<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Rusunami untuk Buruh, PT PP Investasikan Rp4 Triliun</title><description>PT PP Tbk (PTPP) melalui anak perusahaannya PP Precast (PP Urban) akan  menggarap pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Serpong.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun"/><item><title>Bangun Rusunami untuk Buruh, PT PP Investasikan Rp4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun</guid><pubDate>Kamis 27 April 2017 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun-44zkIWbjmM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/27/470/1677798/bangun-rusunami-untuk-buruh-pt-pp-investasikan-rp4-triliun-44zkIWbjmM.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - PT PP Tbk (PTPP) melalui anak perusahaannya PP Precast (PP Urban) akan menggarap pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Serpong. Rusunami tersebut diperuntukkan bagi kelas pekerja dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Hari ini pun rusunami yang diberi nama Urban Town Loftvilles telah dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tepatnya pagi tadi di Jalan Raya Bukit Sarua, Kelurahan Sarua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).
Direktur Utama PTPP Tumiyana mengatakan, total investasi untuk membangun rusunami tersebut mencapai angka Rp4 triliun.
&quot;Total investasinya itu sekitar Rp4 triliun,&quot; katanya di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).
Menanggapi lebih lanjut, Tumiyana mengatakan, pihaknya menargetkan, pembangunan keseluruhan kompleks apartemen yang terdiri 12 menara akan kelar dalam kurun waktu 4 tahun sejak dilakukannya groundbreaking.
&quot;Itu akan selesai sampai dengan tahun keempat, begitu kira-kira,&quot; ujarnya.
Ia menambahkan, terlepas dari lamanya waktu pembangunan rusunami itu, hal yang juga tak kalah penting, mayoritas unit apartemen akan dikhususkan bagi buruh dan MBR, sementara sisanya untuk komersial.
&quot;Jadi bagaimana waktunya, kapan akan selesai kita, yang penting Saya garis bawahi disini adalah komposisi, bahwa hunian di sini ada 9.000, itu 6.000-nya adalah low cost residensial. Jadi 60% dari total development itu adalah untuk low cost residensial,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PP Tbk (PTPP) melalui anak perusahaannya PP Precast (PP Urban) akan menggarap pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Serpong. Rusunami tersebut diperuntukkan bagi kelas pekerja dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Hari ini pun rusunami yang diberi nama Urban Town Loftvilles telah dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tepatnya pagi tadi di Jalan Raya Bukit Sarua, Kelurahan Sarua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).
Direktur Utama PTPP Tumiyana mengatakan, total investasi untuk membangun rusunami tersebut mencapai angka Rp4 triliun.
&quot;Total investasinya itu sekitar Rp4 triliun,&quot; katanya di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).
Menanggapi lebih lanjut, Tumiyana mengatakan, pihaknya menargetkan, pembangunan keseluruhan kompleks apartemen yang terdiri 12 menara akan kelar dalam kurun waktu 4 tahun sejak dilakukannya groundbreaking.
&quot;Itu akan selesai sampai dengan tahun keempat, begitu kira-kira,&quot; ujarnya.
Ia menambahkan, terlepas dari lamanya waktu pembangunan rusunami itu, hal yang juga tak kalah penting, mayoritas unit apartemen akan dikhususkan bagi buruh dan MBR, sementara sisanya untuk komersial.
&quot;Jadi bagaimana waktunya, kapan akan selesai kita, yang penting Saya garis bawahi disini adalah komposisi, bahwa hunian di sini ada 9.000, itu 6.000-nya adalah low cost residensial. Jadi 60% dari total development itu adalah untuk low cost residensial,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
