<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: Indonesia Tak Perlu Lagi Impor Trafo Berukuran 500 Kv</title><description>Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan apresiasi Terhadap PT XD Sakti Indonesia (PT XD SI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv"/><item><title>Menperin: Indonesia Tak Perlu Lagi Impor Trafo Berukuran 500 Kv</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv</guid><pubDate>Rabu 15 Maret 2017 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv-fJDUv4XMLq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/15/320/1643783/menperin-indonesia-tak-perlu-lagi-impor-trafo-berukuran-500-kv-fJDUv4XMLq.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan apresiasi Terhadap PT XD Sakti Indonesia (PT XD SI) membangun pabrik untuk produksi transformator (trafo) dengan ukuran dari 70 kilovolt hingga 500 kv.

Perusahaan tersebut telah menggelontorkan investasi tahap awal sebesar USD40 juta dan sampai sekarang sudah mencapai USD60 juta. Adapun total kucuran dana tersebut hingga USD100 juta atau Rp1,4 triliun.

Menperin Airlangga mengatakan, dengan diproduksinya trafo hingga 500 kv alhasil Indonesia tidak  perlu lagi melakukan impor trafo. &amp;ldquo;500 kv ini teknologinya tinggi dan kita memberikan apresiasi dengan dibangunnya pabrik trafo ini. Dan tingkat di dalam negeri untuk transmisi listrik. Dengan demikian kemampuan untuk trafo 500 kv tidak perlu impor lagi,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya, dengan dibukanya pabrik trafo ini sejalan dengan program 35.000 Megawatt yang dicetuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yakni untuk memenuhi kebutuhan listrik mayarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke . Selanjutnya, program 35.000 Megawatt diikuti program 46 ribu KM.

&amp;ldquo; Program 46 ribu km ini sepenuhnya diproduksi di dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.

Kesempatan yang sama,  Owner  CCM Group, Murdaya Widyawimarta Po mengucapkan terimakasih kepada Menperin  Airlangga Hartarto yang mendukung industri dalam negeri, khususnya produksi trafo.

&amp;ldquo;Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada Pak Menteri Perindustrian yang betul-betul memperhatikan industri dalam negeri. Jadi memberikan semangat kepada bagi yang memproduksi dalam negeri sehingga bisa menjadi lebih maju,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan apresiasi Terhadap PT XD Sakti Indonesia (PT XD SI) membangun pabrik untuk produksi transformator (trafo) dengan ukuran dari 70 kilovolt hingga 500 kv.

Perusahaan tersebut telah menggelontorkan investasi tahap awal sebesar USD40 juta dan sampai sekarang sudah mencapai USD60 juta. Adapun total kucuran dana tersebut hingga USD100 juta atau Rp1,4 triliun.

Menperin Airlangga mengatakan, dengan diproduksinya trafo hingga 500 kv alhasil Indonesia tidak  perlu lagi melakukan impor trafo. &amp;ldquo;500 kv ini teknologinya tinggi dan kita memberikan apresiasi dengan dibangunnya pabrik trafo ini. Dan tingkat di dalam negeri untuk transmisi listrik. Dengan demikian kemampuan untuk trafo 500 kv tidak perlu impor lagi,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya, dengan dibukanya pabrik trafo ini sejalan dengan program 35.000 Megawatt yang dicetuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yakni untuk memenuhi kebutuhan listrik mayarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke . Selanjutnya, program 35.000 Megawatt diikuti program 46 ribu KM.

&amp;ldquo; Program 46 ribu km ini sepenuhnya diproduksi di dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.

Kesempatan yang sama,  Owner  CCM Group, Murdaya Widyawimarta Po mengucapkan terimakasih kepada Menperin  Airlangga Hartarto yang mendukung industri dalam negeri, khususnya produksi trafo.

&amp;ldquo;Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada Pak Menteri Perindustrian yang betul-betul memperhatikan industri dalam negeri. Jadi memberikan semangat kepada bagi yang memproduksi dalam negeri sehingga bisa menjadi lebih maju,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
