<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Walau Situasi Global Belum Kondusif, BI Sebut Perekonomian Indonesia dalam Kondisi Baik</title><description>Bank Indonesia menyebutkan &amp;nbsp;bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati posisi ketiga di antara negara G-20.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik"/><item><title>Walau Situasi Global Belum Kondusif, BI Sebut Perekonomian Indonesia dalam Kondisi Baik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik</guid><pubDate>Selasa 18 Juli 2017 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik-1TmT055RRi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ulfa/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/18/20/1738860/walau-situasi-global-belum-kondusif-bi-sebut-perekonomian-indonesia-dalam-kondisi-baik-1TmT055RRi.jpg</image><title>Foto: Ulfa/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia menyebutkan &amp;nbsp;bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati posisi ketiga di antara negara G-20. Bahkan, di tengah situasi dan dinamika perekonomian global yang masih belum kondusif, &amp;nbsp;Indonesia mampu menjaga stabilitas makro ekonominya.&amp;nbsp;

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, keberhasilan ini tak terlepas dari sinergi berbagai pihak.&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Bank Indonesia memberikan apresiasi kepada pelaku ekonomi dan tokoh bangsa yang dalam beberapa waktu terakhir memberikan kontribusi terbaiknya untuk mengawal dan memajukan &amp;nbsp;perekonomian Indonesia. Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk penghargaan Bank Indonesia 2017.&amp;nbsp;

&quot;Penghargaan ini diberikan sebagai suatu bentuk apresiasi atas kinerja terbaik pelaku ekonomi,&quot; ujar Agus dalam sambutannya di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (18/7/2017).&amp;nbsp;

Agus menambahkan, penghargaan ini juga merefleksikan jalinan sinergi antara BI dan para pelaku ekonomi bersama mewujudkan stabilitas makro ekonomi serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi sehat dan berkesinambungan.&amp;nbsp;

Kinerja dan tata kelola yang baik dari para pelaku ekonomi dinilai telah berkontribusi kepada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai posisinya tertinggi ketiga di antara negara G20.&amp;nbsp;

&quot;Selanjutnya sinergi antarlembaga diharapkan akan terus memberikan suasana kondusif bagi bertumbuhnya perekonomian secara sehat dan berkelanjutan,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;

Penghargaan Bank Indonesia merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan oleh bank sentral. Untuk 2017, tema yang diusung adalah &amp;lsquo;Bersinergi meningkatkan tata kelola dan kinerja guna mewujudkan stabilitas dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional&amp;rsquo;&amp;nbsp;

Acara ini juga merupakan puncak kegiatan hari ulang tahun (HUT) BI yang diperingati setiap tanggal 1 Juli. Terdapat 30 penghargaan yang diberikan kepada individu, perbankan, korporasi, dan media dari 16 kategori.&amp;nbsp;

Hadir dalam penghargaan ini Ketua Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Pimpinan&amp;nbsp;Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Perwakilan Kementerian Kabinet Kerja, Perwakilan dari Lembaga Tinggi Negara, Direksi perbankan, pelaku sektor keuangan, akademisi, pengamat ekonomi, dan insan media.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia menyebutkan &amp;nbsp;bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati posisi ketiga di antara negara G-20. Bahkan, di tengah situasi dan dinamika perekonomian global yang masih belum kondusif, &amp;nbsp;Indonesia mampu menjaga stabilitas makro ekonominya.&amp;nbsp;

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, keberhasilan ini tak terlepas dari sinergi berbagai pihak.&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Bank Indonesia memberikan apresiasi kepada pelaku ekonomi dan tokoh bangsa yang dalam beberapa waktu terakhir memberikan kontribusi terbaiknya untuk mengawal dan memajukan &amp;nbsp;perekonomian Indonesia. Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk penghargaan Bank Indonesia 2017.&amp;nbsp;

&quot;Penghargaan ini diberikan sebagai suatu bentuk apresiasi atas kinerja terbaik pelaku ekonomi,&quot; ujar Agus dalam sambutannya di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (18/7/2017).&amp;nbsp;

Agus menambahkan, penghargaan ini juga merefleksikan jalinan sinergi antara BI dan para pelaku ekonomi bersama mewujudkan stabilitas makro ekonomi serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi sehat dan berkesinambungan.&amp;nbsp;

Kinerja dan tata kelola yang baik dari para pelaku ekonomi dinilai telah berkontribusi kepada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai posisinya tertinggi ketiga di antara negara G20.&amp;nbsp;

&quot;Selanjutnya sinergi antarlembaga diharapkan akan terus memberikan suasana kondusif bagi bertumbuhnya perekonomian secara sehat dan berkelanjutan,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;

Penghargaan Bank Indonesia merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan oleh bank sentral. Untuk 2017, tema yang diusung adalah &amp;lsquo;Bersinergi meningkatkan tata kelola dan kinerja guna mewujudkan stabilitas dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional&amp;rsquo;&amp;nbsp;

Acara ini juga merupakan puncak kegiatan hari ulang tahun (HUT) BI yang diperingati setiap tanggal 1 Juli. Terdapat 30 penghargaan yang diberikan kepada individu, perbankan, korporasi, dan media dari 16 kategori.&amp;nbsp;

Hadir dalam penghargaan ini Ketua Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Pimpinan&amp;nbsp;Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Perwakilan Kementerian Kabinet Kerja, Perwakilan dari Lembaga Tinggi Negara, Direksi perbankan, pelaku sektor keuangan, akademisi, pengamat ekonomi, dan insan media.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
