<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Pengiriman Uang TKI ke Indonesia Turun Jadi Rp1,07 Triliun</title><description>Bank Indonesia (BI) mengungkapkan remitansi atau pengiriman uang dari  dalam atau ke luar negeri di Indonesia mengalami penurunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun"/><item><title>Astaga! Pengiriman Uang TKI ke Indonesia Turun Jadi Rp1,07 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun</guid><pubDate>Jum'at 19 Mei 2017 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun-jVsg5oUYsG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/19/320/1695018/astaga-pengiriman-uang-tki-ke-indonesia-turun-jadi-rp1-07-triliun-jVsg5oUYsG.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan remitansi atau pengiriman uang dari dalam atau ke luar negeri di Indonesia mengalami penurunan. Pada kuartal I-2017, penerimaan secondary income tercatat USD800 juta atau setara Rp1,07 triliun (kurs Rp13.407 per USD)

Deputi Direktur Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Tutuk S Cahyono mengatakan, jumlah tersebut menurun dibandingkan periode kuartal I 2016 sebesar USD1,3 miliar. Penurunan terjadi akibat adanya pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke sejumlah negara di Timur Tengah.

&quot;Moratorium pengiriman TKI itu memang berdampak ke remitansi, jadi yang masuk berkurang,&quot; ungkapnya dalam acara diskusi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di Gedung BI, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya, selain faktor tersebut, krisis keuangan yang sedang terjadi juga turut memengaruhi penurunan pemasukan uang ke Indonesia. Di mana kondisi perekonomian dan keuangan di negara tempat TKI berada sedang melemah.

&quot;Ini juga karena banyak tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Indonesia lebih banyak mengirimkan uang ke negara asalnya,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan remitansi atau pengiriman uang dari dalam atau ke luar negeri di Indonesia mengalami penurunan. Pada kuartal I-2017, penerimaan secondary income tercatat USD800 juta atau setara Rp1,07 triliun (kurs Rp13.407 per USD)

Deputi Direktur Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Tutuk S Cahyono mengatakan, jumlah tersebut menurun dibandingkan periode kuartal I 2016 sebesar USD1,3 miliar. Penurunan terjadi akibat adanya pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke sejumlah negara di Timur Tengah.

&quot;Moratorium pengiriman TKI itu memang berdampak ke remitansi, jadi yang masuk berkurang,&quot; ungkapnya dalam acara diskusi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di Gedung BI, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya, selain faktor tersebut, krisis keuangan yang sedang terjadi juga turut memengaruhi penurunan pemasukan uang ke Indonesia. Di mana kondisi perekonomian dan keuangan di negara tempat TKI berada sedang melemah.

&quot;Ini juga karena banyak tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Indonesia lebih banyak mengirimkan uang ke negara asalnya,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
