<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Beli Properti bagi Kaum Muda</title><description>PROPERTI adalah salah satu aset atau kekayaan yang sangat menjanjikan. Beruntunglah jika saat ini anda sudah memiliki hunian sendiri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/17/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/17/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda"/><item><title>Strategi Beli Properti bagi Kaum Muda</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/17/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/17/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda</guid><pubDate>Senin 17 April 2017 09:19 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Cermati.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/14/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda-z9DyZHRvqO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/14/470/1667679/strategi-beli-properti-bagi-kaum-muda-z9DyZHRvqO.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>PROPERTI adalah salah satu aset atau kekayaan yang sangat menjanjikan. Beruntunglah jika saat ini anda sudah memiliki hunian sendiri. Apalagi jika umur masih terbilang cukup muda. Properti yang biasa menjadi favorit kalangan muda adalah apartemen dan villa.

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia sangat sulit dibendung. Hal inilah yang menjadi pemicu mengapa properti semakin laris manis diburu oleh para investor, pengusaha, dan karyawan yang usianya masih muda. Pasalnya memiliki properti sudah bisa menjamin hidup di masa yang akan datang. Mengapa?

Kita semua mengetahui kalau harga properti semakin mahal dari tahun ke tahun. Inilah alasan mengapa saat ini banyak orang yang rela berutang untuk mendapatkan hunian yang didambakan. Harga properti yang ada saat ini memang sudah mahal, namun akan semakin mahal lagi jika Anda menunda-nunda waktu untuk membelinya.

Anda yang masih muda sudah tidak sepantasnya jika hanya memikirkan waktu untuk bersenang-senang dan ongkrong bersama teman. Selagi muda, gunakanlah gaji yang diterima sebaik-baiknya. Salah satunya dengan cara membeli properti. Anda tidak perlu cemas karena gaji yang dinikmati semakin kecil karena harus membayar cicilan properti yang dibeli.

&amp;ldquo;Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian&amp;rdquo;. Anda perlu menjadikan peribahasa ini sebagai pemacu dalam hidup Setidaknya saat sudah berkeluarga atau sudah tua nanti, Anda sudah memiliki aset sebagai bekal untuk meyongsong kehidupan di masa depan. Jika sudah siap untuk membeli properti, perhatikan strategi yang harus dilakukan.

1.	Gunakan Tabungan Untuk Membayar DP

DP atau Down Payment adalah uang muka yang dibayarkan sebelum membeli properti. Untuk properti sendiri, Indonesia menetapkan minimal DP adalah sebesar 30% dari harga beli rumah atau apartemen. Misalnya harga apartemen adalah Rp650 juta, maka setidaknya Anda harus memiliki tabungan sebesar 30% dari harga apartemen tersebut yakni sebesar Rp 195 juta. Bukan jumlah yang sedikit, kan?

Agar tabungan bisa mencapai Rp 195 juta, Anda memang harus bekerja keras. Apalagi jika penghasilan yang diterima per bulannya hanya Rp 10 juta. Ada beberapa cara menyiasatinya, yaitu dengan tinggal bersama orang tua. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi membayar biaya kos-kosan, biaya air, listrik, bahkan biaya makan karena semuanya ditanggung oleh orang tua. Kalau sudah begini, tabungan yang dimiliki pasti cepat gemuk.
Untuk persentase yang akan ditabung untuk DP, Anda bisa menetapkannya sendiri sesuai dengan kemampuan ekonomi. Kalau bisa menabung sebesar 50% dari gaji per bulan, total tabungan untuk DP akan semakin cepat terkumpul, bukan?

2.	Patungan Saat Beli Properti

Saat ini, harga properti kian melambung tinggi. Apalagi jika properti yang menjadi diincar berada pada lokasi yang strategis. Misalnya berada di jantung kota.Membeli properti bukanlah hal yang mudah. Pasalnya di umur yang masih muda, Anda sama sekali belum kepikiran untuk membeli properti. Bahkan gaji yang diterima per bulannya juga kadang terasa kurang karena Anda asyik bersenang-senang dengan teman. Ya, namanya masih muda, modal yang dimiliki untuk membeli properti juga sangatlah terbatas. Tapi jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak berinvestasi properti.

Anda yang memiliki pendapatan kecil bisa menyiasatinya dengan meminjam uang kepada keluarga, bank, atau bahkan patungan dengan sahabat saat membeli properti. Jadi modal yang dimiliki akan digabung dengan modal sahabat Anda, sehingga properti idaman bisa dimiliki secepatnya. Nah, apartemen adalah jenis properti yang disarankan bagi Anda yang masih muda. Apalagi jika modalnya masih patungan.

Seiring berjalannya waktu, harga properti pasti akan semakin naik. Semakin tinggi harga jual daripada harga beli, maka keuntungan yang diterima juga akan semakin besar. Kalau harga apartemen tersebut sudah naik, Anda bisa langsung menjualnya. Keuntungan yang didapatkan bisa dibagi rata atau digunakan untuk membeli properti yang lainnya. Menarik, bukan?

