<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Patut Disimak, 5 Ide Usaha Out of The Box yang Menginspirasi!</title><description>Memiliki bisnis sampingan adalah impian sebagian orang yang ingin  mendapatkan pendapatan lebih di luar gaji bulanan. Namun, terkadang  bingung menjalankan usaha apa yang sesuai?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi"/><item><title>Patut Disimak, 5 Ide Usaha Out of The Box yang Menginspirasi!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi</guid><pubDate>Minggu 05 Februari 2017 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi-gEAkt7TIjZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok Halomoney.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/05/320/1609848/patut-disimak-5-ide-usaha-out-of-the-box-yang-menginspirasi-gEAkt7TIjZ.jpg</image><title>Foto: Dok Halomoney.</title></images><description>JAKARTA - Memiliki bisnis sampingan adalah impian sebagian orang yang ingin mendapatkan pendapatan lebih di luar gaji bulanan. Namun, terkadang bingung menjalankan usaha apa yang sesuai?
Tidak jarang para pengusaha justru mendapatkan peluang bisnis dari hal-hal di sekelilingnya. Kuncinya adalah jeli melihat peluang. Berikut ini, rangkuman inspirasi usaha Okezone.com dalam sepekan yang patut Anda simak.
1.  Budidaya Cacing Sutra
Sulitnya mencari cacing dan mahalnya harga pangan ikan, membuat seorang peternak ikan di kelurahan Siumbut Baru, Asahan, Sumatera Utara mengambil inisiatif untuk membudidayakan cacing sutra organik. Cacing tersebut sebagai pengganti pangan ikan yang sehat dan alami. Tidak hanya itu budi daya cacing sutra ini sangat menguntungkan karena mudah dijual di pasar terutama pasar ikan hias. Adalah Muhammad Ridwan Daulay yang telah sukses membudidayakan cacing sutra organik.
Hanya dalam waktu dua bulan sejak awal dikembangbiakan Ridwan sudah dapat memanen cacing sutra organik tersebut. Setidaknya dari 200 nampan miliknya dapat menghasilkan cacing sutra sebanyak lima puluh liter. &amp;ldquo;Untuk satu liter cacing sutra dapat dijual dipasaran seharga Rp40-50 ribu,&amp;rdquo; imbuhnya.
Klik Menimbang Profit dari Bisnis Cacing Sutra
2. Kain Tenun Disulap menjadi Tas dan Sepatu
 
Kain tenun di tangan seorang ibu di Jember ini ternyata tidak hanya digunakan untuk bahan baju, namun dapat juga menjadi sepatu dan tas cantik. Selain menarik, sepatu, tas dan baju dari kain tenun produksinya telah merambah ke Asia hingga Eropa.
Kain tenun khas Jember itu dikembangkan oleh Iriane, sang penggagas, yang kini telah menjual produksi tenunnya itu hingga ke Amerika, Eropa dan Asia. Sebut saja Jerman, Belanda, Amerika, Philipina, Vietnam, Malaysia dan China, yang menyukai kain tenun khas Jember produksi Iriane.
Selain memesan langsung, para pembeli kain tenun Iriane dari berbagai negara itu juga kerap memesan lewat media sosial dalam partai kecil dan besar.
INSPIRASI BISNIS: Wih! Sepatu dari Kain Sepatu Ini Tembus Eropa3. Pengukir mimbar masjid.
Ribuan masjid maupun musala berdiri di Ibu Kota Provinsi Sumatera  Selatan ini. Hal ini menjadi peluang oleh seorang perajin ukiran khas  Palembang untuk mendulang Rupiah dengan membuat mimbar yang dikreasikan  dengan ukiran Palembang.
Dia adalah Ahmad Muslim, seorang perajin ukir khas Palembang. Di  kediamannya di jalan Letkol Adrianz Sukabangun Dua, Palembang sering  didatangi pengurus masjid yang ingin memesan mimbar, Setiawan salah  satunya. Warga kecamatan Sukarami ini memesan sebuah mimbar untuk Masjid  di komplek kediamannya. Menurutnya pembuat mimbar Masjid di Palembang  terbilang jarang, untuk itu depot ini dipilih, apalagi kreasinya rapi  dan bisa ditawar.
Minat yang melambung tinggi membuat kreasinya tak hanya dijual di  Palembang namun sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel. Untuk harga,  Ahmad mematok mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp27 juta tergantung ukuran  dan tingkat kerumitannya. Ia pun bisa meraih pendapatan jutaan rupiah  per bulannya.
