<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sewa Ritel Naik 3% Disokong Tenan Makanan dan Minuman</title><description>Sektor properti di bidang ritel atau pusat perbelanjaan memasuki  triwulan pertama di tahun 2017 mengalami peningkatan okupansi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman"/><item><title>Sewa Ritel Naik 3% Disokong Tenan Makanan dan Minuman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman</guid><pubDate>Rabu 05 April 2017 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman-om2IRmhbrd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Mgmgrand</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/05/470/1659532/sewa-ritel-naik-3-disokong-tenan-makanan-dan-minuman-om2IRmhbrd.jpg</image><title>Foto: Mgmgrand</title></images><description>JAKARTA - Sektor properti di bidang ritel atau pusat perbelanjaan memasuki triwulan pertama di tahun 2017 mengalami peningkatan okupansi atau keterisian. Bertambahnya tingkat keterisian pusat perbelanjaan ditopang oleh beberapa sektor industri.
&amp;ldquo;Tingkat permintaan di pasar ritel masih didominasi oleh sektor F&amp;amp;B (Food and Beverage/Makanan dan Mimuman) di awal tahun ini,&quot; kata Head of Retail Jones Lang LaSalle (JLL) James Austen di JLL Jakarta, Rabu (5/4/2017).
Pertumbuhan pasar ritel di tahun 2017 ini terlihat dari meningkatnya sewa oleh para tenant, khususnya untuk pusat perbelanjaan yang berada di middle high class atau kelas menengah atas.
&quot;Pusat perbelanjaan kelas atas tercatat masih memiliki tingkat hunian yang tinggi dan stabil selama beberapa tahun terakhir. Harga sewa rata rata cenderung stabil ditandai dengan adanya peningkatan sewa rata-rata sebesar 3%,&quot; terangnya.
Tenant-tenant yang berbisnis di sektor makanan cepat saji atau fast food juga dinilai ikut mendorong pertumbuhan sektor properti di bidang ritel ini. Walaupun geliatnya tak sebaik sektor makanan dan minuman.
&quot;Sektor fast fashion juga tergolong cukup aktif namun tingkat penjualan yang moderat membuat mereka berhati-hati untuk melakukan ekspansi,&quot; tambahnya.
(kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - Sektor properti di bidang ritel atau pusat perbelanjaan memasuki triwulan pertama di tahun 2017 mengalami peningkatan okupansi atau keterisian. Bertambahnya tingkat keterisian pusat perbelanjaan ditopang oleh beberapa sektor industri.
&amp;ldquo;Tingkat permintaan di pasar ritel masih didominasi oleh sektor F&amp;amp;B (Food and Beverage/Makanan dan Mimuman) di awal tahun ini,&quot; kata Head of Retail Jones Lang LaSalle (JLL) James Austen di JLL Jakarta, Rabu (5/4/2017).
Pertumbuhan pasar ritel di tahun 2017 ini terlihat dari meningkatnya sewa oleh para tenant, khususnya untuk pusat perbelanjaan yang berada di middle high class atau kelas menengah atas.
&quot;Pusat perbelanjaan kelas atas tercatat masih memiliki tingkat hunian yang tinggi dan stabil selama beberapa tahun terakhir. Harga sewa rata rata cenderung stabil ditandai dengan adanya peningkatan sewa rata-rata sebesar 3%,&quot; terangnya.
Tenant-tenant yang berbisnis di sektor makanan cepat saji atau fast food juga dinilai ikut mendorong pertumbuhan sektor properti di bidang ritel ini. Walaupun geliatnya tak sebaik sektor makanan dan minuman.
&quot;Sektor fast fashion juga tergolong cukup aktif namun tingkat penjualan yang moderat membuat mereka berhati-hati untuk melakukan ekspansi,&quot; tambahnya.
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
