<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sama-Sama Impor dari China, Harga Bawang Putih di RI Lebih Mahal dari Malaysia</title><description>Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengaku  heran dengan harga bawang putih yang sangat tinggi di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia"/><item><title>Sama-Sama Impor dari China, Harga Bawang Putih di RI Lebih Mahal dari Malaysia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2017 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia-RP5peApJHS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Lidya/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/06/320/1709334/sama-sama-impor-dari-china-harga-bawang-putih-di-ri-lebih-mahal-dari-malaysia-RP5peApJHS.jpg</image><title>Foto: Lidya/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengaku heran dengan harga bawang putih yang sangat tinggi di Indonesia. Pasalnya di negara tetangga seperti Malaysia harga bawang putih hanya Rp23.000-Rp24.000 per kilogram (kg).

&quot;Harga bawang putih di Malaysia kita selidiki hanya Rp23.000-Rp24.000 per kg, sumbernya sama dari China. Sementara kita sidak-sidak di pasar temuannya bervariasi, ada yang Rp40.000 per kg, Rp50.000 per kg, sampai Rp60.000 per kg,&quot; ungkapnya di Gedung KPPU, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Menurutnya, harga bawang putih di Indonesia yang mulai bergejolak sejak awal Mei tersebut membuat pemerintah dan juga pihaknya heran. Sehingga pihaknya pun berkoordinasi dengan pemerintah mencari tahu penyebab mahalnya harga. Dari hasil penyelidikan, pihaknya menemukan penyebab harga mahal yakni karena banyaknya importir yang menimbun bawang putih yang membuat harga di sejumlah daerah di Indonesia sangat tinggi.

&quot;Temuan kita bervariasi di berbagai daerah. Berdasarkan fakta ini kami cocokkan bawang impor rata-rata dibeli dari China Rp15.000 per kg, kok sampai di Indonesia jualnya Rp40.000-Rp60.000 per kg. Kok bisa kayak begitu,&quot; jelasnya.

Diketahui, saat ini pemerintah melalui Kemendag telah menetapkan kebijakan tata niaga impor untung bawang putih yang mengharuskan setiap importir yang ingin melakukan impor harus mendapatkan izin dari Kemendag. Selain itu, setiap perusahaan juga harus melaporkan volume impor, jumlah stok, dan gudang penyimpanan. Jika diketahui tidak melaporkan kepada Kemendag maka akan dikenakan sanksi yaitu dicabut izin usahanya.&amp;nbsp;
(kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengaku heran dengan harga bawang putih yang sangat tinggi di Indonesia. Pasalnya di negara tetangga seperti Malaysia harga bawang putih hanya Rp23.000-Rp24.000 per kilogram (kg).

&quot;Harga bawang putih di Malaysia kita selidiki hanya Rp23.000-Rp24.000 per kg, sumbernya sama dari China. Sementara kita sidak-sidak di pasar temuannya bervariasi, ada yang Rp40.000 per kg, Rp50.000 per kg, sampai Rp60.000 per kg,&quot; ungkapnya di Gedung KPPU, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Menurutnya, harga bawang putih di Indonesia yang mulai bergejolak sejak awal Mei tersebut membuat pemerintah dan juga pihaknya heran. Sehingga pihaknya pun berkoordinasi dengan pemerintah mencari tahu penyebab mahalnya harga. Dari hasil penyelidikan, pihaknya menemukan penyebab harga mahal yakni karena banyaknya importir yang menimbun bawang putih yang membuat harga di sejumlah daerah di Indonesia sangat tinggi.

&quot;Temuan kita bervariasi di berbagai daerah. Berdasarkan fakta ini kami cocokkan bawang impor rata-rata dibeli dari China Rp15.000 per kg, kok sampai di Indonesia jualnya Rp40.000-Rp60.000 per kg. Kok bisa kayak begitu,&quot; jelasnya.

Diketahui, saat ini pemerintah melalui Kemendag telah menetapkan kebijakan tata niaga impor untung bawang putih yang mengharuskan setiap importir yang ingin melakukan impor harus mendapatkan izin dari Kemendag. Selain itu, setiap perusahaan juga harus melaporkan volume impor, jumlah stok, dan gudang penyimpanan. Jika diketahui tidak melaporkan kepada Kemendag maka akan dikenakan sanksi yaitu dicabut izin usahanya.&amp;nbsp;
(kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
