<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengejutkan! Soal E-Commerce di ASEAN, Konsumen Singapura Jawaranya Tukang Komplain   </title><description>Tercatat sebanyak 34,7% keluhan yang masuk berasal dari konsumen Singapura.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/08/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/08/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain"/><item><title>Mengejutkan! Soal E-Commerce di ASEAN, Konsumen Singapura Jawaranya Tukang Komplain   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/08/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/08/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain</guid><pubDate>Sabtu 08 Juli 2017 00:17 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/07/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain-Ec5OUsHQwA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi belanja online. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/07/320/1731146/mengejutkan-soal-e-commerce-di-asean-konsumen-singapura-jawaranya-tukang-komplain-Ec5OUsHQwA.jpg</image><title>Ilustrasi belanja online. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sebuah studi terhadap lebih dari 30.000 pelanggan e-commerce, menemukan bahwa orang-orang Singapura menghasilkan adalah pelanggan e-commerce yang paling banyak memberikan keluhan di Asia Tenggara.

Melansir Business Insider, dari semua keluhan yang dikumpulkan oleh agregator belanja online iPrice dan situs ulasan pelanggan Trusted Company, tercatat sebanyak 34,7% keluhan yang masuk berasal dari konsumen Singapura.

Secara rata-rata, orang Singapura mengeluh sekira 20% lebih sering daripada konsumen Thailand, yang memiliki jumlah keluhan terbanyak ketiga setelah Filipina. Dalam keluhan tersebut, konsumen Singapura yang kerap menggunakan huruf kapital atau caps lock juga 25% lebih banyak daripada orang Malaysia.

Analisis juga menemukan bahwa orang Singapura adalah pelanggan e-commerce yang paling tidak puas di kawasan Asia Tenggara, kerap meminta pengembalian uang untuk pembelian mereka. Hal yang tidak lakukan oleh orang Malaysia.

Menariknya, keluhan yang dibuat oleh warga Singapura biasanya tidak terkait dengan harga produk. Tercatat, hanya kurang dari 10% feedback dari konsumen Singapura yang mempersoalkan harga. Sementara di Filipina, 20% orang yang komplain mempermasalahkan harga produk yang mahal.

Studi yang sama menemukan bahwa orang Indonesia merupakan konsumen yang paling puas dengan e-commerce. Meski demikian, orang Singapura memiliki dua kali kemungkinan untuk merekomendasikan kepuasan mereka jika toko e-commerce tersebut sanggup memenuhi kebutuhan mereka.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebuah studi terhadap lebih dari 30.000 pelanggan e-commerce, menemukan bahwa orang-orang Singapura menghasilkan adalah pelanggan e-commerce yang paling banyak memberikan keluhan di Asia Tenggara.

Melansir Business Insider, dari semua keluhan yang dikumpulkan oleh agregator belanja online iPrice dan situs ulasan pelanggan Trusted Company, tercatat sebanyak 34,7% keluhan yang masuk berasal dari konsumen Singapura.

Secara rata-rata, orang Singapura mengeluh sekira 20% lebih sering daripada konsumen Thailand, yang memiliki jumlah keluhan terbanyak ketiga setelah Filipina. Dalam keluhan tersebut, konsumen Singapura yang kerap menggunakan huruf kapital atau caps lock juga 25% lebih banyak daripada orang Malaysia.

Analisis juga menemukan bahwa orang Singapura adalah pelanggan e-commerce yang paling tidak puas di kawasan Asia Tenggara, kerap meminta pengembalian uang untuk pembelian mereka. Hal yang tidak lakukan oleh orang Malaysia.

Menariknya, keluhan yang dibuat oleh warga Singapura biasanya tidak terkait dengan harga produk. Tercatat, hanya kurang dari 10% feedback dari konsumen Singapura yang mempersoalkan harga. Sementara di Filipina, 20% orang yang komplain mempermasalahkan harga produk yang mahal.

Studi yang sama menemukan bahwa orang Indonesia merupakan konsumen yang paling puas dengan e-commerce. Meski demikian, orang Singapura memiliki dua kali kemungkinan untuk merekomendasikan kepuasan mereka jika toko e-commerce tersebut sanggup memenuhi kebutuhan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
