<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut 'Bongkar' Jalur Kereta Peti Kemas Tanjung Priok</title><description>Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berencana  mengexercise (mengkaji ulang) jalur kereta api peti kemas JICT.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-peti-kemas-tanjung-priok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-peti-kemas-tanjung-priok"/><item><title>Menko Luhut 'Bongkar' Jalur Kereta Peti Kemas Tanjung Priok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-peti-kemas-tanjung-priok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-peti-kemas-tanjung-priok</guid><pubDate>Senin 23 Januari 2017 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-petikemas-tanjung-priok-xEjVTnIZJh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/01/23/320/1598558/menko-luhut-bongkar-jalur-kereta-petikemas-tanjung-priok-xEjVTnIZJh.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berencana mengexercise (mengkaji ulang) jalur kereta api (KA) peti kemas JICT. Tujuannya supaya tidak double handling (penangan ganda) yang dampaknya pada cost logistik perusahaan.
Luhut mengatakan, dalam rangka exercise jalur KA peti kemas, pihaknya akan melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pelindo II.  Menurutnya, tingkat efisiensi di Pelabuhan Tanjung Priok sudah lebih bagus, tapi akan lebih ditingkatkan lagi efisiensinya.
&quot;Kita lihat efisiensinya. Exercise kita semua dalami. Sekarang efisiensi cost sudah Rp1,5 juta per box kontainer, kalau bisa lebih murah lagi, yang penting produktif,&quot; tuturnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1/2017).
Untuk masalah mengkaji ulang jalur KA peti kemas, pihaknya akan lebih mendalaminya dalam pertemuan dengan sejumlah stakeholder dan kementerian terkait. Supaya efisiensi cost nantinya bisa lebih transparan dan bagus.
&quot;Tanggal 26 (Januari 2017) sore kita akan rapat, bicara soal ini. Efisiensi middle margin mereka (perusahaan) kan tinggi di atas 35%. Supaya efisiensi lebih bagus,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berencana mengexercise (mengkaji ulang) jalur kereta api (KA) peti kemas JICT. Tujuannya supaya tidak double handling (penangan ganda) yang dampaknya pada cost logistik perusahaan.
Luhut mengatakan, dalam rangka exercise jalur KA peti kemas, pihaknya akan melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pelindo II.  Menurutnya, tingkat efisiensi di Pelabuhan Tanjung Priok sudah lebih bagus, tapi akan lebih ditingkatkan lagi efisiensinya.
&quot;Kita lihat efisiensinya. Exercise kita semua dalami. Sekarang efisiensi cost sudah Rp1,5 juta per box kontainer, kalau bisa lebih murah lagi, yang penting produktif,&quot; tuturnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1/2017).
Untuk masalah mengkaji ulang jalur KA peti kemas, pihaknya akan lebih mendalaminya dalam pertemuan dengan sejumlah stakeholder dan kementerian terkait. Supaya efisiensi cost nantinya bisa lebih transparan dan bagus.
&quot;Tanggal 26 (Januari 2017) sore kita akan rapat, bicara soal ini. Efisiensi middle margin mereka (perusahaan) kan tinggi di atas 35%. Supaya efisiensi lebih bagus,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