Klik INSPIRASI BISNIS: Ukir Mimbar Masjid, Tarifnya hingga Rp27 Juta
4. Tulang Ikan Jadi Camilan yang Laris 
 
Siapa sangka tulang ikan yang dianggap sebagian orang tak  berguna dan bahkan bisa melukai. Justru menjadi pendulang rupiah bagi  seorang warga bernama Burlian Topo.
Burlian berhasil menyulap  tulang ikan belido menjadi camilan crispy yang renyah dan menggoyang  lidah. Burlian topo, 61 tahun, menciptakan penganan yang berbeda dari  biasanya, yakni krispi kulit berbahan tulang ikan belido. Berkat  beberapa kali percobaan, ia memilih daging tulang ikan belido yang  didapatkannya secara gratis, dari beberapa pasar tradisional di  Palembang.
Di pasar, daging Belido diambil pedagang untuk dijual  ke pembuat pempek, sementara tulang ikan dibiarkan berserakan. Setelah  diamati, Burlian Topo melihat struktur tulang ikan belido begitu rapi  dan mengandung kalsium.
Di mana untuk satu bungkus dengan berat seratus gram dijual dengan  harga Rp15 ribu. Berkat tingginya permintaan, topo meraup omzet puluhan  juta rupiah per bulannya.
Klik INSPIRASI BISNIS: Pria Ini Sulap Tulang Ikan Jadi Pundi-Pundi Rupiah
5. Menghidupkan Kembali Lampu yang Sudah Mati
Mungkin banyak orang yang tidak tahu, jika bola lampu yang sudah mati  itu ternyata masih bisa diperbaiki hingga akan kembali menyala seperti  semula. Hal ini tentunya bisa lebih menguntungkan bagi Anda, sebab biaya  servis bola lampu ini ternyata jauh lebih murah daripada membeli bola  lampu baru.
Sudah lebih dari dua tahun ini, usaha servis bola lampu ini dilakoni  oleh Dinar, seorang pria perantauan asal kota Trenggalek, Jawa Timur,  yang hijrah ke kota Sampit, Kalimantan Tengah. Usaha yang dilakoninya  ini memang bisa dikatakan jarang sekali ditemukan, sehingga masih banyak  orang yang belum mengetahui jika bola lampu yang sudah mati ternyata  masih bisa diperbaiki untuk dipergunakan kembali. Untuk biaya perbaikan  satu buah lampu, harganya terbilang cukup terjangkau, yaitu hanya  sebesar Rp5.000 dan biaya sebesar ini tentunya jauh lebih murah jika  dibandingkan dengan membeli sebuah bola lampu baru.
Klik INSPIRASI BISNIS: Servis Bola Lampu Terangkan Keuangan Pria Ini</description><content:encoded>JAKARTA - Memiliki bisnis sampingan adalah impian sebagian orang yang ingin mendapatkan pendapatan lebih di luar gaji bulanan. Namun, terkadang bingung menjalankan usaha apa yang sesuai?
Tidak jarang para pengusaha justru mendapatkan peluang bisnis dari hal-hal di sekelilingnya. Kuncinya adalah jeli melihat peluang. Berikut ini, rangkuman inspirasi usaha Okezone.com dalam sepekan yang patut Anda simak.
1.  Budidaya Cacing Sutra
Sulitnya mencari cacing dan mahalnya harga pangan ikan, membuat seorang peternak ikan di kelurahan Siumbut Baru, Asahan, Sumatera Utara mengambil inisiatif untuk membudidayakan cacing sutra organik. Cacing tersebut sebagai pengganti pangan ikan yang sehat dan alami. Tidak hanya itu budi daya cacing sutra ini sangat menguntungkan karena mudah dijual di pasar terutama pasar ikan hias. Adalah Muhammad Ridwan Daulay yang telah sukses membudidayakan cacing sutra organik.
Hanya dalam waktu dua bulan sejak awal dikembangbiakan Ridwan sudah dapat memanen cacing sutra organik tersebut. Setidaknya dari 200 nampan miliknya dapat menghasilkan cacing sutra sebanyak lima puluh liter. &amp;ldquo;Untuk satu liter cacing sutra dapat dijual dipasaran seharga Rp40-50 ribu,&amp;rdquo; imbuhnya.
Klik Menimbang Profit dari Bisnis Cacing Sutra
2. Kain Tenun Disulap menjadi Tas dan Sepatu
 
Kain tenun di tangan seorang ibu di Jember ini ternyata tidak hanya digunakan untuk bahan baju, namun dapat juga menjadi sepatu dan tas cantik. Selain menarik, sepatu, tas dan baju dari kain tenun produksinya telah merambah ke Asia hingga Eropa.
