<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raih Investment Grade, Obligasi Indonesia Semakin Menarik   </title><description>Dengan predikat layak investasi, maka obligasi Indonesia dinilai lebih aman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik"/><item><title>Raih Investment Grade, Obligasi Indonesia Semakin Menarik   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2017 05:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/23/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik-QAzVCKgn6b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pasar modal. (Foto: ANT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/23/278/1698209/raih-investment-grade-obligasi-indonesia-semakin-menarik-QAzVCKgn6b.jpg</image><title>Ilustrasi pasar modal. (Foto: ANT)</title></images><description>  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
                                                                                                                                            

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

JAKARTA - Tingkat keyakinan pasar terhadap iklim investasi Indonesia dipastikan akan meningkat. Sejalan dengan pemberian rating layak investasi oleh lembaga pemeringkat Standard &amp;amp; Poor's (S&amp;amp;P).

Kelayakan investasi Indonesia, membuat surat utang yang diterbitkan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta menjadi lebih menarik bagi para investor.


Analis Bank Mandiri Reni Putri mengatakan bahwa rating S&amp;amp;P menilai potensi pembelian obligasi. Dengan predikat layak investasi, maka obligasi Indonesia dinilai lebih aman.

&quot;Kalau layak dibeli maka artinya untuk pengembalian, risikonya rendah. Obligasi kita dinilai lebih sehat, utang layak beli karena faktor pengembalian tidak ada masalah dan memberikan keuntungan lebih kepada investor,&quot; terangya saat dihubungi Okezone.

Seiring kepercayaan pasar terhadap obligasi, maka diprediksi aliran dana investasi semakin mengalir deras ke pasar Indonesia. Pilihan ini didasarkan atas minimnya risiko di pasar obligasi.

&quot;Sehingga investasi asing lebih besar karena harapnnya ini tidak ada default atau gagal bayar dari utang karena potensi di sini layak investasi. Investasi lebih banyak masuk ke pasar obligasi,&quot; terangnya.

Setelah beberapa kali menunda, S&amp;amp;P akhirnya mengafirmasi rating BBB- dari sebelumnya BB+ sekaligus menempatkan Indonesia pada kategori investment grade.

Lembaga pemeringkat tersebut memandang Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&amp;amp;P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

Pemberian rating S&amp;amp;P mengukuhkan kelayakan investasi Indonesia, setelah sebelumnya lembaga pemeringkat Fitch Rating dan Moody's Investor Service juga memercayakan predikat layak investasi kepada Indonesia.

Raih {Investment Grade}, Obligasi Indonesia Semakin MenarikJAKARTA - Tingkat keyakinan pasar terhadap iklim investasi Indonesia dipastikan akan meningkat. Sejalan dengan pemberian rating layak investasi oleh lembaga pemeringkat Standard &amp;amp; Poor's (S&amp;amp;P). Kalayakan investasi Indonesia, membuat surat utang yang diterbitkan baik oleh Pemerintah maupun pihak swasta menjadi lebih menarik bagi para investor. Analis Bank Mandiri Reni Putri mengatakan bahwa rating S&amp;amp;P menilai potensi pembelian obligasi. Dengan predikat layak investasi, maka obligasi Indonesia dinilai lebih aman.&quot;Kalau layak dibeli maka artinya untuk pengembalian, risikonya rendah. Obligasi kita dinilai lebih sehat, hutang layak beli karena faktor pengembalian tidak ada masalah dan memberikan keuntungan lebih kepada investor,&quot; terangya saat dihubungi Okezone. Seiring kepercayaan pasar terhadap obligasi, maka diprediksi aliran dana investasi semakin mengalir deras ke pasar Indonesia. Pilihan ini didasarkan atas minimnya risiko di pasar obligasi.&quot;Sehingga investasi asing lebih besar karena harapnnya ini tidak ada default atau gagal bayar dari utang karena potensi di sini layak investasi. Investasi lebih banyak masuk ke pasar obligasi,&quot; terangnya.Setelah beberapa kali menunda S&amp;amp;P akhirnya mengafirmasi rating BBB- dari sebelumnya BB+ sekaligue menempatkan indonesia pada kategori investment grade. Lembaga pemeringkat tersebut memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&amp;amp;P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.Pemberian rating S&amp;amp;P mengukuhkan kelayakan investasi Indonesia, setelah sebelumnya lembaga pemeringkat Fitch Rating dan Moody's Investor Service juga mempercayakan predikat layak investasi kepada Indonesia.</description><content:encoded>  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
                                                                                                                                            

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-priority:99;
	mso-style-qformat:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:11.0pt;
	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;;
	mso-ascii-font-family:Calibri;
	mso-ascii-theme-font:minor-latin;
	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
	mso-hansi-font-family:Calibri;
	mso-hansi-theme-font:minor-latin;
	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

JAKARTA - Tingkat keyakinan pasar terhadap iklim investasi Indonesia dipastikan akan meningkat. Sejalan dengan pemberian rating layak investasi oleh lembaga pemeringkat Standard &amp;amp; Poor's (S&amp;amp;P).

