<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BISNIS RUMAHAN: Jualan Nasi Uduk atau Nasi Kuning Modal Rp4 Jutaan, Begini Perhitungannya</title><description>Bisnis nasi uduk atau nasi kuning juga tidak lekang oleh waktu. Segmennya luas dan menyangkut kebutuhan primer.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya"/><item><title>BISNIS RUMAHAN: Jualan Nasi Uduk atau Nasi Kuning Modal Rp4 Jutaan, Begini Perhitungannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2017 17:29 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya-698UQFmtNz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: infobdg/Leohartadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/10/320/1614753/bisnis-rumahan-jualan-nasi-uduk-atau-nasi-kuning-modal-rp4-jutaan-begini-perhitungannya-698UQFmtNz.jpg</image><title>(Foto: infobdg/Leohartadi)</title></images><description>JAKARTA - Penjual nasi uduk atau nasi kuning kerap menjadi incaran pembeli. Ya, kedua menu tersebut merupakan makanan yang cocok disantap baik pagi atau malam hari. Selain ringan diperut, harganya pun tidak terlalu mahal.
Bisnis nasi uduk atau nasi kuning juga tidak lekang oleh waktu. Segmennya luas dan menyangkut kebutuhan primer.  Nah, dengan modal Rp4 jutaan, Anda bisa memulai usaha ini. Bagaimana caranya?
Tahap I, Persiapan Memulai Bisnis
1. Anda harus memiliki keahlian dalam mengolah masakan nasi uduk. Jika belum mahir, belajarlah terlebih dahulu hingga masakan Anda benar-benar layak dijual dan sesuai keinginan pasar.
2. Menyiapkan peralatan masak dan peralatan makan untuk pelanggan yang hendak makan di tempat.
3. Menyiapkan lauk-lauk pendamping sehingga membuat siapapun yang melihat menjadi semakin berselera, seperti olahan gorengan, semur jengkol atau sambal kacang yang khas.
Tahap II, Strategi Bisnis
1. Buatlah pembeda yang menarik antara nasi kuning atau uduk buatan Anda dengan pedagang lainnya. Misalnya, bisa berupa rasa yang khas atau jenis lauknya.
2. Menjaga kebersihan tempat usaha.
3. Selalu menjaga mutu dengan menggunakan bahan baku berkualitas
4. Sediakan lauk tambahan yang lebih inovatif sehingga pelanggan memiliki pilihan lauk yang lebih beragam.
Tahap III, Hambatan Bisnis
1. Nasi kuning atau uduk yang tidak laku pada hari itu akan terbuang sia-sia.
2. Persaingan dengan penjual nasi kuning atau uduk lainnya.
Tahap IV, Tips Sukses
1. Selalu menjadi yang pertama menjual sarapan sehingga Anda bisa mendapat pelanggan yang lebih dulu dibanding pedagang lainnya.
2. Tetapkan harga yang kompetitif
3. Sediakan minum gratis kepada konsumen.
4. Jika usaha di sekitar rumah sudah berhasil, Anda bisa menambah gerobak dan berjualan di pasar, kampus atau di tempat ramai lainnya.
Tahap V, Begini Perhitungannya
 




Investasi Awal 


&amp;nbsp;




Gerobak


Rp1.500.000




Peralatan Masak


Rp1.000.000




Peralatan Makan


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp; 300.000




Tenda


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp; 500.000




Kantong Plastik


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 75.000




Kertas Bungkus


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 50.000




Karet Gelang


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 20.000




Biaya bahan baku


Rp 1.250.000




Total Investasi Awal 


Rp4.695.000




* Asumsi: Harga jual nasi uduk Rp5.000, target minimal penjualan 50 porsi
Sumber : Diolah dari buku &amp;ldquo;Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir!&amp;rdquo; Penyusun Tim Aksara Plus, Penerbit Penebar Plus .</description><content:encoded>JAKARTA - Penjual nasi uduk atau nasi kuning kerap menjadi incaran pembeli. Ya, kedua menu tersebut merupakan makanan yang cocok disantap baik pagi atau malam hari. Selain ringan diperut, harganya pun tidak terlalu mahal.
Bisnis nasi uduk atau nasi kuning juga tidak lekang oleh waktu. Segmennya luas dan menyangkut kebutuhan primer.  Nah, dengan modal Rp4 jutaan, Anda bisa memulai usaha ini. Bagaimana caranya?
Tahap I, Persiapan Memulai Bisnis
1. Anda harus memiliki keahlian dalam mengolah masakan nasi uduk. Jika belum mahir, belajarlah terlebih dahulu hingga masakan Anda benar-benar layak dijual dan sesuai keinginan pasar.
2. Menyiapkan peralatan masak dan peralatan makan untuk pelanggan yang hendak makan di tempat.
3. Menyiapkan lauk-lauk pendamping sehingga membuat siapapun yang melihat menjadi semakin berselera, seperti olahan gorengan, semur jengkol atau sambal kacang yang khas.
Tahap II, Strategi Bisnis
1. Buatlah pembeda yang menarik antara nasi kuning atau uduk buatan Anda dengan pedagang lainnya. Misalnya, bisa berupa rasa yang khas atau jenis lauknya.
2. Menjaga kebersihan tempat usaha.
3. Selalu menjaga mutu dengan menggunakan bahan baku berkualitas
4. Sediakan lauk tambahan yang lebih inovatif sehingga pelanggan memiliki pilihan lauk yang lebih beragam.
Tahap III, Hambatan Bisnis
1. Nasi kuning atau uduk yang tidak laku pada hari itu akan terbuang sia-sia.
2. Persaingan dengan penjual nasi kuning atau uduk lainnya.
Tahap IV, Tips Sukses
1. Selalu menjadi yang pertama menjual sarapan sehingga Anda bisa mendapat pelanggan yang lebih dulu dibanding pedagang lainnya.
2. Tetapkan harga yang kompetitif
3. Sediakan minum gratis kepada konsumen.
4. Jika usaha di sekitar rumah sudah berhasil, Anda bisa menambah gerobak dan berjualan di pasar, kampus atau di tempat ramai lainnya.
Tahap V, Begini Perhitungannya
 




Investasi Awal 


&amp;nbsp;




Gerobak


Rp1.500.000




Peralatan Masak


Rp1.000.000




Peralatan Makan


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp; 300.000




Tenda


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp; 500.000




Kantong Plastik


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 75.000




Kertas Bungkus


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 50.000




Karet Gelang


Rp&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 20.000




Biaya bahan baku


Rp 1.250.000




Total Investasi Awal 


Rp4.695.000




* Asumsi: Harga jual nasi uduk Rp5.000, target minimal penjualan 50 porsi
Sumber : Diolah dari buku &amp;ldquo;Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir!&amp;rdquo; Penyusun Tim Aksara Plus, Penerbit Penebar Plus .</content:encoded></item></channel></rss>
