<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Logistik Berikat, Proses Clearance Dipangkas dari 4 Hari Jadi 1,8 Hari</title><description>Kawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) saat ini terus berkembang di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari"/><item><title>Logistik Berikat, Proses Clearance Dipangkas dari 4 Hari Jadi 1,8 Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari</guid><pubDate>Rabu 12 April 2017 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari-uRjbOv3OSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/12/320/1665628/logistik-berikat-proses-clearance-dipangkas-dari-4-hari-jadi-1-8-hari-uRjbOv3OSI.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) saat ini terus berkembang di Indonesia. Sejak diluncurkan pada tahun lalu, program ini telah berhasil memberikan dampak positif bagi efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, salah satu dampak yang dirasakan oleh dunia usaha dengan adanya PLB ini adalah semakin singkatnya waktu untuk mengurus izin dan dokumen lainnya. Dari total waktu sekira 4 hari, kini pengusaha hanya butuh waktu selama 1,8 hari.

&quot;Proses clearance hanya 1,8 hari di  PLB dibandingkan 3 hingga 4 hari di bandara,&quot; tuturnya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Keberhasilan ini pun dianggap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani  sebagai cambuk bagi Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) untuk meningkatkan kinerja pada sektor lainnya. Evaluasi pun perlu dilakukan agar Indonesia dapat menjadi Hub Logistik Asia Pasifik.

&quot;Dia hubungkan aktivitas ke aktivitas lainnya artinya apa, itu satu. Coba dipikirkan dengan membuat kriteria yang jelas,&quot; tutur  Sri Mulyani pada kesempatan yang sama.

Kawasan PLB ini nantinya juga akan dikembangkan pada berbagai daerah di Indonesia. Untuk itu, Sri Mulyani menekankan agar PLB ini dapat dibangun secara merata, baik di Indonesia bagian barat maupun Indonesia di bagian timur.

&quot;Kalau bisa merata coba kita lihat  by location mana yang perlu kita kembangkan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kawasan Pusat Logistik Berikat (PLB) saat ini terus berkembang di Indonesia. Sejak diluncurkan pada tahun lalu, program ini telah berhasil memberikan dampak positif bagi efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, salah satu dampak yang dirasakan oleh dunia usaha dengan adanya PLB ini adalah semakin singkatnya waktu untuk mengurus izin dan dokumen lainnya. Dari total waktu sekira 4 hari, kini pengusaha hanya butuh waktu selama 1,8 hari.

&quot;Proses clearance hanya 1,8 hari di  PLB dibandingkan 3 hingga 4 hari di bandara,&quot; tuturnya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Keberhasilan ini pun dianggap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani  sebagai cambuk bagi Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) untuk meningkatkan kinerja pada sektor lainnya. Evaluasi pun perlu dilakukan agar Indonesia dapat menjadi Hub Logistik Asia Pasifik.

&quot;Dia hubungkan aktivitas ke aktivitas lainnya artinya apa, itu satu. Coba dipikirkan dengan membuat kriteria yang jelas,&quot; tutur  Sri Mulyani pada kesempatan yang sama.

Kawasan PLB ini nantinya juga akan dikembangkan pada berbagai daerah di Indonesia. Untuk itu, Sri Mulyani menekankan agar PLB ini dapat dibangun secara merata, baik di Indonesia bagian barat maupun Indonesia di bagian timur.

&quot;Kalau bisa merata coba kita lihat  by location mana yang perlu kita kembangkan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
