<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini 3 Kategori Cangkul, dari Paling Mahal hingga Termurah</title><description>Kemenperin membuat kualifikasi SNI cangkul yang diproduksi di dalam negeri  dibagi dalam tiga jenis cangkul yang akan di jual di pasaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah"/><item><title>Ini 3 Kategori Cangkul, dari Paling Mahal hingga Termurah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah</guid><pubDate>Selasa 18 April 2017 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah-vHVT25aDXF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/18/320/1670542/ini-3-kategori-cangkul-dari-paling-mahal-hingga-termurah-vHVT25aDXF.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>SURABAYA&amp;nbsp; - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat ini telah memberikan himbauan kepada produk Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya barang perkakas seperti cangkul harus memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Sehingga saat ini, IKM mulai memproduksi cangkul sendiri dengan kerja sama dengan perusahaan BUMN lainnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) IKM Gati Wibawaningsih memaparkan kualifikasi untuk cangkul SNI yang diproduksi di dalam negeri dibagi dalam tiga jenis cangkul yang akan di jual di pasaran.

&quot;Posisioning dibagi tiga. Kelas C harga Rp15.000-Rp20.000 dengan bahan baku SP HC dan kekerasan 20-an. Ini kualitas paling rendah produk tipe C. Cangkul kelas B SS400, sales pricenya Rp30.000-Rp40.000 dengan kekerasan 30,&quot; ungkapnya di Pasuruan, Jawa Timur, Surabaya, Selasa (18/4/2017).

Sementara itu, cangkul dengan kelas A biasa digunakan oleh Petani Indonesia karena cangkul merupakan modal hidupnya. Sehingga cangkul kelas A sangat tepat sebab memiliki tingkat kekerasan sekitar 40-an dengan harga lebih mahal dari kelas B dan C.

&quot;Tipe A kekerasan sekitar 40 dengan sales price Rp60.000-Rp70.000. Cangku mahal life time lebih lama. Spek lebih bagus. Untuk infrastruktur spek enggak terlalu bagus karena agar enggak berat, biasanya tipe C,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Kemenperin juga telah menyiapkan langkah jika nantinya muncul impor dari barang-barang ilegal. Salah satunya, tiga jenis cangkul tersebut akan ditetapkan SNI nya agar tidak bisa dipalsukan.

&quot;Cegah import dari barang-barang ilegal kita akan tetapkan SNI nya, untuk kelas A B dan C. Jadi standartnya menyesuaikan bahan baku yang digunakan bahan baku cangkul tersebut,&quot; tukasnya.
(kmj)</description><content:encoded>SURABAYA&amp;nbsp; - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat ini telah memberikan himbauan kepada produk Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya barang perkakas seperti cangkul harus memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Sehingga saat ini, IKM mulai memproduksi cangkul sendiri dengan kerja sama dengan perusahaan BUMN lainnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) IKM Gati Wibawaningsih memaparkan kualifikasi untuk cangkul SNI yang diproduksi di dalam negeri dibagi dalam tiga jenis cangkul yang akan di jual di pasaran.

&quot;Posisioning dibagi tiga. Kelas C harga Rp15.000-Rp20.000 dengan bahan baku SP HC dan kekerasan 20-an. Ini kualitas paling rendah produk tipe C. Cangkul kelas B SS400, sales pricenya Rp30.000-Rp40.000 dengan kekerasan 30,&quot; ungkapnya di Pasuruan, Jawa Timur, Surabaya, Selasa (18/4/2017).

Sementara itu, cangkul dengan kelas A biasa digunakan oleh Petani Indonesia karena cangkul merupakan modal hidupnya. Sehingga cangkul kelas A sangat tepat sebab memiliki tingkat kekerasan sekitar 40-an dengan harga lebih mahal dari kelas B dan C.

&quot;Tipe A kekerasan sekitar 40 dengan sales price Rp60.000-Rp70.000. Cangku mahal life time lebih lama. Spek lebih bagus. Untuk infrastruktur spek enggak terlalu bagus karena agar enggak berat, biasanya tipe C,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Kemenperin juga telah menyiapkan langkah jika nantinya muncul impor dari barang-barang ilegal. Salah satunya, tiga jenis cangkul tersebut akan ditetapkan SNI nya agar tidak bisa dipalsukan.

&quot;Cegah import dari barang-barang ilegal kita akan tetapkan SNI nya, untuk kelas A B dan C. Jadi standartnya menyesuaikan bahan baku yang digunakan bahan baku cangkul tersebut,&quot; tukasnya.
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
