<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Pelayaran Tamarin Bidik Dana Rp170 Miliar   </title><description>PT Pelayaran Tamarin Samudra akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar"/><item><title>IPO, Pelayaran Tamarin Bidik Dana Rp170 Miliar   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar</guid><pubDate>Kamis 13 April 2017 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar-LF6bpSIla7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/13/278/1666601/ipo-pelayaran-tamarin-bidik-dana-rp170-miliar-LF6bpSIla7.jpg</image><title>Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pelayaran Tamarin Samudra akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Perusahaan penyewaan kapal penunjang kegiatan lepas pantai industri minyak dan gas (Migas) ini menargetkan dana sekitar Rp105 miliar-Rp170 miliar dari perhelatan tersebut.

Pelayaran Tamarin akan menggelar penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO) dengan melepas saham sebanyaknya-banyaknya 1 miliar saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga saham perdana akan ditawarkan berkisar Rp105-Rp170 per lembar.

Direktur utama Pelayaran Tamarin samudra Kardja Rahardja mengatakan, seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perusahaan di antaranya untuk pembiayaan cadangan peralatan dan perlengkapan kapal. &quot;Modal kerja itu akan kita gunakan untuk membeli spare part untuk meningkatkan safety pada kapal kita,&quot; katanya di Jakarta.

Masa book building penawaran saham perdana akan dilakukan mulai 13-19 April 2017 dan ditargetkan mendapat penyataaan efektif dari OJK pada 28 April. Masa penawaran ditargetkan pada 3-5 Mei dan pencatatan di BEI ditargetkan pada 10 Mei 2017. Pelayaran Tamarin Samudra saat ini memiliki lima armada kapal penunjang kegiatan lepas pantai.

Satu di antaranya merupakan kapal Anchor Handlibg Tug Supply (AHTS) dan empat unit kapal Accomodation Work Barges (AWB) dengan berbagai tipe dan fungsi yang digunakan sebagai sarana akomodasi tempat menginap bagi para pekerja di perusahaan eksplorasi minyak lepas pantai.

Portofolio pelanggan perusahaan terdiri dari perusahaan tambang migas baik lokal maupun multinasional. Saat ini pelanggan perusahaan yakni CNOOC SES Ltd dan Petronas.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2016 industri pelayaran di Indonesia menghadapi tantangan yang cukup berat. Kendati begitu, dari 13 emiten pelayaran yang terdaftar di BEI yang telah menerbitkan laporan keuangan tahun 2016, masih terdapat tiga perusahaan yang berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih.

Ketiga perusahaan berhasil menorehkan pertumbuhan laba bersih adalah PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) dengan pertumbuhan laba bersih hingga 64% USD 5,38 juta sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha 15,8% menjadi USD 60,37 juta. Lalu diikuti dengan PT Sillo Maritime Tbk (SHIP) yang mencetak pertumbuhan laba bersih 13,5% seiring kenaikan pendapatan sebesar 145.

Kemudian PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) juga mencatat pertumbuhan laba bersih meskipun pendapatannya masih turun 9,9% menjadi USD 406 juta. Laba bersih perusahaan meningkat 50,6% menjadi USD 12,2 juta.

Sementara itu, terdapat enam perusahaan masih mencatkan rugi dan sisanya mengalami penurunan kinerja. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT soeci Lines Tbk (SOCI), PT Tempuran Emas Tbk (TMAS) dan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) mengalami penurunan laba bersih.

Adapun perusahaan yang menderita rugi diantaranya PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA), PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS),PT arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL), PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

Tahun ini, sejumlah perusahaan optimis industri pelayaran tahun ini akan lebih baik dari tahun ini sejalan dengan tren kenaikan harga komoditas. Humpuss Intermoda misalnya menargetkan pendapatan bisa tumbuh 20% di tahun 2017 dan laba bersih perusahaan diharapkan meningkat di atas 40%. Perusahaan cukup optimis karena bisnis Tug boat, angkutan minyak, offshore dan angkutan bahan kimia diperkirakan akan semakin bagus tahun ini.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelayaran Tamarin Samudra akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini. Perusahaan penyewaan kapal penunjang kegiatan lepas pantai industri minyak dan gas (Migas) ini menargetkan dana sekitar Rp105 miliar-Rp170 miliar dari perhelatan tersebut.

Pelayaran Tamarin akan menggelar penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO) dengan melepas saham sebanyaknya-banyaknya 1 miliar saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga saham perdana akan ditawarkan berkisar Rp105-Rp170 per lembar.

Direktur utama Pelayaran Tamarin samudra Kardja Rahardja mengatakan, seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perusahaan di antaranya untuk pembiayaan cadangan peralatan dan perlengkapan kapal. &quot;Modal kerja itu akan kita gunakan untuk membeli spare part untuk meningkatkan safety pada kapal kita,&quot; katanya di Jakarta.

Masa book building penawaran saham perdana akan dilakukan mulai 13-19 April 2017 dan ditargetkan mendapat penyataaan efektif dari OJK pada 28 April. Masa penawaran ditargetkan pada 3-5 Mei dan pencatatan di BEI ditargetkan pada 10 Mei 2017. Pelayaran Tamarin Samudra saat ini memiliki lima armada kapal penunjang kegiatan lepas pantai.

Satu di antaranya merupakan kapal Anchor Handlibg Tug Supply (AHTS) dan empat unit kapal Accomodation Work Barges (AWB) dengan berbagai tipe dan fungsi yang digunakan sebagai sarana akomodasi tempat menginap bagi para pekerja di perusahaan eksplorasi minyak lepas pantai.

Portofolio pelanggan perusahaan terdiri dari perusahaan tambang migas baik lokal maupun multinasional. Saat ini pelanggan perusahaan yakni CNOOC SES Ltd dan Petronas.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2016 industri pelayaran di Indonesia menghadapi tantangan yang cukup berat. Kendati begitu, dari 13 emiten pelayaran yang terdaftar di BEI yang telah menerbitkan laporan keuangan tahun 2016, masih terdapat tiga perusahaan yang berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih.

Ketiga perusahaan berhasil menorehkan pertumbuhan laba bersih adalah PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) dengan pertumbuhan laba bersih hingga 64% USD 5,38 juta sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha 15,8% menjadi USD 60,37 juta. Lalu diikuti dengan PT Sillo Maritime Tbk (SHIP) yang mencetak pertumbuhan laba bersih 13,5% seiring kenaikan pendapatan sebesar 145.

Kemudian PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) juga mencatat pertumbuhan laba bersih meskipun pendapatannya masih turun 9,9% menjadi USD 406 juta. Laba bersih perusahaan meningkat 50,6% menjadi USD 12,2 juta.

Sementara itu, terdapat enam perusahaan masih mencatkan rugi dan sisanya mengalami penurunan kinerja. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), PT soeci Lines Tbk (SOCI), PT Tempuran Emas Tbk (TMAS) dan PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) mengalami penurunan laba bersih.

Adapun perusahaan yang menderita rugi diantaranya PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA), PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS),PT arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL), PT Trada Maritime Tbk (TRAM) dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).

Tahun ini, sejumlah perusahaan optimis industri pelayaran tahun ini akan lebih baik dari tahun ini sejalan dengan tren kenaikan harga komoditas. Humpuss Intermoda misalnya menargetkan pendapatan bisa tumbuh 20% di tahun 2017 dan laba bersih perusahaan diharapkan meningkat di atas 40%. Perusahaan cukup optimis karena bisnis Tug boat, angkutan minyak, offshore dan angkutan bahan kimia diperkirakan akan semakin bagus tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
