<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah, Berlian Pink Termahal Diperebutkan Miliarder China</title><description>Berlian berukuran besar warna pink (merah muda) diperkirakan akan  memecahkan rekor dunia dengan nilai jual mencapai Rp800  miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china"/><item><title>Wah, Berlian Pink Termahal Diperebutkan Miliarder China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china</guid><pubDate>Selasa 04 April 2017 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china-lSwzRfClCa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SINDO</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/04/320/1658463/wah-berlian-pink-termahal-diperebutkan-miliarder-china-lSwzRfClCa.jpg</image><title>Foto: Koran SINDO</title></images><description>HONG KONG - Berlian berukuran besar warna pink (merah muda) diperkirakan akan memecahkan rekor dunia dengan nilai jual mencapai USD60 juta (Rp800 miliar) pada lelang di Sotheby&amp;rsquo;s, Hong Kong, hari ini.
 Berlian 59,6 karat itu akan diperebutkan para miliarder Asia, khususnya dari China. Berlian yang dijuluki sebagai &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; merupakan berlian terbesar yang pernah diukur oleh Gemological Institute of America (GIA). Sotheby&amp;rsquo;s sangat percaya diri kalau &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; akan memecahkan rekor penjualan. &amp;ldquo;Saya pikir itu akan terjual. Berlian itu akan menciptakan rekor baru dalam lelang perhiasan. Saya pikir lelang itu akan menjadi lelang yang sangat berharga,&amp;rdquo; kata Deputi Pim-pinan Sotheby&amp;rsquo;s Asia, Quek Chin Yeow, dilansir AFP.   Berlian itu memiliki ukuran 1,69 x 2,06 cm dengan berat 11,92 gram. Quek mengungkapkan, Hong Kong merupakan tempat terbaik untuk menjual &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;. &amp;ldquo;Pembeli Asia memecahkan rekor kategori lain untuk penjualan berlian dalam beberapa tahun terakhir,&amp;rdquo; ujar Quek. Sebelumnya, pada 2014, Sotheby&amp;rsquo;s pernah berhasil melelang berlian tersebut dengan nilai USD83,2 juta. Namun pemenang lelang itu, Isaac Wolf, ternyata gagal membayarnya karena tidak meyakinkan para investornya. Akhirnya Sotheby&amp;rsquo;s memutuskan untuk melelang kembali &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;.   &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; awalnya ditambang oleh De Beers pada 1999 sebagai berlian kasar 132,5 karat. Berlian itu dipotong dan dipoles kini menjadi berlian yang paling berharga yang pernah dijual. &amp;ldquo;Ukuran luar biasa dari berlian 59,60 karat ini, dipadu dengan kekayaan warnanya, merupakan rekor yang melebihi apa pun dari berlian merah muda dalam sejarah,&amp;rdquo; kata David Bennett, ketua divisi perhiasan Sotheby&amp;rsquo;s. Siapa miliarder yang diprediksi akan membeli &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;? Miliarder Laurence Graff dan kolektor berlian Joseph Lau diperkirakan menjadi calon pembeli utama. &amp;ldquo;Berlian merah muda itu sangat unik dan langka,&amp;rdquo; kata Tobias Kormind, direktur operasional 77Diamonds.com, salah satu ritel berlian ternama.   Dia mengungkapkan, &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; juga akan memecahkan rekor dunia dan dijual melampaui 80 juta poundsterling (Rp1,33 triliun). Kormind mengungkapkan berlian merah muda memang sedang menjadi tren, seiring dengan memudarnya berlian putih yang menurun dalam tiga tahun terakhir. &amp;ldquo;Bisnis perhiasan memang mengalami kekhawatiran karena dominasi pembelian barang mewah dari China,&amp;rdquo; tuturnya.   Sebelumnya didominasi Timur Tengah dan Rusia. Karena krisis turunnya harga minyak di Arab dan resesi ekonomi di Rusia, juara pembeli perhiasan bergeser ke China. Dalam pandangan Chaoqiu He yang memiliki label perhiasan Qiu, berlian masih menjadi investasi yang sangat menjanjikan dalam layak dikoleksi. &amp;ldquo;Mereka (para penjual) mengetahui Asia memiliki daya beli yang kuat dibandingkan kawasan lain. Itu kenapa lelang itu dilaksanakan di Asia, khususnya Hong Kong,&amp;rdquo; tutur Chaoqiu.   Dia mengatakan pasar barang super mewah bagi miliarder China tidak pernah tenggelam. Quek mengungkapkan, pembeli berlian itu bisa saja orang yang tidak dikenal sebelumnya. &amp;ldquo;Banyak orang bertransaksi dengan kita dilaksanakan tertutup dan tidak ingin diketahui publik,&amp;rdquo; katanya. Menurut dia, jika pemenang lelang nantinya diumumkan khawatir akan membuat banyak orang lain cemburu. Pemenang lelang biasanya tidak akan diumumkan karena alasan keamanan. &amp;ldquo;Perihal nama pembeli merupakan hal yang sensitif. Kita sangat menghargai mitra kita,&amp;rdquo; kata Quek. Lesunya pasar berlian di Eropa juga dialami oleh Sotheby&amp;rsquo;s.   Buktinya, Sotheby&amp;rsquo;s juga pernah gagal menjual berlian mahal di London. Mereka gagal menjual Lesedi la Rona, berlian kasar 1.109 karat, berlian kasar terbesar yang ditemukan lebih dari satu abad di London, Juni lalu. Berlian itu diperkirkan bisa dijual mencapai USD70 juta. Pada April 2016, cincin berlian biru senilai USD35 juta milik mendiang Shirley Temple, tidak laku dijual. Itulah kenapa Sotheby&amp;rsquo;s memilih menjual &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; di Hong Kong.
