<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parah! Kredit Bermasalah Perbankan 'Bengkak' Dipicu Sektor Pertambangan</title><description>Rasio kredit bermasalah perbankan atau non-performing loan (NPL) perbankan diproyeksikan akan membaik hingga akhir tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan"/><item><title>Parah! Kredit Bermasalah Perbankan 'Bengkak' Dipicu Sektor Pertambangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2017 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan-KyjpyIkIJk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/24/320/1699279/parah-kredit-bermasalah-perbankan-bengkak-dipicu-sektor-pertambangan-KyjpyIkIJk.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Rasio kredit bermasalah perbankan atau non-performing loan (NPL) perbankan diproyeksikan akan membaik hingga akhir tahun. Tercatat, per April NPL naik menjadi 3,07%.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Dwitya Poetra mengatakan, per Maret 2017, sektor pertambangan mencatatkan rasio NPL 7,05%.

&quot;NPL terjadi di daerah yang menghasilkan komoditas seperti Aceh, Kalimantan Timur, hingga Papua,&quot; ungkapnya di Gedung BI, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2017).

Ia pun memaparkan, rasio kredit bermasalah per Maret 2017 tercatat 3,07% secara gross dan net 1,4%.

&quot;Kami mewaspadai risiko ini, meskipun risikonya masih jauh dari batas yang ditetapkan BI,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Rasio kredit bermasalah perbankan atau non-performing loan (NPL) perbankan diproyeksikan akan membaik hingga akhir tahun. Tercatat, per April NPL naik menjadi 3,07%.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Dwitya Poetra mengatakan, per Maret 2017, sektor pertambangan mencatatkan rasio NPL 7,05%.

&quot;NPL terjadi di daerah yang menghasilkan komoditas seperti Aceh, Kalimantan Timur, hingga Papua,&quot; ungkapnya di Gedung BI, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2017).

Ia pun memaparkan, rasio kredit bermasalah per Maret 2017 tercatat 3,07% secara gross dan net 1,4%.

&quot;Kami mewaspadai risiko ini, meskipun risikonya masih jauh dari batas yang ditetapkan BI,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
