<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya STNK Cs hingga Listrik Naik, Buruh Siap Kepung Jakarta   </title><description>Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia siap menuntut pemerintah melalui aksi unjuk rasa (demo) 6 Februari 2017.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/09/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/01/09/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta"/><item><title>Biaya STNK Cs hingga Listrik Naik, Buruh Siap Kepung Jakarta   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/09/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/01/09/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta</guid><pubDate>Senin 09 Januari 2017 05:51 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/07/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta-IIilRQvFYu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi STNK. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/07/320/1585748/biaya-stnk-cs-hingga-listrik-naik-buruh-siap-kepung-jakarta-IIilRQvFYu.jpg</image><title>Ilustrasi STNK. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia siap menuntut pemerintah melalui aksi unjuk rasa (demo) 6 Februari 2017. Bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Aspek akan menyuarakan penolakan kenaikan tarif listrik, bahan bakar minyak (BBM), biaya surat-surat kendaraan bermotor, dan bahan pangan pokok.

&quot;Insya Allah tanggal 6 Februari kita siapkan aksi besar bersama KSPI. Kita akan suarakan penolakan kehadiran tenaga asal China, hingga kenaikan BBM, kebutuhan bahan pokok, listrik. Kita menolak,&quot; tegas Ketua Umum Aspek Indonesia Mirah Sumirat saat dihubungi Okezone.

Adapun tuntutan yang akan disuarakan yakni meminta pemerintah meninjau kembali tarif surat kendaraan bermotor, penyesuaian listrik dengan adanya pencabutan subsidi listrik ditiadakan. Kemudian, penyesuaian harga BBM dihitung secara realistis, serta kenaikan harga bahan pokok harus segera distabilkan.

&quot;Khusus untuk bahan pangan ini harus segera dilakukan, kami akan minta itu pada pemerintah. Kami curiga dengan lonjakan harga yang terus naik, nanti pemerintah kembali buka bahan impor. Semua akan kita suarakan,&quot; tuturnya.

Sekadar informasi, pemerintah sudah menetapkan beberapa kenaikan tarif. Di antaranya tarif dasar listrik (TDL) yang naik hingga 100%, kemudian kenaikan tarif surat kendaraan bermotor maksimal 300%, hingga kenaikan sejumlah bahan pokok seperti cabai rawit merah di atas Rp100.000 per kilogram (kg), dan daging sapi. Belum lagi adanya rencana menaikan tarif BBM jenis solar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia siap menuntut pemerintah melalui aksi unjuk rasa (demo) 6 Februari 2017. Bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Aspek akan menyuarakan penolakan kenaikan tarif listrik, bahan bakar minyak (BBM), biaya surat-surat kendaraan bermotor, dan bahan pangan pokok.

&quot;Insya Allah tanggal 6 Februari kita siapkan aksi besar bersama KSPI. Kita akan suarakan penolakan kehadiran tenaga asal China, hingga kenaikan BBM, kebutuhan bahan pokok, listrik. Kita menolak,&quot; tegas Ketua Umum Aspek Indonesia Mirah Sumirat saat dihubungi Okezone.

Adapun tuntutan yang akan disuarakan yakni meminta pemerintah meninjau kembali tarif surat kendaraan bermotor, penyesuaian listrik dengan adanya pencabutan subsidi listrik ditiadakan. Kemudian, penyesuaian harga BBM dihitung secara realistis, serta kenaikan harga bahan pokok harus segera distabilkan.

&quot;Khusus untuk bahan pangan ini harus segera dilakukan, kami akan minta itu pada pemerintah. Kami curiga dengan lonjakan harga yang terus naik, nanti pemerintah kembali buka bahan impor. Semua akan kita suarakan,&quot; tuturnya.

Sekadar informasi, pemerintah sudah menetapkan beberapa kenaikan tarif. Di antaranya tarif dasar listrik (TDL) yang naik hingga 100%, kemudian kenaikan tarif surat kendaraan bermotor maksimal 300%, hingga kenaikan sejumlah bahan pokok seperti cabai rawit merah di atas Rp100.000 per kilogram (kg), dan daging sapi. Belum lagi adanya rencana menaikan tarif BBM jenis solar.</content:encoded></item></channel></rss>
