<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Ketatnya Penjagaan Pabrik Percetakan Uang Milik Peruri</title><description>Uang adalah kata yang akrab di telinga siapa saja. Fungsinya sebagai alat pembayaran membuat setiap orang memerlukannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri"/><item><title>Intip Ketatnya Penjagaan Pabrik Percetakan Uang Milik Peruri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri</guid><pubDate>Rabu 18 Januari 2017 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri-0YXZj7Q6vc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/18/20/1594597/intip-ketatnya-penjagaan-pabrik-percetakan-uang-milik-peruri-0YXZj7Q6vc.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>
KARAWANG - Uang adalah kata yang akrab di telinga siapa saja. Fungsinya sebagai alat pembayaran membuat setiap orang memerlukannya. Di Indonesia, uang yang digunakan dalam bertransaksi adalah Uang Rupiah.
Uang rupiah diproduksi oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peruri. Kini Peruri memproduksi Rupiah di kawasan Karawang, Jawa Barat.
Kali ini, Okezone berkesempatan mengunjungi pabrik produksi uang di Desa Parung Mulya, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Kawasan produksi Peruri memiliki penjagaan yang sangat ketat.
Masuk di gerbang utama, pengunjung harus melewati pemeriksaan petugas dan menukar identitas dengan kartu pengunjung. Kemudian pengunjung akan kembali melewati pemeriksaan kedua saat masuk pabrik pencetakan uang kertas.
Di kawasan ini, pabrik uang kertas dan uang logam berada di gedung yang berbeda. Setelah melalui pemeriksaan kedua, tibalah pada pabrik pencetakan uang kertas. Kawasan produksi di Karawang ini di resmikan pada 2005 oleh Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Jangan Harap Bisa Bawa HP Masuk
Tak kalah ketat, di pabrik percetakan uang kertas, pengunjung tidak diizinkan membawa apapun ke dalam pabrik. Seluruh bawaan pengunjung disimpan dalam locker yang telah disediakan.
&quot;Tas, dompet, handphone, kamera semua di simpan di loker,&quot; ujar salah satu karyawan yang memandu kunjungan media di kawasan Produksi Peruri, Rabu (18/1/2017).
Dalam melakukan kunjungan, beberapa larangan antara lain tidak boleh Membawa senjata Api, Senjata Tajam dan Bahan Berbahaya, Membawa alat potret/camera/ tustel, camera video, hand phone dan hanya boleh meliput obyek-obyek yang telah ditentukan, Dilarang Membawa semua jenis Uang Kertas dan Uang Logam Bank Indonesia, produk buatan Peruri (khusus kunjungan di lokasi produksi), Tidak boleh Merokok, makan, minum, kecuali pada tempat yang diperbolehkan serta tidak diizinkan mengenakan celana jeans, celana pendek, kaos dan sandal.</description><content:encoded>
KARAWANG - Uang adalah kata yang akrab di telinga siapa saja. Fungsinya sebagai alat pembayaran membuat setiap orang memerlukannya. Di Indonesia, uang yang digunakan dalam bertransaksi adalah Uang Rupiah.
Uang rupiah diproduksi oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peruri. Kini Peruri memproduksi Rupiah di kawasan Karawang, Jawa Barat.
Kali ini, Okezone berkesempatan mengunjungi pabrik produksi uang di Desa Parung Mulya, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat. Kawasan produksi Peruri memiliki penjagaan yang sangat ketat.
Masuk di gerbang utama, pengunjung harus melewati pemeriksaan petugas dan menukar identitas dengan kartu pengunjung. Kemudian pengunjung akan kembali melewati pemeriksaan kedua saat masuk pabrik pencetakan uang kertas.
Di kawasan ini, pabrik uang kertas dan uang logam berada di gedung yang berbeda. Setelah melalui pemeriksaan kedua, tibalah pada pabrik pencetakan uang kertas. Kawasan produksi di Karawang ini di resmikan pada 2005 oleh Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Jangan Harap Bisa Bawa HP Masuk
Tak kalah ketat, di pabrik percetakan uang kertas, pengunjung tidak diizinkan membawa apapun ke dalam pabrik. Seluruh bawaan pengunjung disimpan dalam locker yang telah disediakan.
&quot;Tas, dompet, handphone, kamera semua di simpan di loker,&quot; ujar salah satu karyawan yang memandu kunjungan media di kawasan Produksi Peruri, Rabu (18/1/2017).
Dalam melakukan kunjungan, beberapa larangan antara lain tidak boleh Membawa senjata Api, Senjata Tajam dan Bahan Berbahaya, Membawa alat potret/camera/ tustel, camera video, hand phone dan hanya boleh meliput obyek-obyek yang telah ditentukan, Dilarang Membawa semua jenis Uang Kertas dan Uang Logam Bank Indonesia, produk buatan Peruri (khusus kunjungan di lokasi produksi), Tidak boleh Merokok, makan, minum, kecuali pada tempat yang diperbolehkan serta tidak diizinkan mengenakan celana jeans, celana pendek, kaos dan sandal.</content:encoded></item></channel></rss>
