<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUSINESS HITS: Fiskal Indonesia Tak Sanggup Cukupi Kebutuhan Pendidikan</title><description>Dalam APBN 2017, telah disepakati bahwa pendapatan negara adalah sebesar  Rp1.750 triliun dan belanja negara sebesar Rp2.080,45 triliun.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/18/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/03/18/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan"/><item><title>BUSINESS HITS: Fiskal Indonesia Tak Sanggup Cukupi Kebutuhan Pendidikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/03/18/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/03/18/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan</guid><pubDate>Sabtu 18 Maret 2017 03:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/17/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan-iCKLsWL4yh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/17/20/1645846/business-hits-fiskal-indonesia-tak-sanggup-cukupi-kebutuhan-pendidikan-iCKLsWL4yh.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Dalam APBN 2017, telah disepakati bahwa pendapatan negara adalah sebesar Rp1.750 triliun dan belanja negara sebesar Rp2.080,45 triliun. Artinya, terdapat besaran defisit pada tahun 2017 sebesar 2,41% terhadap PDB atau sebesar Rp330,16 triliun.
Terlihat, APBN Indonesia selalu dirancang dengan skema defisit. Artinya, belanja negara selalu lebih besar dibandingkan pemasukan setiap tahunnya.
Keadaan ini ternyata berdampak kepada pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah pendidikan vokasional. Menurut Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Rahma Iryanti, kondisi fiskal di Indonesia ternyata masih belum sanggup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan vokasional pada berbagai daerah.
Baca selengkapnya: Kondisi Fiskal Indonesia Tak Sanggup Cukupi Kebutuhan Lembaga Pendidikan Vokasional</description><content:encoded>
JAKARTA - Dalam APBN 2017, telah disepakati bahwa pendapatan negara adalah sebesar Rp1.750 triliun dan belanja negara sebesar Rp2.080,45 triliun. Artinya, terdapat besaran defisit pada tahun 2017 sebesar 2,41% terhadap PDB atau sebesar Rp330,16 triliun.
Terlihat, APBN Indonesia selalu dirancang dengan skema defisit. Artinya, belanja negara selalu lebih besar dibandingkan pemasukan setiap tahunnya.
Keadaan ini ternyata berdampak kepada pendidikan di Indonesia. Salah satunya adalah pendidikan vokasional. Menurut Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Rahma Iryanti, kondisi fiskal di Indonesia ternyata masih belum sanggup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan vokasional pada berbagai daerah.
Baca selengkapnya: Kondisi Fiskal Indonesia Tak Sanggup Cukupi Kebutuhan Lembaga Pendidikan Vokasional</content:encoded></item></channel></rss>
