<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   DJP Siapkan 2 Ujung Tombak Periksa Data Pajak   </title><description>Ada dua ujung tombak yang tengah dipersiapkan DJP supaya reformasi perpajakan dapat tercapai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak"/><item><title>   DJP Siapkan 2 Ujung Tombak Periksa Data Pajak   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2017 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak-7IeMQi03OK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ditjen Pajak. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/01/320/1631570/djp-siapkan-2-ujung-tombak-periksa-data-pajak-7IeMQi03OK.jpg</image><title>Ilustrasi Ditjen Pajak. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pajaka (DJP) memperkuat institusi untuk menghadapi berakhirnya program pengampunan pajak (tax amnesty). Ada dua ujung tombak yang tengah dipersiapkan DJP supaya reformasi perpajakan dapat tercapai.

Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Angin Prayitno Aji mengatakan, dua ujung tombak yang disiapkan yakni account represntatvie (AR) dan fungsional pemeriksa.

Tugas keduanya, yakni meyakinkan wajib pajak yang telah mengikuti tax amnesty benar-benar laporannya sesuai dengan jumlah hartanya. Tak hanya itu, ujung tombak ini akan memeriksa wajib pajak yang selama ini tidak mengikuti tax amnesty.

&quot;(Tugas) pasca-tax amnesty, fungsional pemeriksa ditambah double 4.845. Nanti ditambah juga AR. Tugas AR menghimbau kemudian ditindaklanjuti pemeriksaan,&quot;tuturnya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Selama ini, AR hanya bertugas sebagai pelayan dan konsultasi. Namun pasca berakhirnya tax amnesty, tugas AR menjadi pemeriksaan wajib pajak. Dengan begitu pemeriksaan pajak pun menjadi dua kali lipat.

&quot;Nanti ada satu supervisor fungsional pemeriksa. Kalau himbauan tidak tindaklanjuti kami lakukan pemeriksaan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pajaka (DJP) memperkuat institusi untuk menghadapi berakhirnya program pengampunan pajak (tax amnesty). Ada dua ujung tombak yang tengah dipersiapkan DJP supaya reformasi perpajakan dapat tercapai.

Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP Angin Prayitno Aji mengatakan, dua ujung tombak yang disiapkan yakni account represntatvie (AR) dan fungsional pemeriksa.

Tugas keduanya, yakni meyakinkan wajib pajak yang telah mengikuti tax amnesty benar-benar laporannya sesuai dengan jumlah hartanya. Tak hanya itu, ujung tombak ini akan memeriksa wajib pajak yang selama ini tidak mengikuti tax amnesty.

&quot;(Tugas) pasca-tax amnesty, fungsional pemeriksa ditambah double 4.845. Nanti ditambah juga AR. Tugas AR menghimbau kemudian ditindaklanjuti pemeriksaan,&quot;tuturnya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Selama ini, AR hanya bertugas sebagai pelayan dan konsultasi. Namun pasca berakhirnya tax amnesty, tugas AR menjadi pemeriksaan wajib pajak. Dengan begitu pemeriksaan pajak pun menjadi dua kali lipat.

&quot;Nanti ada satu supervisor fungsional pemeriksa. Kalau himbauan tidak tindaklanjuti kami lakukan pemeriksaan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
