<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI: Qatar Tak Berdampak Besar untuk Pasar Keuangan Indonesia</title><description>Krisis politik di negara-negara Timur Tengah, memutuskan hubungan  diplomatik dengan Qatar, tidak berpengaruh besar bagi Indonesia.
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia"/><item><title>Gubernur BI: Qatar Tak Berdampak Besar untuk Pasar Keuangan Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2017 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia-dScBw82Sir.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Gubernur BI Agus Martowardojo (Lidya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/13/278/1715144/gubernur-bi-qatar-tak-berdampak-besar-untuk-pasar-keuangan-indonesia-dScBw82Sir.jpg</image><title>Foto Gubernur BI Agus Martowardojo (Lidya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, krisis politik di negara-negara Timur Tengah, di mana beberapa negara seperti Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, tidak berpengaruh besar bagi Indonesia.
&quot;Qatar dampaknya enggak begitu besar, karena perdagangan kita di luar minyak dan gas terbatas sekali, dampaknya kepada pasar keuangan tidak besar,&quot; ungkapnya di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
Selain itu, untuk rebalancing China yang terus berjalan secara bertahap, menunjukkan bahwa dari kinerja investasi mereka melambat. Sementara itu, pada pertengahan 2016, pertumbuhan konsumsi lebih kuat dibanding investasi.
Sementara itu, sejak paruh kedua 2014, faktor tersier mereka jadi penompang. Seiring dengan rebalancing itu, dampaknya ke Indonesia terbatas, dari sisi peningkatan proyek infrastruktur, peningkatan harga logam, dan ekspor indonesia, terutama alumunium dan tembaga.
&quot;Dampak rebalancing itu, fiskal dari Amerika yang bisa menekan ekonomi China yang bisa berdampak pada Indonesia. Kita punya ekspor yang cukup besar ke China,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, krisis politik di negara-negara Timur Tengah, di mana beberapa negara seperti Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, tidak berpengaruh besar bagi Indonesia.
&quot;Qatar dampaknya enggak begitu besar, karena perdagangan kita di luar minyak dan gas terbatas sekali, dampaknya kepada pasar keuangan tidak besar,&quot; ungkapnya di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
Selain itu, untuk rebalancing China yang terus berjalan secara bertahap, menunjukkan bahwa dari kinerja investasi mereka melambat. Sementara itu, pada pertengahan 2016, pertumbuhan konsumsi lebih kuat dibanding investasi.
Sementara itu, sejak paruh kedua 2014, faktor tersier mereka jadi penompang. Seiring dengan rebalancing itu, dampaknya ke Indonesia terbatas, dari sisi peningkatan proyek infrastruktur, peningkatan harga logam, dan ekspor indonesia, terutama alumunium dan tembaga.
&quot;Dampak rebalancing itu, fiskal dari Amerika yang bisa menekan ekonomi China yang bisa berdampak pada Indonesia. Kita punya ekspor yang cukup besar ke China,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
