<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Makna Pancasila, Sri Mulyani: Apakah Sudah Merasuk ke Jiwa Kita? </title><description>Wanita yang menjadi orang nomor satu di Kementerian Keuangan ini  mengatakan bahwa, Pancasila adalah jiwa dari setiap warga Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita"/><item><title>Makna Pancasila, Sri Mulyani: Apakah Sudah Merasuk ke Jiwa Kita? </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita-HVISZelNJM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ulfa/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/20/1705090/makna-pancasila-sri-mulyani-apakah-sudah-merasuk-ke-jiwa-kita-HVISZelNJM.jpg</image><title>Foto: Ulfa/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Tepat pada hari ini, 1 Juni 2017, rakyat Indonesia memperingati hari Lahir Pancasila yang merupakan ideologi bangsa. Tidak hanya sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi identitas bangsa yang mengilhami setiap tindak tanduk dari warganya. &amp;nbsp;
Lalu bagaimana Menteri Keuangan Sri Mulyani memaknai Pancasila?&amp;nbsp;
Wanita yang menjadi orang nomor satu di Kementerian Keuangan ini mengatakan bahwa, Pancasila adalah jiwa dari setiap warga Indonesia. Bukan sebatas ucapan &amp;lsquo;saya Indonesia, saya Pancasila&amp;rsquo;. &amp;nbsp;
&quot;Tadi ditanyakan kalau kita mengatakan sudah Indonesia saya Pancasila mungkin mudah untuk mengatakannya dan bagus, &amp;nbsp;tetapi yang perlu terus kita resapi apakah &amp;nbsp;makna Pancasila dan sebagai orang Indonesia, telah merasuk ke dalam jiwa kita? Sudah merasuk dan menjadi satu dengan jiwa kita?&quot; ujarnya usai menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/6/2017).&amp;nbsp;
Sehingga, lanjut Sri Mulyani, apabila Pancasila sudah identik dengan jiwa masyarakat Indonesia, dalam cara berpikir, bertindak, bertingkah laku, serta mengekspresikan aspirasi maka diwarnai dengan nilai-nilai Indonesia. Dia juga mengatakan bahwa apabila Pancasila sudah diresapi maka setiap tindakan masyarakat akan dilandasi kepada pemahaman lima Pancasila tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Jadi buat saya ini mengatakan dan menyatakan saya Indonesia saya Pancasila sebetulnya memberikan lagi semacam penekanan dan juga meyakinkan kepada kita, bahwa jiwa saya adalah jiwa Indonesia, jiwa Pancasila,&quot; ujarnya.
&quot;Saya bukan bangsa lain saya adalah bangsa Indonesia dan bangsa Indonesia yang memiliki landasan Pancasila, itu yang ingin saya sampaikan di sini,&quot; tandasnya.&amp;nbsp;
(kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - Tepat pada hari ini, 1 Juni 2017, rakyat Indonesia memperingati hari Lahir Pancasila yang merupakan ideologi bangsa. Tidak hanya sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi identitas bangsa yang mengilhami setiap tindak tanduk dari warganya. &amp;nbsp;
Lalu bagaimana Menteri Keuangan Sri Mulyani memaknai Pancasila?&amp;nbsp;
Wanita yang menjadi orang nomor satu di Kementerian Keuangan ini mengatakan bahwa, Pancasila adalah jiwa dari setiap warga Indonesia. Bukan sebatas ucapan &amp;lsquo;saya Indonesia, saya Pancasila&amp;rsquo;. &amp;nbsp;
&quot;Tadi ditanyakan kalau kita mengatakan sudah Indonesia saya Pancasila mungkin mudah untuk mengatakannya dan bagus, &amp;nbsp;tetapi yang perlu terus kita resapi apakah &amp;nbsp;makna Pancasila dan sebagai orang Indonesia, telah merasuk ke dalam jiwa kita? Sudah merasuk dan menjadi satu dengan jiwa kita?&quot; ujarnya usai menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/6/2017).&amp;nbsp;
Sehingga, lanjut Sri Mulyani, apabila Pancasila sudah identik dengan jiwa masyarakat Indonesia, dalam cara berpikir, bertindak, bertingkah laku, serta mengekspresikan aspirasi maka diwarnai dengan nilai-nilai Indonesia. Dia juga mengatakan bahwa apabila Pancasila sudah diresapi maka setiap tindakan masyarakat akan dilandasi kepada pemahaman lima Pancasila tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Jadi buat saya ini mengatakan dan menyatakan saya Indonesia saya Pancasila sebetulnya memberikan lagi semacam penekanan dan juga meyakinkan kepada kita, bahwa jiwa saya adalah jiwa Indonesia, jiwa Pancasila,&quot; ujarnya.
&quot;Saya bukan bangsa lain saya adalah bangsa Indonesia dan bangsa Indonesia yang memiliki landasan Pancasila, itu yang ingin saya sampaikan di sini,&quot; tandasnya.&amp;nbsp;
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
