<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Momen Lebaran, JNE Targetkan Raup Rp5,7 Triliun</title><description>JNE yakin target omzet sebesar Rp5,7 triliun pada 2017 diyakini bakal tercapai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun"/><item><title>Ada Momen Lebaran, JNE Targetkan Raup Rp5,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2017 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun-GzCwb3al8D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/08/320/1710764/ada-momen-lebaran-jne-targetkan-raup-rp5-7-triliun-GzCwb3al8D.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) optimistis kinerja perusahaan jasa logistik tersebut bakal moncer pada tahun ini. Target omzet sebesar Rp5,7 triliun pada 2017 diyakini bakal tercapai.

&amp;ldquo;Pada kuartal I, kita sudah mencapai lebih dari 20%. Padahal, target kita hanya 20% (dari Rp5,7 triliun),&amp;rdquo; kata Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi di Jakarta.

Dia menjelaskan, secara siklus, perseroan hanya menargetkan pencapaian omzet sebesar 20% pada kuartal I dari target tahun ini yang sebesar Rp5,7 triliun. Lalu, masing-masing 25% pada kuartal II dan III. Sementara pada kuartal IV ditargetkan 30%.

Kinerja di kuartal II, kata dia, juga bakal positif berkat momentum Lebaran. Dia menargetkan pertumbuhan frekuensi jasa pengiriman barang dan logistiknya bakal naik 40%.

&amp;ldquo;Dibanding April, periode Mei saja sudah mengalami lonjakan yang cukup signifikan,&amp;rdquo; ungkap dia.

Menurutnya, barang yang paling banyak dikirim selama bulan Ramadan adalah pakaian, perlengkapan rumah tangga, makanan, dan oleh-oleh khas daerah. Ia memprediksi akhir minggu ini jumlah barang yang dikirim akan lebih meningkat lagi, sebab tunjangan hari raya (THR) di perusahaan-perusahaan konsumen mulai dibagikan.

&amp;ldquo;Karena ada orang yang tidak bisa pulang kampung. Jadi mungkin mereka akan mengirimkan sesuatu untuk keluarga mereka,&amp;rdquo; tambah dia.


</description><content:encoded>JAKARTA - PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) optimistis kinerja perusahaan jasa logistik tersebut bakal moncer pada tahun ini. Target omzet sebesar Rp5,7 triliun pada 2017 diyakini bakal tercapai.

&amp;ldquo;Pada kuartal I, kita sudah mencapai lebih dari 20%. Padahal, target kita hanya 20% (dari Rp5,7 triliun),&amp;rdquo; kata Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi di Jakarta.

Dia menjelaskan, secara siklus, perseroan hanya menargetkan pencapaian omzet sebesar 20% pada kuartal I dari target tahun ini yang sebesar Rp5,7 triliun. Lalu, masing-masing 25% pada kuartal II dan III. Sementara pada kuartal IV ditargetkan 30%.

Kinerja di kuartal II, kata dia, juga bakal positif berkat momentum Lebaran. Dia menargetkan pertumbuhan frekuensi jasa pengiriman barang dan logistiknya bakal naik 40%.

&amp;ldquo;Dibanding April, periode Mei saja sudah mengalami lonjakan yang cukup signifikan,&amp;rdquo; ungkap dia.

Menurutnya, barang yang paling banyak dikirim selama bulan Ramadan adalah pakaian, perlengkapan rumah tangga, makanan, dan oleh-oleh khas daerah. Ia memprediksi akhir minggu ini jumlah barang yang dikirim akan lebih meningkat lagi, sebab tunjangan hari raya (THR) di perusahaan-perusahaan konsumen mulai dibagikan.

&amp;ldquo;Karena ada orang yang tidak bisa pulang kampung. Jadi mungkin mereka akan mengirimkan sesuatu untuk keluarga mereka,&amp;rdquo; tambah dia.


</content:encoded></item></channel></rss>
