhan pasar. Asah kemampuan tersebut dan lakukan analisa SWOT ( Strength, Weakness, Opportunity and Threat) dari usaha tersebut. Jangan segan untuk menerima masukan dari pelanggan, rekan bisnis serta melakukan perbaikan-perbaikan hingga menemukan formula yang efisien,&quot; tambahnya.

Selain itu, lakukan perluasan wawasan, menambah networking, terus belajar dan siap untuk menghadapi kegagalan. Hal-hal itu wajib menjadi sifat dasar yang dimiliki pengusaha. Berani bangkit dari kegagalan akan mengasah kepekaan jiwa seorang entrepreneur untuk bersiap menyongsong kesuksesan.

Jika masih muda tentu masih memiliki kesempatan untuk belajar, gunakanlah dengan fokus untuk mencari ilmu bukan sekedar meningkatkan  penghasilan. Di samping itu, dukungan dari orang sekitar juga diperlukan, agar menjadi mentor dan teman untuk diajak berdiskusi mencari bentuk usaha yang bisa dijalankan.

&quot;Dan jangan lupa untuk selalu memegang impian dengan tekad yang bulat insya Allah akan membawa Mas Syafaat pada kondisi yang diinginkan,&quot; tandasnya. (dng)</description><content:encoded>JAKARTA - Banyak orang yang bermimpi untuk menjadi menjadi pengusaha sukses. Namun tak sedikit pula yang bingung untuk melakukan langkah pertama di ranah bisnis.

Perencana Keuangan dari MRE Financial Diana Sandjaja menjelaskan, untuk memulai usaha yang pertama kali dilakukan adalah melakukan pengamatan di sekitar kita. Sebab dengan begitu kita bisa mendapatkan inspirasi untuk memulai bisnis.

&quot;Mencari bisnis yang cocok untuk digeluti memang bukan perkara yang mudah, tetapi bukan halangan untuk tetap mewujudkan cita-cita. Bisa mencari tahu kebutuhan-kebutuhan apalagi di lingkungan yang  belum dapat dipenuhi. Jeli melihat peluang, melakukan inovasi dan kreatif tentunya juga diperlukan,&quot; tuturnya.

Selain itu, diperlukan juga persiapan diri untuk memupuk mental seorang pengusaha. Di mana harus mampu mentransformasikan ancaman menjadi peluang dan siap mengelola sumber daya yang dimiliki, serta iap menghadapi pasang surut usaha yang mungkin terjadi.

&quot;Coba geluti satu jenis usaha terlebih dahulu, mulai dari yang bisa lakukan, dan bisa memenuhi kebutuhan pasar. Asah kemampuan tersebut dan lakukan analisa SWOT ( Strength, Weakness, Opportunity and Threat) dari usaha tersebut. Jangan segan untuk menerima masukan dari pelanggan, rekan bisnis serta melakukan perbaikan-perbaikan hingga menemukan formula yang efisien,&quot; tambahnya.

Selain itu, lakukan perluasan wawasan, menambah networking, terus belajar dan siap untuk menghadapi kegagalan. Hal-hal itu wajib menjadi sifat dasar yang dimiliki pengusaha. Berani bangkit dari kegagalan akan mengasah kepekaan jiwa seorang entrepreneur untuk bersiap menyongsong kesuksesan.

Jika masih muda tentu masih memiliki kesempatan untuk belajar, gunakanlah dengan fokus untuk mencari ilmu bukan sekedar meningkatkan  penghasilan. Di samping itu, dukungan dari orang sekitar juga diperlukan, agar menjadi mentor dan teman untuk diajak berdiskusi mencari bentuk usaha yang bisa dijalankan.

&quot;Dan jangan lupa untuk selalu memegang impian dengan tekad yang bulat insya Allah akan membawa Mas Syafaat pada kondisi yang diinginkan,&quot; tandasnya. (dng)</content:encoded></item></channel></rss>
