<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Menteri Ekonomi Swiss, Jokowi: Welcome to Bogor</title><description>Jokowi sempat menyinggung soal pendidikan vokasional pada pertemuan ini.  Hanya saja, belum diketahui secara spesifik pembahasan dalam pertemuan  tertutup ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor"/><item><title>Terima Menteri Ekonomi Swiss, Jokowi: Welcome to Bogor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor</guid><pubDate>Jum'at 14 Juli 2017 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor-2weS26VTil.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dedy Afrianto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/14/320/1736086/terima-menteri-ekonomi-swiss-jokowi-welcome-to-bogor-2weS26VTil.jpg</image><title>Foto: Dedy Afrianto/Okezone</title></images><description>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menerima kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan dan Riset Swiss Johann N. Schneider-Ammann. Pertemuan ini dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Pantauan Okezone, Menteri Ekonomi Swiss bersama delegasi tiba di Istana Bogor sekira pukul 08.50 WIB. Pertemuan pun digelar pukul 08.54 WIB atau lebih cepat dari agenda sebelumnya pada pukul 09.00 WIB.
Jokowi pun menerima langsung kunjungan ini dengan menggunakan batik lengan panjang. Turut mendampingi pada pertemuan tertutup ini Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
&quot;Welcome to Bogor,&quot; kata Jokowi saat menyambut kedatangan Menteri Swiss Johann N. Schneider-Ammann beserta delegasi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/7/2017).
Jokowi sempat menyinggung soal pendidikan vokasional pada pertemuan ini. Hanya saja, belum diketahui secara spesifik pembahasan dalam pertemuan tertutup ini.
Pendidikan vokasional sendiri memang tengah menjadi fokus dari pemerintah. Pendidikan vokasional dianggap penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sesuai kebutuhan dunia usaha.</description><content:encoded>BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menerima kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan dan Riset Swiss Johann N. Schneider-Ammann. Pertemuan ini dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.
Pantauan Okezone, Menteri Ekonomi Swiss bersama delegasi tiba di Istana Bogor sekira pukul 08.50 WIB. Pertemuan pun digelar pukul 08.54 WIB atau lebih cepat dari agenda sebelumnya pada pukul 09.00 WIB.
Jokowi pun menerima langsung kunjungan ini dengan menggunakan batik lengan panjang. Turut mendampingi pada pertemuan tertutup ini Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
&quot;Welcome to Bogor,&quot; kata Jokowi saat menyambut kedatangan Menteri Swiss Johann N. Schneider-Ammann beserta delegasi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/7/2017).
Jokowi sempat menyinggung soal pendidikan vokasional pada pertemuan ini. Hanya saja, belum diketahui secara spesifik pembahasan dalam pertemuan tertutup ini.
Pendidikan vokasional sendiri memang tengah menjadi fokus dari pemerintah. Pendidikan vokasional dianggap penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sesuai kebutuhan dunia usaha.</content:encoded></item></channel></rss>