Memiliki hunian di usia muda bukan menjadi tidak mungkin jika Anda bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Sebagai penghasilan tambahan, hunian yang telah dibeli bisa disewakan. Uang sewa yang didapatkan lumayan untuk membantu biaya cicilan per bulannya.</description><content:encoded>PROPERTI adalah salah satu aset atau kekayaan yang sangat menjanjikan. Beruntunglah jika saat ini anda sudah memiliki hunian sendiri. Apalagi jika umur masih terbilang cukup muda. Properti yang biasa menjadi favorit kalangan muda adalah apartemen dan villa.

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia sangat sulit dibendung. Hal inilah yang menjadi pemicu mengapa properti semakin laris manis diburu oleh para investor, pengusaha, dan karyawan yang usianya masih muda. Pasalnya memiliki properti sudah bisa menjamin hidup di masa yang akan datang. Mengapa?

Kita semua mengetahui kalau harga properti semakin mahal dari tahun ke tahun. Inilah alasan mengapa saat ini banyak orang yang rela berutang untuk mendapatkan hunian yang didambakan. Harga properti yang ada saat ini memang sudah mahal, namun akan semakin mahal lagi jika Anda menunda-nunda waktu untuk membelinya.

Anda yang masih muda sudah tidak sepantasnya jika hanya memikirkan waktu untuk bersenang-senang dan ongkrong bersama teman. Selagi muda, gunakanlah gaji yang diterima sebaik-baiknya. Salah satunya dengan cara membeli properti. Anda tidak perlu cemas karena gaji yang dinikmati semakin kecil karena harus membayar cicilan properti yang dibeli.

&amp;ldquo;Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian&amp;rdquo;. Anda perlu menjadikan peribahasa ini sebagai pemacu dalam hidup Setidaknya saat sudah berkeluarga atau sudah tua nanti, Anda sudah memiliki aset sebagai bekal untuk meyongsong kehidupan di masa depan. Jika sudah siap untuk membeli properti, perhatikan strategi yang harus dilakukan.

1.	Gunakan Tabungan Untuk Membayar DP

DP atau Down Payment adalah uang muka yang dibayarkan sebelum membeli properti. Untuk properti sendiri, Indonesia menetapkan minimal DP adalah sebesar 30% dari harga beli rumah atau apartemen. Misalnya harga apartemen adalah Rp650 juta, maka setidaknya Anda harus memiliki tabungan sebesar 30% dari harga apartemen tersebut yakni sebesar Rp 195 juta. Bukan jumlah yang sedikit, kan?

Agar tabungan bisa mencapai Rp 195 juta, Anda memang harus bekerja keras. Apalagi jika penghasilan yang diterima per bulannya hanya Rp 10 juta. Ada beberapa cara menyiasatinya, yaitu dengan tinggal bersama orang tua. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi membayar biaya kos-kosan, biaya air, listrik, bahkan biaya makan karena semuanya ditanggung oleh orang tua. Kalau sudah begini, tabungan yang dimiliki pasti cepat gemuk.
Untuk persentase yang akan ditabung untuk DP, Anda bisa menetapkannya sendiri sesuai dengan kemampuan ekonomi. Kalau bisa menabung sebesar 50% dari gaji per bulan, total tabungan untuk DP akan semakin cepat terkumpul, bukan?

2.	Patungan Saat Beli Properti

Saat ini, harga properti kian melambung tinggi. Apalagi jika properti yang menjadi diincar berada pada lokasi yang strategis. Misalnya berada di jantung kota.Membeli properti bukanlah hal yang mudah. Pasalnya di umur yang masih muda, Anda sama sekali belum kepikiran untuk membeli properti. Bahkan gaji yang diterima per bulannya juga kadang terasa kurang karena Anda asyik bersenang-senang dengan teman. Ya, namanya masih muda, modal yang dimiliki untuk membeli properti juga sangatlah terbatas. Tapi jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak berinvestasi properti.

Anda yang memiliki pendapatan kecil bisa menyiasatinya dengan meminjam uang kepada keluarga, bank, atau bahkan patungan dengan sahabat saat membeli properti. Jadi modal yang dimiliki akan digabung dengan modal sahabat Anda, sehingga properti idaman bisa dimiliki secepatnya. Nah, apartemen adalah jenis properti yang disarankan bagi Anda yang masih muda. Apalagi jika modalnya masih patungan.

Seiring berjalannya waktu, harga properti pasti akan semakin naik. Semakin tinggi harga jual daripada harga beli, maka keuntungan yang diterima juga akan semakin besar. Kalau harga apartemen tersebut sudah naik, Anda bisa langsung menjualnya. Keuntungan yang didapatkan bisa dibagi rata atau digunakan untuk membeli properti yang lainnya. Menarik, bukan?

Memiliki hunian di usia muda bukan menjadi tidak mungkin jika Anda bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Sebagai penghasilan tambahan, hunian yang telah dibeli bisa disewakan. Uang sewa yang didapatkan lumayan untuk membantu biaya cicilan per bulannya.</content:encoded></item></channel></rss>
