<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Saya Ingin Bea Cukai Makin Baik!</title><description>Menteri Keuangan mengumpulkan beberapa kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai (DJBC) Bali,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik"/><item><title>Sri Mulyani: Saya Ingin Bea Cukai Makin Baik!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2017 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik-Vpx7jTTaCr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/21/320/1741566/sri-mulyani-saya-ingin-bea-cukai-makin-baik-Vpx7jTTaCr.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Facebook)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumpulkan beberapa kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai (DJBC) Bali, NTB, dan NTT di Denpasar pada hari ini untuk mengadakan acara breakfast meeting.

Sri Mulyani melakukan breakfast meeting dengan beberapa Kepala Kanwil DJBC yaitu wilayah Jakarta, Jateng DIY, Jatim I, Jatim II, Bali NTB NTT, Kepala KPU Soekarno Hatta, Kepala KPU Tanjung Priok, serta Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis DJBC


&quot;Bersama pagi yang hangat dan bersahabat, kami membahas secara santai namun serius tentang berbagai hal terkait tugas dan fungsi DJBC di wilayah masing-masing,&quot; tulis Sri Mulyani seperti dikutip dari akun Facebook-nya, smindrawati, Jakarta, Jumat (21/7/2017).
&amp;nbsp;
Sri Mulyani mengatakan, beberapa pembahasan antara lain terkait dengan perdagangan online yang dikirim secara fisik via pos atau jasa titipan dan tata kelola organisasi yang ideal bagi DJBC.

&quot;Terkait kerja sama internal, saya meminta agar segera dilaksanakan joint analisis secara agregat antara Ditjen Pajak dan DJBC sehingga adanya konsistensi data yang diharapkan dapat memaksimalkan penerimaan negara dari kedua belah pihak,&quot; sambung tulisan Sri Mulyani.
&amp;nbsp;
Untuk kerjasama dengan eksternal, Sri Mulyani memandang perlu adanya evaluasi berkala atas koordinasi dan komitmen bersama yang telah dilaksanakan Kemenkeu bersama TNI, Polri, PPATK, KPK, dan Kejaksaan Agung pada 12 Juni 2017 tentang Penertiban Importir Beresiko Tinggi.

&quot;Saya ingin agar Bea Cukai HARUS makin baik,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumpulkan beberapa kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai (DJBC) Bali, NTB, dan NTT di Denpasar pada hari ini untuk mengadakan acara breakfast meeting.

Sri Mulyani melakukan breakfast meeting dengan beberapa Kepala Kanwil DJBC yaitu wilayah Jakarta, Jateng DIY, Jatim I, Jatim II, Bali NTB NTT, Kepala KPU Soekarno Hatta, Kepala KPU Tanjung Priok, serta Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis DJBC


&quot;Bersama pagi yang hangat dan bersahabat, kami membahas secara santai namun serius tentang berbagai hal terkait tugas dan fungsi DJBC di wilayah masing-masing,&quot; tulis Sri Mulyani seperti dikutip dari akun Facebook-nya, smindrawati, Jakarta, Jumat (21/7/2017).
&amp;nbsp;
Sri Mulyani mengatakan, beberapa pembahasan antara lain terkait dengan perdagangan online yang dikirim secara fisik via pos atau jasa titipan dan tata kelola organisasi yang ideal bagi DJBC.

&quot;Terkait kerja sama internal, saya meminta agar segera dilaksanakan joint analisis secara agregat antara Ditjen Pajak dan DJBC sehingga adanya konsistensi data yang diharapkan dapat memaksimalkan penerimaan negara dari kedua belah pihak,&quot; sambung tulisan Sri Mulyani.
&amp;nbsp;
Untuk kerjasama dengan eksternal, Sri Mulyani memandang perlu adanya evaluasi berkala atas koordinasi dan komitmen bersama yang telah dilaksanakan Kemenkeu bersama TNI, Polri, PPATK, KPK, dan Kejaksaan Agung pada 12 Juni 2017 tentang Penertiban Importir Beresiko Tinggi.

&quot;Saya ingin agar Bea Cukai HARUS makin baik,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