Kain tenun khas Jember itu dikembangkan oleh Iriane, sang penggagas, yang kini telah menjual produksi tenunnya itu hingga ke Amerika, Eropa dan Asia. Sebut saja Jerman, Belanda, Amerika, Philipina, Vietnam, Malaysia dan China, yang menyukai kain tenun khas Jember produksi Iriane.
Selain memesan langsung, para pembeli kain tenun Iriane dari berbagai negara itu juga kerap memesan lewat media sosial dalam partai kecil dan besar.
INSPIRASI BISNIS: Wih! Sepatu dari Kain Sepatu Ini Tembus Eropa3. Pengukir mimbar masjid.
Ribuan masjid maupun musala berdiri di Ibu Kota Provinsi Sumatera  Selatan ini. Hal ini menjadi peluang oleh seorang perajin ukiran khas  Palembang untuk mendulang Rupiah dengan membuat mimbar yang dikreasikan  dengan ukiran Palembang.
Dia adalah Ahmad Muslim, seorang perajin ukir khas Palembang. Di  kediamannya di jalan Letkol Adrianz Sukabangun Dua, Palembang sering  didatangi pengurus masjid yang ingin memesan mimbar, Setiawan salah  satunya. Warga kecamatan Sukarami ini memesan sebuah mimbar untuk Masjid  di komplek kediamannya. Menurutnya pembuat mimbar Masjid di Palembang  terbilang jarang, untuk itu depot ini dipilih, apalagi kreasinya rapi  dan bisa ditawar.
Minat yang melambung tinggi membuat kreasinya tak hanya dijual di  Palembang namun sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel. Untuk harga,  Ahmad mematok mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp27 juta tergantung ukuran  dan tingkat kerumitannya. Ia pun bisa meraih pendapatan jutaan rupiah  per bulannya.
Klik INSPIRASI BISNIS: Ukir Mimbar Masjid, Tarifnya hingga Rp27 Juta
4. Tulang Ikan Jadi Camilan yang Laris 
 
Siapa sangka tulang ikan yang dianggap sebagian orang tak  berguna dan bahkan bisa melukai. Justru menjadi pendulang rupiah bagi  seorang warga bernama Burlian Topo.
Burlian berhasil menyulap  tulang ikan belido menjadi camilan crispy yang renyah dan menggoyang  lidah. Burlian topo, 61 tahun, menciptakan penganan yang berbeda dari  biasanya, yakni krispi kulit berbahan tulang ikan belido. Berkat  beberapa kali percobaan, ia memilih daging tulang ikan belido yang  didapatkannya secara gratis, dari beberapa pasar tradisional di  Palembang.
Di pasar, daging Belido diambil pedagang untuk dijual  ke pembuat pempek, sementara tulang ikan dibiarkan berserakan. Setelah  diamati, Burlian Topo melihat struktur tulang ikan belido begitu rapi  dan mengandung kalsium.
Di mana untuk satu bungkus dengan berat seratus gram dijual dengan  harga Rp15 ribu. Berkat tingginya permintaan, topo meraup omzet puluhan  juta rupiah per bulannya.
Klik INSPIRASI BISNIS: Pria Ini Sulap Tulang Ikan Jadi Pundi-Pundi Rupiah
5. Menghidupkan Kembali Lampu yang Sudah Mati
Mungkin banyak orang yang tidak tahu, jika bola lampu yang sudah mati  itu ternyata masih bisa diperbaiki hingga akan kembali menyala seperti  semula. Hal ini tentunya bisa lebih menguntungkan bagi Anda, sebab biaya  servis bola lampu ini ternyata jauh lebih murah daripada membeli bola  lampu baru.
Sudah lebih dari dua tahun ini, usaha servis bola lampu ini dilakoni  oleh Dinar, seorang pria perantauan asal kota Trenggalek, Jawa Timur,  yang hijrah ke kota Sampit, Kalimantan Tengah. Usaha yang dilakoninya  ini memang bisa dikatakan jarang sekali ditemukan, sehingga masih banyak  orang yang belum mengetahui jika bola lampu yang sudah mati ternyata  masih bisa diperbaiki untuk dipergunakan kembali. Untuk biaya perbaikan  satu buah lampu, harganya terbilang cukup terjangkau, yaitu hanya  sebesar Rp5.000 dan biaya sebesar ini tentunya jauh lebih murah jika  dibandingkan dengan membeli sebuah bola lampu baru.
Klik INSPIRASI BISNIS: Servis Bola Lampu Terangkan Keuangan Pria Ini</content:encoded></item></channel></rss>