(kmj)</description><content:encoded>HONG KONG - Berlian berukuran besar warna pink (merah muda) diperkirakan akan memecahkan rekor dunia dengan nilai jual mencapai USD60 juta (Rp800 miliar) pada lelang di Sotheby&amp;rsquo;s, Hong Kong, hari ini.
 Berlian 59,6 karat itu akan diperebutkan para miliarder Asia, khususnya dari China. Berlian yang dijuluki sebagai &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; merupakan berlian terbesar yang pernah diukur oleh Gemological Institute of America (GIA). Sotheby&amp;rsquo;s sangat percaya diri kalau &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; akan memecahkan rekor penjualan. &amp;ldquo;Saya pikir itu akan terjual. Berlian itu akan menciptakan rekor baru dalam lelang perhiasan. Saya pikir lelang itu akan menjadi lelang yang sangat berharga,&amp;rdquo; kata Deputi Pim-pinan Sotheby&amp;rsquo;s Asia, Quek Chin Yeow, dilansir AFP.   Berlian itu memiliki ukuran 1,69 x 2,06 cm dengan berat 11,92 gram. Quek mengungkapkan, Hong Kong merupakan tempat terbaik untuk menjual &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;. &amp;ldquo;Pembeli Asia memecahkan rekor kategori lain untuk penjualan berlian dalam beberapa tahun terakhir,&amp;rdquo; ujar Quek. Sebelumnya, pada 2014, Sotheby&amp;rsquo;s pernah berhasil melelang berlian tersebut dengan nilai USD83,2 juta. Namun pemenang lelang itu, Isaac Wolf, ternyata gagal membayarnya karena tidak meyakinkan para investornya. Akhirnya Sotheby&amp;rsquo;s memutuskan untuk melelang kembali &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;.   &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; awalnya ditambang oleh De Beers pada 1999 sebagai berlian kasar 132,5 karat. Berlian itu dipotong dan dipoles kini menjadi berlian yang paling berharga yang pernah dijual. &amp;ldquo;Ukuran luar biasa dari berlian 59,60 karat ini, dipadu dengan kekayaan warnanya, merupakan rekor yang melebihi apa pun dari berlian merah muda dalam sejarah,&amp;rdquo; kata David Bennett, ketua divisi perhiasan Sotheby&amp;rsquo;s. Siapa miliarder yang diprediksi akan membeli &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo;? Miliarder Laurence Graff dan kolektor berlian Joseph Lau diperkirakan menjadi calon pembeli utama. &amp;ldquo;Berlian merah muda itu sangat unik dan langka,&amp;rdquo; kata Tobias Kormind, direktur operasional 77Diamonds.com, salah satu ritel berlian ternama.   Dia mengungkapkan, &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; juga akan memecahkan rekor dunia dan dijual melampaui 80 juta poundsterling (Rp1,33 triliun). Kormind mengungkapkan berlian merah muda memang sedang menjadi tren, seiring dengan memudarnya berlian putih yang menurun dalam tiga tahun terakhir. &amp;ldquo;Bisnis perhiasan memang mengalami kekhawatiran karena dominasi pembelian barang mewah dari China,&amp;rdquo; tuturnya.   Sebelumnya didominasi Timur Tengah dan Rusia. Karena krisis turunnya harga minyak di Arab dan resesi ekonomi di Rusia, juara pembeli perhiasan bergeser ke China. Dalam pandangan Chaoqiu He yang memiliki label perhiasan Qiu, berlian masih menjadi investasi yang sangat menjanjikan dalam layak dikoleksi. &amp;ldquo;Mereka (para penjual) mengetahui Asia memiliki daya beli yang kuat dibandingkan kawasan lain. Itu kenapa lelang itu dilaksanakan di Asia, khususnya Hong Kong,&amp;rdquo; tutur Chaoqiu.   Dia mengatakan pasar barang super mewah bagi miliarder China tidak pernah tenggelam. Quek mengungkapkan, pembeli berlian itu bisa saja orang yang tidak dikenal sebelumnya. &amp;ldquo;Banyak orang bertransaksi dengan kita dilaksanakan tertutup dan tidak ingin diketahui publik,&amp;rdquo; katanya. Menurut dia, jika pemenang lelang nantinya diumumkan khawatir akan membuat banyak orang lain cemburu. Pemenang lelang biasanya tidak akan diumumkan karena alasan keamanan. &amp;ldquo;Perihal nama pembeli merupakan hal yang sensitif. Kita sangat menghargai mitra kita,&amp;rdquo; kata Quek. Lesunya pasar berlian di Eropa juga dialami oleh Sotheby&amp;rsquo;s.   Buktinya, Sotheby&amp;rsquo;s juga pernah gagal menjual berlian mahal di London. Mereka gagal menjual Lesedi la Rona, berlian kasar 1.109 karat, berlian kasar terbesar yang ditemukan lebih dari satu abad di London, Juni lalu. Berlian itu diperkirkan bisa dijual mencapai USD70 juta. Pada April 2016, cincin berlian biru senilai USD35 juta milik mendiang Shirley Temple, tidak laku dijual. Itulah kenapa Sotheby&amp;rsquo;s memilih menjual &amp;ldquo;Pink Star&amp;rdquo; di Hong Kong.
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
