<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   TKI Indonesia Kalah Saing dari Filipina   </title><description>Tenaga Kerja Indonesia (TKI) saat ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/04/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/02/04/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina"/><item><title>   TKI Indonesia Kalah Saing dari Filipina   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/04/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/02/04/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2017 06:21 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/03/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina-EcGJwgESTc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi TKI. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/03/320/1609210/tki-indonesia-kalah-saing-dari-filipina-EcGJwgESTc.jpg</image><title>Ilustrasi TKI. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) saat ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia. Namun, jumlah pemasukan dari devisa ekspor TKI Indonesia kalah saing dengan Filipina.

&quot;Soal ekspor TKI kita nilai tambahnya juga rendah. Kalah bersaing dengan TKI asal Filipina,&quot; ungkap Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira kepada Okezone.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menjadi TKI, maka dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya pedesaan.

&quot;Dalam jangka panjang model pertumbuhan ini enggak sustainable alias enggak sehat bagi ekonomi perdesaan, katena semakin banyak TKI keluar, pertanian tidak ada yang mengurus&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) saat ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia. Namun, jumlah pemasukan dari devisa ekspor TKI Indonesia kalah saing dengan Filipina.

&quot;Soal ekspor TKI kita nilai tambahnya juga rendah. Kalah bersaing dengan TKI asal Filipina,&quot; ungkap Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira kepada Okezone.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menjadi TKI, maka dalam jangka panjang akan berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya pedesaan.

&quot;Dalam jangka panjang model pertumbuhan ini enggak sustainable alias enggak sehat bagi ekonomi perdesaan, katena semakin banyak TKI keluar, pertanian tidak ada yang mengurus&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
