<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sentra Bunga Kalimalang Alami Lonjakan Konsumen</title><description>Sentra penjualan bunga di Jalan KH Noer Alie Kalimalang dekat Kampus Gunadharma Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami lonjakan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen"/><item><title>Sentra Bunga Kalimalang Alami Lonjakan Konsumen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2017 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen-ku7dZgiGbU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/02/14/320/1618409/sentra-bunga-kalimalang-alami-lonjakan-konsumen-ku7dZgiGbU.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
BEKASI - Sentra penjualan bunga di Jalan KH Noer Alie Kalimalang dekat Kampus Gunadharma Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami lonjakan transaksi hingga 100 persen selama perayaan Valentine.

&quot;Ramainya sudah dari Senin (13/2). Rata-rata konsumen berasal dari kalangan mahasiswa di Gunadharma dan warga sekitarnya,&quot; kata penjual bunga &quot;Floris&quot; Bayhaqie (40) di Bekasi, Selasa.

Menurut dia, omzet yang dikantonginya melonjak 100 persen dari transaksi normal pada hari biasa.

&quot;Biasanya saya ngantongin keuntungan Rp500 ribu per hari, tapi sudah dua hari ini saya kantongi sampai Rp1 juta per hari,&quot; katanya.

Pada perayaan valentine kali ini, pihaknya membandrol harga bunga jenis mawar merahn mawar putih, casablancan babygreat dan grisan seharga Rp15 ribu per tangkai.

&quot;Yang paling laris sekarang jenis mawar untuk diberikan pada orang tersayang, bisa pacarn istri atau keluarga,&quot; katanya.

Tidak sedikit pula konsumen yang merangkai 5-20 tangkai bunga dalam satu kemasan, sehinga keuntungan yang diperoleh menjadi berlipat.

Mereka masih pada muda juga, usianyanya kisaran 17 dan 18 tahun, dan rata - rata yang beli di toko kita adalah laki-laki. Kalau perempuan jarang,&quot; katanya.

Salah satu konsumen, Ramdhani (25), mengaku rutin membeli bunga setiap valentine di kios tersebut untuk diberikan kepada tunangannya.

&quot;Kalau tunangan saya lebih senang bunga yang dioplos dari beberapa jenis jadi lebih berwarna,&quot; katanya.

Mahasiswa Gunadharma Bekasi itu mengaku merogoh kocek Rp125 ribu untuk membeli bunga tersebut.</description><content:encoded>
BEKASI - Sentra penjualan bunga di Jalan KH Noer Alie Kalimalang dekat Kampus Gunadharma Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami lonjakan transaksi hingga 100 persen selama perayaan Valentine.

&quot;Ramainya sudah dari Senin (13/2). Rata-rata konsumen berasal dari kalangan mahasiswa di Gunadharma dan warga sekitarnya,&quot; kata penjual bunga &quot;Floris&quot; Bayhaqie (40) di Bekasi, Selasa.

Menurut dia, omzet yang dikantonginya melonjak 100 persen dari transaksi normal pada hari biasa.

&quot;Biasanya saya ngantongin keuntungan Rp500 ribu per hari, tapi sudah dua hari ini saya kantongi sampai Rp1 juta per hari,&quot; katanya.

Pada perayaan valentine kali ini, pihaknya membandrol harga bunga jenis mawar merahn mawar putih, casablancan babygreat dan grisan seharga Rp15 ribu per tangkai.

&quot;Yang paling laris sekarang jenis mawar untuk diberikan pada orang tersayang, bisa pacarn istri atau keluarga,&quot; katanya.

Tidak sedikit pula konsumen yang merangkai 5-20 tangkai bunga dalam satu kemasan, sehinga keuntungan yang diperoleh menjadi berlipat.

Mereka masih pada muda juga, usianyanya kisaran 17 dan 18 tahun, dan rata - rata yang beli di toko kita adalah laki-laki. Kalau perempuan jarang,&quot; katanya.

Salah satu konsumen, Ramdhani (25), mengaku rutin membeli bunga setiap valentine di kios tersebut untuk diberikan kepada tunangannya.

&quot;Kalau tunangan saya lebih senang bunga yang dioplos dari beberapa jenis jadi lebih berwarna,&quot; katanya.

Mahasiswa Gunadharma Bekasi itu mengaku merogoh kocek Rp125 ribu untuk membeli bunga tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
