<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Perlambatan Ekonomi, Jepang Ekspansi Bisnis Properti ke Negara Berkembang</title><description>Caranya dengan mengembangkan bisnis-bisnis  termasuk properti di luar  Jepang dengan mengincar negara-negara berkembang  sebagai pasarnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang"/><item><title>Antisipasi Perlambatan Ekonomi, Jepang Ekspansi Bisnis Properti ke Negara Berkembang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2017 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang-bIgsbq8WDJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/06/470/1708883/antisipasi-perlambatan-ekonomi-jepang-ekspansi-bisnis-properti-ke-negara-berkembang-bIgsbq8WDJ.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Jepang merupakan salah satu negara dengan perekonomian yang maju. Ini tidak terlepas dari dukungan infrastuktur yang memadai sehingga mengantarkan Jepang masuk ke lima negara dengan pembangunan infrastruktur di dunia.
Executive Director Jakarta Property Institute (JPI) Wendy Haryanto mengatakan, meskipun saat ini Jepang merupakan salah satu negara maju, sayangnya jumlah penduduk negara tersebut mayoritas berusia 40 tahun ke atas. Sehingga pada 2030, penduduk Jepang diprediksi akan berkurang 30%.
&quot;Jepang pada tahun 2030, penduduknya akan berkurang 80%, sehingga jika tidak ditanggulangi akan memperlambat ekonomi mereka,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (6/6/2017)
Akan tetapi, lanjut Wendy, Jepang memiliki cara sendiri untuk mengatasi masalah tersebut. Caranya dengan mengembangkan bisnis-bisnis termasuk properti di luar Jepang dengan mengincar negara-negara berkembang sebagai pasarnya.
&quot;Adanya ancaman tersebut, justru Jepang melihatnya berbeda. Mereka berpikir bagaimana agar bisnis miliknya termasuk properti dikembangkan di luar Jepang. Pasarnya adalah negara-negara berkembang dan ini harus maju,&quot; jelasnya. (gir)</description><content:encoded>JAKARTA - Jepang merupakan salah satu negara dengan perekonomian yang maju. Ini tidak terlepas dari dukungan infrastuktur yang memadai sehingga mengantarkan Jepang masuk ke lima negara dengan pembangunan infrastruktur di dunia.
Executive Director Jakarta Property Institute (JPI) Wendy Haryanto mengatakan, meskipun saat ini Jepang merupakan salah satu negara maju, sayangnya jumlah penduduk negara tersebut mayoritas berusia 40 tahun ke atas. Sehingga pada 2030, penduduk Jepang diprediksi akan berkurang 30%.
&quot;Jepang pada tahun 2030, penduduknya akan berkurang 80%, sehingga jika tidak ditanggulangi akan memperlambat ekonomi mereka,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (6/6/2017)
Akan tetapi, lanjut Wendy, Jepang memiliki cara sendiri untuk mengatasi masalah tersebut. Caranya dengan mengembangkan bisnis-bisnis termasuk properti di luar Jepang dengan mengincar negara-negara berkembang sebagai pasarnya.
&quot;Adanya ancaman tersebut, justru Jepang melihatnya berbeda. Mereka berpikir bagaimana agar bisnis miliknya termasuk properti dikembangkan di luar Jepang. Pasarnya adalah negara-negara berkembang dan ini harus maju,&quot; jelasnya. (gir)</content:encoded></item></channel></rss>