Kelayakan investasi Indonesia, membuat surat utang yang diterbitkan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta menjadi lebih menarik bagi para investor.


Analis Bank Mandiri Reni Putri mengatakan bahwa rating S&amp;amp;P menilai potensi pembelian obligasi. Dengan predikat layak investasi, maka obligasi Indonesia dinilai lebih aman.

&quot;Kalau layak dibeli maka artinya untuk pengembalian, risikonya rendah. Obligasi kita dinilai lebih sehat, utang layak beli karena faktor pengembalian tidak ada masalah dan memberikan keuntungan lebih kepada investor,&quot; terangya saat dihubungi Okezone.

Seiring kepercayaan pasar terhadap obligasi, maka diprediksi aliran dana investasi semakin mengalir deras ke pasar Indonesia. Pilihan ini didasarkan atas minimnya risiko di pasar obligasi.

&quot;Sehingga investasi asing lebih besar karena harapnnya ini tidak ada default atau gagal bayar dari utang karena potensi di sini layak investasi. Investasi lebih banyak masuk ke pasar obligasi,&quot; terangnya.

Setelah beberapa kali menunda, S&amp;amp;P akhirnya mengafirmasi rating BBB- dari sebelumnya BB+ sekaligus menempatkan Indonesia pada kategori investment grade.

Lembaga pemeringkat tersebut memandang Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&amp;amp;P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.

Pemberian rating S&amp;amp;P mengukuhkan kelayakan investasi Indonesia, setelah sebelumnya lembaga pemeringkat Fitch Rating dan Moody's Investor Service juga memercayakan predikat layak investasi kepada Indonesia.

Raih {Investment Grade}, Obligasi Indonesia Semakin MenarikJAKARTA - Tingkat keyakinan pasar terhadap iklim investasi Indonesia dipastikan akan meningkat. Sejalan dengan pemberian rating layak investasi oleh lembaga pemeringkat Standard &amp;amp; Poor's (S&amp;amp;P). Kalayakan investasi Indonesia, membuat surat utang yang diterbitkan baik oleh Pemerintah maupun pihak swasta menjadi lebih menarik bagi para investor. Analis Bank Mandiri Reni Putri mengatakan bahwa rating S&amp;amp;P menilai potensi pembelian obligasi. Dengan predikat layak investasi, maka obligasi Indonesia dinilai lebih aman.&quot;Kalau layak dibeli maka artinya untuk pengembalian, risikonya rendah. Obligasi kita dinilai lebih sehat, hutang layak beli karena faktor pengembalian tidak ada masalah dan memberikan keuntungan lebih kepada investor,&quot; terangya saat dihubungi Okezone. Seiring kepercayaan pasar terhadap obligasi, maka diprediksi aliran dana investasi semakin mengalir deras ke pasar Indonesia. Pilihan ini didasarkan atas minimnya risiko di pasar obligasi.&quot;Sehingga investasi asing lebih besar karena harapnnya ini tidak ada default atau gagal bayar dari utang karena potensi di sini layak investasi. Investasi lebih banyak masuk ke pasar obligasi,&quot; terangnya.Setelah beberapa kali menunda S&amp;amp;P akhirnya mengafirmasi rating BBB- dari sebelumnya BB+ sekaligue menempatkan indonesia pada kategori investment grade. Lembaga pemeringkat tersebut memandang pemerintah Indonesia telah mengambil langkah efektif untuk menstabilkan kondisi keuangan publik. Dengan demikian, S&amp;amp;P pun memperkirakan utang pemerintah secara umum akan stabil, mendekati tingkat terendah, sementara defisit anggaran berangsur-angsur mengalami penurunan.Pemberian rating S&amp;amp;P mengukuhkan kelayakan investasi Indonesia, setelah sebelumnya lembaga pemeringkat Fitch Rating dan Moody's Investor Service juga mempercayakan predikat layak investasi kepada Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
